Partai keterlaluan seru terjadi di match ketiga malam tadi antara Spanyol X Portugal. Dimulai dari permainan spanyol yang dibalas serangan balik cepat ala Portugal melalui Ronaldo. Gocekan yang membuat nacho nekel dia dan penalti yang diambil oleh dia sendiri.

Costa akhirnya membuktikan dia lebih nakal dari Pepe dan tajam ketika sendirian menghadapi 3 pemain Portugal. Namun Ronaldo kembali membuktikan dia memang tajam seperti mulut gw, walau membuat Dea Gea terlihat seperti Karius.

Babak kedua spanyol membuktikan kematangan mereka dengan set piece yang membuat Costa tinggal nyodok bola ditambah Nacho dengan tendangan LDR nya menebus dosanya dan membuat lega De Gea dari dosa yang dia buat. Namun di saat spanyol sudah menari-nari dengan ball possession nya Ronaldo kembali dengan kecedikannya membuat pique melanggarnya di depan kotak penalti.

Disinilah parahnya seorang Ronaldo di menit terakhir dia kembali bisa mencetak gol menghadapi pagar hidup yang tinggi-tinggi dan gawang yang dijaga seorang de gea sampai ia tidak bisa meloncat. Akan sempurna kalau heading terakhirnya juga menjadi gol karena 3 golnya sudah ia lakukan dengan berbagai cara.

Kenapa harus Ronaldo? Karena ada 3 peluang teman2nya termasuk quaresma menit terakhir yang gagal cetak gol, Diego Costa yang punya peluang hattrick pun tertutup karena dia sudah diganti. Bagi saya memang Semesta pun mendukung untuk seorang Ronaldo malam tadi, dan ia menjalankan tugasnya dengan apa yang ia sudah latih seumur hidupnya.

Baru sekarang gw merasakan enaknya mendukung tim yang dibela RONALDO, dan sekarang tekanan pasti ada di Messi karena start Ronaldo yang langsung hattrick.

What a day di hari kedua Piala Dunia ini.

VS