DPI Eps. 443 – Inter Juara, Conte Malah Pamit?

0

Hari Minggu (23/5) lalu, Inter Milan berhasil menjuarai Serie A Liga Italia setelah menang melawan Udinese dengan skor telak 5-1. Yang mengejutkan, torehan piala ini menjadi ajang perpisahan sang pelatih, Antonio Conte yang akan meninggalkan klub dengan alasan beberapa masalah internal dirinya dengan klub.

Hanif Marjuni menganggap, Conte adalah salah satu pelatih dengan pengalaman dan jam terbang yang sudah tidak bisa diragukan lagi. Maka kerugian besar untuk Inter jika Conte meninggalkan klub. Apalagi menurut rumor, dirinya sudah ditawar beberapa klub termasuk Tottenham Hotspurs dengan gaji yang sangat fantastis.

“Kalo melihat selama ini, dia (Conte) punya kelebihan dibandingkan pelatih lain ya. Ketika dia di Juventus, pernah di Chelsea juga bagaimana pendekatan personal yang cukup bagus. Dan dia bisa memaksimalkan potensi pemain yang sebenarnya dianggap menurun,” kata Hanif.

“Tapi berkat tangan dingin dia, naik lagi dan justru jadi pemain yang menentukan. Contoh terakhir di Inter dengan Lukaku. Ini yang menjadi salah satu kelebihan yang mencoba dilirik oleh tim lain. Terakhir Spurs, bahkan konon kabarnya Spurs menawarkan gaji 350 M semusim,” lanjutnya.

Menurut CEO, Valentino Simanjuntak, Conte adalah salah satu pelatih yang konsisten. Dirinya juga sangat pintar dalam hal negosiasi, terbukti dengan dirinya menerima terlebih dahulu negosiasi yang diberikan klub sebelum ia punya prestasi. Tapi setelah mendapatkan gelar, ia punya hak untuk memilih dan kewenangan akan seperti apa dirinya untuk klub.

“Mengenai Conte, ketika dia dinego belum ada prestasi, dia terima dulu negonya. Setelah ada prestasi baru, gua maunya begini. Berarti dia konsisten,” tandasnya.

Share.

About Author

Leave A Reply