DPI eps. 428 – Forza Inter!

0

Inter Milan akhirnya mengunci gelar juara yang ke-19 pada gelaran Serie-A musim 2020-2021. Meskipun gelaran liga belum usai poin Inter Milan sudah tidak mungkin terkejar oleh lawan-lawannya setelah pada pertandingan terakhir melawan Crotone, Sabtu, 1 Mei 2021.

Gelar yang diraih oleh Inter Milan ini terasa spesial karena mereka mampu mengakhiri puasa gelar liganya setelah sebelas musim. Pun, anak asuh Antonio Conte ini mampu memutus dominasi Juventus di Serie-A selama sembilan musim terakhir.

“Gue agak kecewa sama Juventus aja, kita melihat berapa tahun ke belakang Juventus itu di awal paruh musim selalu keteteran. Gue pikir tahun ini juga, ternyata kualitas pemain Juventus itu bapuk banget,” ujar Justinus Laksana atau Coach Justin.

Salah satu faktor yang akhirnya membawa Inter meraih gelar ke sembilan belas-nya adalah peran Christian Eriksen yang mulai padu dalam tim. Masih menurut Coach Justin, nyetelnya permainan Eriksen dengan tim menjadi salah satu kunci keberhasilan Inter musim ini, selain karena para pesaingnya kehabisan bensin dalam perebutan Scudetto musim ini.

Namun, keberhasilan Inter musim ini pun tidak lepas dari ketidak berdayaan mereka di ajang Liga Champions. Mereka bahkan tidak mampu melewati babak fase grup dan menjadi juru kunci di grupnya. Sisi positif dari tersingkirnya Inter di ajang Eropa membuat mereka menjadi lebih fokus untuk meraih gelar domestik.

“Karena Inter mainnya dia ultra-intensitas, 3-5-2 mereka mainnya, formasi yang udah bapuk banget dan bertahun-tahun dipake sama Conte, tapi berhasil somehow, kalau mereka bermain di satu kompetisi aja,” pungkas Bagus Eka Sari atau kerap disapa BangBes.

Share.

About Author

Leave A Reply