Predikat sebagai pelatih tersukes sepak bola wanita sangat patut untuk dipersembahkan kepada, pelatih timnas Amerika Serikat, Jill Ellis.

Jill Ellis telah menorehkan sejarah cemerlang sebagai pelatih satu-satunya yang sukses menyabet dua gelar Piala Dunia Wanita.

Kesuksesan itu diraihnya seusai sukses mengawal timnas Amerika Serikat menjuarai ajang sepak bola wanita paling bergengsi di dunia itu pada dua periode berturut-turut, yakni pada 2015 dan 2019.

Bahkan, rekor itu semakin menawan karena skuat asuhannya tak pernah menelan satu pun kekalahan saat menjuarai Piala Dunia Wanita edisi 2019.

Dengan sederet catatan cemerlang tersebut, apa selanjutnya yang akan dilakukan Jill Ellis mengingat masa kontraknya akan berakhir tiga minggu lagi?

Bisa jadi, wanita berusia 52 tahun itu akan kembali menduduki kursi kepala pelatih timnas Amerika Serikat dan membidik Piala Dunia Wanita edisi selanjutnya.

Tetapi, sepanjang sejarah timnas Amerika Serikat, tidak ada pelatih yang mampu bertahan selama itu.

Lagi pula, ada satu masalah penting yang melilit Jill Ellis: pada 2017 lalu, beberapa pemain senior timnas Amerika Serikat ingin agar dirinya dipecat.

Sejumlah sumber yang dikutip dari The Guardian menyebut bahwa kepemimpinan Jill Ellis memantik rasa tidak puas di kalangan sejumlah pemain.

Namun demikian, tetap saja mereka berhasil menjuarai Piala Dunia Wanita untuk kedua kalinya.

Dan satu hal yang jelas di mata Ellis: bertahan sebagai pelatih timnas Amerika Serikat berarti bahwa ia akan tetap memimpin beberapa pemain yang menginginkan dirinya dipecat.

Meski begitu, keputusan harus tetap diambil, baik oleh Jill Ellis mau pun oleh Federasi Sepak Bola Amerika Serikat.

Sebetulnya, gaji yang diterima Ellis bisa dikatakan cukup besar. Perpanjangan kontrak yang ia terima pada Juli 2018 lalu telah menambah bayarannya menjadi kisaran 300 ribu hingga 500 ribu dolar.

Dengan kontraknya yang akan berakhir pada akhir bulan nanti, ia memiliki opsi perpanjangan kontrak hingga Olimpiade Tokyo 2020 dan memungkinkan gajinya bertambah menjadi 525 ribu dolar.

Dengan angka tersebut, memang gaji yang diterima Ellis sangat jauh lebih rendah dibandingkan dengan angka yang diterima pelatih tim pria di sepak bola Amerika Serikat.

Namun, ia mungkin tak bisa meminta angka lebih sebagai pelatih tim sepak bola wanita.

Sebagai seorang pelatih sepak bola wanita, Ellis telah mencapai titik tertinggi dalam sepak bola wanita dan tak ada tempat yang akan memberi tawaran lebih baik.