#JEBREEETalks​​ EL LOCO SERIES EPS. 2 – Pernah Ditawar Kota yang Terkenal Macet, Persija?

0

Perjalanan karier seorang Christian Gonzales memang selalu menarik untuk dibahas. Penyerang mematikan berdarah Uruguay itu hingga saat ini masih ingin terus berkarier meski usianya sudah menginjak 40 lebih.

Bahkan sejak menginjakan kaki di Indonesia, perjalanannya sudah cukup menarik untuk disimak. Banyak cerita menarik yang dibagikan hingga saat ini.

Salah satu yang tidak banyak orang tahu, ternyata pria yang biasa disapa El Loco itu pernah ditawar tim yang terkenal dengan macetnya. Jika dilihat, kota macet di Indonesia bisa saja mengarah ke Ibu Kota, yakni Jakarta.

Menurut El Loco, tidak hanya ditawari, bahkan dirinya pernah mengiuti latihan bersama tim tersebut. Meski begitu, dirinya mengakui tidak bisa untuk bergabung bersama tim tersebut karena sebuah janji.

Ia juga mengakui, sebagai orang Amerika Latih, janji merupakan sesuatu yang sakral sehingga tidak mungkin untuk dilanggar. “Pernah ditawari, malah pernah latihan. Saya tidak pilih bukan karena tim, tetapi memang tidak bisa. Saya sudah janji untuk bermain di Kediri jadi tidak enak kalau tidak menepati janji,” katanya.

Pria yang memutuskan menjadi WNI pada tahun 2010 itu tidak memungkiri bahwa tawaran tersebut cukup menarik perhatiannya. Bahkan ia mengakui bahwa semua orang di Indonesia pasti ingin tinggal di kota yang dimaksud.

Setelah bergabung dengan Persik Kediri, akhirnya ia mengakui tidak pernah lagi menerima tawaran dari tim tersebut. Ia pun berasumsi bahwa tim tersebut tidak pernah menawarinya lagi karena sudah menghormati pilihan dari El Loco sendiri.

“Pasti semua mau tinggal di kota itu, apalagi tim besar. Cuma karena sudah janji jadi ya tidak bisa. Setelah 2005 tidak pernah ada tawaran lagi karena mungkin memang susah, mereka sudah hormati pilihan saya,” jelasnya.

Namun jika akhirnya saat ini tim tersebut tertarik kepadanya, ia pun membuka pintu selebar-lebarnya kepada tim tersebut. Ia pun menyebutkan bahwa clue warna kebesaran tim tersebut adalah oranye.

“Saya sudah berbicara dengan para petinggi klub juga saat itu. Kalau mereka mau ya saya sekarang masih bisa asal mereka percaya. Ya paling warna oranye nya di Persisam bukan di kota itu,” tutupnya.

Share.

About Author

Leave A Reply