Kilas Balik La Liga 2020/2021: Kala Atletico Mendobrak Dominasi Barcelona dan Real Madrid

0

Atletico de Madrid sukses mengunci gelar juara La Liga Spanyol musim 2020/2021, setelah tundukkan Valladolid 2-1 di laga terakhir La Liga musim ini.

Gelar tersebut menjadi gelar ke-11 bagi “Los Colchoneros”. Selain menjadi gelar ke-11 bagi Atletico, gelar ini pun menjadi gelar juara Liga kedua pelatih Diego Simeone bersama Atletico. Sebelumnya Simeone merasakan juara La Liga bersama Atletico di musim 2013/2014.

Atletico menjadi yang terbaik setelah meraih 86 poin di klasemen akhir, hasil dari 26 menang, 8 imbang, dan 4 kalah. Atletico sukses mendobrak dominasi dua tim penguasa La Liga, Barcelona dan Real Madrid. Madrid membuntuti Atletico di peringkat 2 diikuti Barcelona di bawahnya.

Perjalanan Atletico menuju tangga juara bisa dibilang tidak mulus. Atletico baru bisa memastikan gelar di pekan terakhir, dengan selisih hanya 2 poin dari rival sekota, Real Madrid.

Setelah meroket ke puncak klasemen hingga sempat unggul 12 poin dari peringkat ke-2. Tim asuhan Diego Simeone sempat mengalami penurunan di paruh kedua musim 2020/2021.

Atletico meraih beberapa hasil imbang, bahkan dikalahkan Levante di kandangnya sendiri. 3 dari 4 kekalahan Atletico musim ini terjadi di paruh kedua La Liga musim ini.

Sempat mengalami penurunan, Atletico kembali bangkit dengan menyapu bersih 3 laga terakhir dengan kemenangan. 3 laga tersebut dimenangkan dengan skor tipis 2-1.

Selain Simeone yang menjadi arsitek kesuksesan Atletico, Jan Oblak dan Luis Suarez adalah pemain kunci Atletico musim ini.

Jan Oblak menjadi tembok kokoh di bawah mistar Atletico. Terbukti, Oblak hanya kebobolan 25 gol dan meraih 18 cleansheet di La Liga musim ini. Hal tersebut mengantarkan Oblak meraih gelar kiper terbaik La Liga atau Zamora Trophy 2020/2021.

Datang dari Barcelona dengan status “pemain buangan”. Suarez membuktikan bahwa ia masih tajam. Penyerang asal Uruguay tersebut mencetak 21 gol dari 32 di La Liga musim ini.

Share.

About Author

Leave A Reply