IESPA Masih Menunggu Keputusan KOI soal Nomor Esports Mana Saja yang Bakal Dikirim ke SEA Games 2019 Filipina

0

Indonesia Esports Association (IESPA) alias Asosiasi Esports Indonesia beberapa waktu lalu telah merilis daftar atlet Indonesia yang akan tampil di cabang esports di SEA Games 2019 Filipina.

Nomor-nomor di cabang esports yang akan dipertandingkan di multievent olahraga terbesar se-Asia Tegnggara itu adalah Mobile Legends: Bang Bang, Arena of Valor, Dota 2, Tekken 7, StarCraft II, dan Hearthstone.

View this post on Instagram

Selamat malam Indonesia! Setelah melalui proses Pelatnas Fase 1 (Seleknas) dan proses penyaringan berdasarkan track record prestasi, Kejurnas Esports (IENC) dan IEL University Series, kami dengan bangga mengumumkan daftar nama kontingen timnas Esports Indonesia untuk SEA Games 2019. Daftar nama utama ini adalah yg kami proyeksikan untuk disubmit kepada @komiteolimpiadeindonesia dan @kemenpora, untuk selanjutnya kami menyerahkan proses finalisasi penentuan kepada 2 lembaga tersebut. Kami ucapkan terima kasih kepada para partner dan sponsor : @goldentulipsurabaya @ligagame_tv @tokopedia yang telah membantu dalam mensukseskan kegiatan sampai hari ini. Kami mohon dukungan dari seluruh rakyat Indonesia agar Indonesia bisa meraih emas sebanyak-banyaknya pada SEA Games 2019. Terima kasih, jika ada kesalahan dan kekurangan, mohon dimaafkan. INDONESIA JAYA! ?? #emasuntukindonesia #iespa #ESPORTSINDONESIA #roadtoseagames2019

A post shared by Indonesia Esports Association (@iespaorg) on

Dari enam nomor yang akan dipertandingkan di cabang esports itu, IESPA telah menentukan siapa saja yang akan menjadi wakil Indonesia.

Namun, kepastian soal keikutsertaan wakil-wakil Indonesia di cabang esports SEA Games 2019 itu masih belum diketahui karena IESPA masih menunggu keputusan dari Komite Olahraga Indonesia (KOI). Hal ini diakui langsung oleh Ketua IESPA, Eddy Lim.

“Semua cabang olahraga telah berencana mengirim atlet mereka untuk mengikuti semua nomor yang dipertandingkan. Namun, tim evaluasi dari KOI lah yang akan menentukan siapa saja yang akan dikirim, mengingat keterbatasan dana dari pemerintah,” ucap Eddy Lim.

“Para pemain atau atlit pelatnas esports sudah diinformasikan sebelumnya agar mereka bersiap-siap, tetapi belum pasti dikirim. Semua tergantung dari keputusan KOI,” tutur pria yag akrab disapa Koh Eddy itu.

Selain terbentur oleh anggaran dana dari pemerintah, dari waktu ke waktu KOI pun selalu menerapkan skala prioritas dengan mendahulukan nomor-nomor yang memiliki potensi menyabet medali emas untuk kontingen Indonesia.

Share.

About Author

Leave A Reply