DPI Eps 416 – Neymar Dinilai tidak Bagus Muenchen Keok Gara-gara Strategi

0

Langkah Bayern Muenchen di Liga Champions akhirnya terhenti setelah mereka kalah gol tandang meski menang di leg kedua dan agregat sama kuat oleh Paris Saint-Germain (PSG). Alhasil sang juara bertahan harus menonton sisa pertandinga Liga Champions dari rumah.

Pada malam tadi, Rabu (14/4/2021) dini hari sebetulnya Bayern Muenchen tidak bermain buruk. Hanya keberuntungan tidak berpihak kepada mereka.

Padahal Muenchen juga berhasil memegang jalannya pertandingan. Terlihat dari ball possesion dan juga tendangan yang mereka buat lebih banyak dari PSG

Menurut Justin Lhaksana atau yang biasa disapa Coach Justin Bayern Muenchen berusaha menerapkan permainan yang berbeda dengan sebelumnya. Pasalnya pada leg pertama mereka harus kecolongan tiga gol oleh PSG.

Untuk itu Coach Justin menilai bahwa gagalnya Muenchen melenggang jauh di Liga Champions bukan karena PSG nya tetapi karena strategi The Bavarians sendiri yang membuat mereka kalah.

“Ini bukan karena Neymar dan Pochettino-nya hebat. Karena pada leg pertama mereka (Bayern Muenchen) itu tidak kasih PSG pegang bola. Mereka bersabar melakukan sirkulasi bola dari kiri ke kanan bahkan Neymar pun harus bantu defense,” katanya.

“Di leg kedua Mereka membiarkan untuk mengantisipasinya mereka stay di belakang. Jadi ini murni dari strateginta Muenchen aja karena di leg pertama mereka press kecolongan tiga kali counter tiga kali gol,” jelasnya.

“Nah mereka tidak mau kecolongan lagi apalagi bertemu parkir bis, berharap dengan tidak terlalu ngepress ruangan semakin banyak,” ungkapnya.

Sepakat dengan Coach Justin, Bayu Eka Sari menilai bahwa permainan berbeda Muechen yang buat mereka kalah. Hal paling terlihat menurutnya dari serangan yang dibangun oleh anak asuh dari Hans-Dieter Flick.

“Pertandingan tadi malem juga Bayern Muenchen ga mau paksa lewat tengah tetapi di kiri di mana ada Coman, Alaba. Di sini Alaba ga main full back tetapi main tengah di DM,” bebernya.

“Nah di kirinya ada siapa? ada Alphonso Davis,” tutupnya.

Share.

About Author

Leave A Reply