Sering Tolak Scrim dengan Tim-tim M2, Ini Alasan 10S Gaming Frost

0

Setiap kali gelaran kejuaraan dunia Mobile Legends, baik saat M1 maupun kini jelang M2 World Championship 2020, perhatian tertuju pada tim-tim berada di luar wilayah Asia Tenggara karena tidak banyak informasi yang dimiliki mengenai permainan mereka.

Meski tim-tim dari Asia Tenggara, terutama Indonesia dan Filipina, begitu diunggulkan untuk bisa menjadi juara M2, tetapi pengalaman yang ada di M1 lalu, di mana satu wakil asal Jepang, 10S Gaming Plus (kini menjadi 10S Gaming Frost), berhasil menghadirkan kejutan.

Dengan kata lain, setiap tim tidak boleh meremahkan siapapun. Hal ini membuat semua kontestan M2 berusaha semaksimal mungkin mencari informasi mengenai META dan cara bermain setiap tim, terutama seperti 10S Gaming Frost, Dreammax (Brasil), dan Unique Devu (Rusia).

Namun untuk mengetahui seperti apa permainan 10S Gaming Frost terbilang takkan mudah untuk didapat karena wakil asal Jepang itu selalu menolak untuk melakukan scrim alias latih tanding dengan tim-tim M2 lainnya.

“Memang benar bahwa kami tidak mau melakukan scrim dengan tim-tim lainnya. Alasannya adalah karena kami tidak ingin membocorkan apapun yang telah kami dimiliki saat ini. Sehingga lebih baik untuk berlatihan sendiri,” ucap Obuyan seperti dikutip dari ONE Esports.

Keputusan seperti ini sangat wajar untuk dilakukan oleh tim manapun agar lawan tetap buta dengan kekuatan mereka. Namun di sisi lain, tidak melakukan scrim dengan calon lawan juga membuat mereka tidak banyak tahu tentang kekuatan lawan.

Share.

About Author

Leave A Reply