Tanda-tanda Esports Menjadi Salah Satu Cabang Olahraga Paling Digemari di Dunia

0

Bisnis esports diperkirakan akan melampaui pendapatan global sebesar US$ 1 miliar (sekitar Rp14 triliun) pada 2020. Bagi cabang olahraga yang termilang masih baru, ini adalah sebuah pertumbuhan yang gila!

Dalam waktu singkat, esports terus tumbuh dengan sangat pesat. Hal ini akan berdampak kepada semakin besarnya kebutuhan akan atlet-atlet profesional dan menarik minat para pebisnis besar dunia untuk ikut terjun ke dalam esports, termasuk siaran televisi.

Pada saat ini, sebagian besar pertandingan-pertandingan esports hanya bisa diakses melalui platform streaming. Siaran televisi untuk cabang ini masih bisa dianggap sebagai salah satu yang belum lazim dilakukan.

Meski demikian, angka pertumbuhan pemirsa pertandingan esports terus meningkat dari waktu ke waktu dan siap mengalahkan beberapa cabang-cabang olahraga tradisional favorit dunia.

Kita sebut saja gim MOBA League of Legends garapan Riot Games sebagai salah satu gim paling banyak ditonton di saluran Twitch. Sepanjang gelaran salah satu turnamen terakbar mereka, Mid-season Invitational (MSI), untuk edisi 2019 sukses menarik minat pemirsa sebesar 60 juta.

Bandingkan dengan event terakbar olahraga tradisional lainnya seperti Piala Dunia 2018. FIFA merilis bahwa ada 3,5 miliar orang yang menyaksikan perhelaran sepak bola terbesar di dunia itu.

Sementara Komisi Penyiaran FIFA mengatakan bahwa jumlah penonton Piala Dunia 2018 melalui televisi adalah sebesar 516,6 juta pemirsa sepanjang perhelatan dengan rata-rata 191 juta penonton per pertandingan.

Melihat perbandingan tersebut, memang masih menunjukkan ada kesenjangan yang sangat besar. Namun, menyandingkan League of Legends dengan sepak bola sebagai cabang olahraga paling digemari di dunia saat ini sebagai perbandingan adalah sesuatu hal yang bodoh.

Terlebih, hampir semua negara di dunia menyiarkan pertandingan Piala Dunia 2018 melalui layar kaca yang memudahkan para pemirsa untuk bisa menontonnya, tidak seperti esports yang hampir semuanya hanya bisa diakses melalui platform streaming.

Dengan lebih dari 4.000 gelaran turnamen esports setiap tahunnya yang memperebutkan hadiah total lebih dari US$100 juta (Rp1,4 triliun), serta diperkirakan memiliki 300 juta pemirsa setia, hanya waktu yang akan menjawab di mana posisi olahraga elektronik ini di antara cabang-cabang lainnya.

Bukan tidak mungkin, jumlah penggemar esports saat ini sudah berada di atas olahraga-olahraga tradisional lainnya, terlebih jika sudah lazim disiarkan di televisi.

Share.

About Author

Leave A Reply