EA Kantongi Pemasukkan Rp22 Triliun Hanya dari Mode Ultimate Team di FIFA 20

0

Dari tahun ke tahun, game FIFA 20 sukses menarik minat lebih banyak orang untuk ikut bermain. Bahkan, game ini membuat mampu membuat para pemainnya rela untuk mengeluarkan uang demi mendapatkan segala sesuatu yang mereka inginkan di dalam game, demi kepuasan dalam bermain.

Salah satu sektor yang membuat para pemain FIFA 20 rela untuk mengeluarkan uang adalah mode Ultimate Team (FUT). Mode FUT ini memilik gameplay agar para pemain bisa membangun sebuah tim sepak bola impian mereka yang diisi oleh bintang-bintang dunia untuk bersaing dengan pemain lainnya secara online.

Pada edisi FUT 20, Electronic Arts (EA) sebagai pengembang telah menyertakan 88 ikon serta 15 pemain legendaris untuk bisa dimiliki para pemain seperti Carlos Alberto, John Barnes, Kenny Dalglish, Didier Drogba, Michael Essien, Garrincha, Pep Guardiola, Kaká, Ronald Koeman, Andrea Pirlo, Ian Rush, Hugo Sánchez, Ian Wright, Gianluca Zambrotta, dan Zinedine Zidane.

Pada setiap edisi yang hadir setiap tahun, mode Ultimate Team ini terus meraih kesuksesan. Tolak ukur dari kesuksesan ini tentu saja dari seberapa besar pemasukan yang diterima oleh EA dari para pemainnya yang rela merogoh kocek demi mendapatkan para pemain yang ia inginkan.

Pada edisi FIFA 20 (FUT 20), EA berhasil meraih pemasukkan sebesar US$1,49 miliar atau nyaris menyentuk angka Rp22 triliun (Rp21,9 triliun berdasarkan kurs dollar AS terhadap rupiah pada 22 Mei 2020). Jumlah tersebut tentu sangat fantastis!

Jika dibandingkan dengan kuartal yang sama pada tahun lalu, jumlah pemasukkan tersebut mengalami peningkatan lebih dari US$100 juta setelah pada 2019 mereka “hanya” menerima US$1,37 miliar.

Peningkatan keuntungan yang didapat EA ini pun telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Jika dibandingkan saja dengan 2016, peningkatan pendapatan dari FUT ini sudah lebih dari 100% alias dua kali lipat.

Share.

About Author

Leave A Reply