Sekertaris Kemenpora Sebut Esports Belum Termasuk Kategori Olahraga di Indonesia

0

Meski telah dipertandingkan secara ekshibisi di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang dan dipastikan hadir untuk kali pertama di SEA Games 2019 Filipina, hingga saat ini ternyata esports belum termasuk ke dalam kategori olahraga di Indonesia.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Sekertaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot Dewa S. Broto, saat dijumpai Kumparan di kantor Kemenpora, Selasa (10/7/2019).

Gatot mengakui bahwa esports belum masuk ke dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) yang mengatur tata kelola olahraga nasional.

“Hal ini adalah salah satu PR kami. Saya pernah ditanya apakah esports sudah masuk kategori olahraga? Jujur, berdasarkan undang-undang SKN tidak ada namanya esports. Tapi esports itu unsur-unsurnya sudah terpenuhi sebagai bagian dari olahraga, seperti sportivitas dan kesiapan fisik yang prima,” kata Gatot kepada Kumparan.

Padahal, perkembangan esports di Indonesia dan international sudah begitu meraksasa. Begitu juga dengan para pemain dan organisasi esports di Indonesia yang sudah beberapa kali mengharumkan nama bangsa.

Meski tidak memengaruhi perolehan medali, Indonesia sukses menyabet dua medali di cabang esports Asian Games 2018 lalu yang tentu cukup membanggakan.

Kemenpora pun melihat bahwa esports dan perkembangannya di Indonesia memiliki masa depan yang cerah. Oleh karena itu Kemenpora ingin membuat aturan khusus dalam bentuk Peraturan Menteri (Permen) soal esports yang mudah-mudahan sudah selesai pada September 2019.

“Kalau ditantang mengubah undang-undang akan sangat lama, begitu juga dengan PP dan Perpres. Sebenarnya kami sudah ingin keluarkannya sebelum Piala Presiden, tetapi konsentrasi kami terpecah. Kali ini harus ada payung hukumnya, September sudah harus selesai,” ucap Gatot.

Share.

About Author

Leave A Reply