Keliling Sekitaran Anfield Sampai Belanja di Pedagang Kaki Lima

0

Setelah menantikan tiket sambil makan nasi goreng rendang, saya mulai mengajak pemenang #jebreeetadion_2018 berkeliling Anfield. Di setiap sisi stadion semuanya memiliki kisah dan instagramable sehingga setiap sampai di tiap sisi yg baru kami berfoto dulu, seperti gue bilang ke mereka, “lemesin aja, gak usah ditahan-tahan, norak-norak aja karena yang gak norak yang akamsi sini aja atau yang berulangkali ke sini terus” sambil gue ngelirik bang Simon.

Ada sisi-sisi tribun, ada patung-patung dan ada gate sampai ada kursi-kursi yang diberikan nama para legenda Liverpool sebagai bentuk penghormatan kepada mereka.

Suasana di Anfield semakin ramai sejalan dengan semakin dekatnya jam kick off. Di tempat kedatangan bis team, ramai orang berkerumun untuk menyambut.
Saat bis Manchester United tiba, serempak ‘boooo’ terdengar, dan tak lama kemudian bus Liverpool datang disambut dengan chant dan memanggil nama-nama pemain yang ada di dalam.

Yang mau berbelanja merchandise, ada official merchandise store dan ada official unofficial five foot store (resmi terdaftar sebagai penjual kaki lima merchandise yg tidak official).

Di official store, gue membeli sandal 25 pound, beauty case 50 pound, pakaian bayi 10 pound, dan yang paling ramai adalah titipan jersey Liverpool 50-70 pound satunya, dari temen-temen di Indonesia yang ternyata semua jersey home kecuali XL sudah habis, di mana untuk membuktikan kepada mereka gue merekam salah satu karyawan untuk mengatakan yang memang apa adanya kalo jersey home habis.

Di official unofficial pedagan kaki lima, gue borong syal match sama syal Liverpool yang satunya 10 pound, baru beli kaos harganya 12 pound sama pin titipan 10 pound dapat 3, kupluk 10 pound.

Udah jam 3 kami lanjut ke the Arkles, salah satu bar favorit di sekitar Anfield, di mana kami hendak bertemu dengan kawan yang semoga membawa kabar baik untuk tiket match yang tinggal 45 menit lagi akan dimulai.

Share.

About Author

Leave A Reply