JEBREEETTalks: Ibnu Jamil Akui Menjadi Sportcaster Karena Passion

0

Presenter olahraga dan juga aktor, Ibnu Jamil mengakui tak begitu mengejar materi di dunia presenter olahraga. Bagi Ibnu, menjalani karier sebagai presenter olahraga khususnya sepakbola adalah gairah atau passion.

“Saya siaran sepakbola bukan karena honor tapi karena saya mau sekali,” ujar Ibnu.

Ibnu memang menjalani karier sebagai aktor terlebih dahulu baru menjadi presenter olahraga. Diakui Ibnu, selama awal kariernya menjadi aktor, ia memendam hasrat ingin menjadi presenter sepakbola.

“Saya dari kecil sudah suka menonton Liga Italia, Liga Inggris, Liga Spanyol, dan Liga Champion. Selain itu juga menonton basket, saat itu ada sosok Ari Sudarsono yang saya anggap keren. Saya memang sebelumnya sudah tertarik ingin punya program olahraga dan sempat bilang ke manajemen saya. Tapi akhirnya belum terlaksana sehingga ada semacam energi yang tak tersalurkan,” kata Ibnu.

Cita-cita Ibnu ingin menjadi presenter sepakbola berawal dari hobinya yang sering menonton liga-liga top Eropa. Seiring berjalannya waktu, ia pun mulai kenal dengan beberapa pundit hingga akhirnya mulai siaran perdana sebagai presenter sepakbola pada 2010.

“Beberapa waktu saya sempat rutin bermain futsal kemudian secara kebetulan bertemu coach Justin dan beberapa sportcaster lainnya. Kemudian dari Justin, saya diperkenalkan ke produser. Akhirnya saya dihubungi dan kemudian kagetnya, langsung siaran. Dari situ, saya berhasil mendapatkan banyak ilmu. Ilmu yang saya dapat, menjadi sportcaster tidak hanya sekedar tampang tapi juga harus berisi.” ujar Ibnu.

Share.

About Author

Leave A Reply