DPI Eps. 490 – Pemain Muda MU Gak Penting?

0

Hari Minggu (18/7) kemarin Manchester United berhasil menumbangkan lawannya Derby County di pertandingan persahabatan dengan skor 2-1. Dua gol MU diciptakan oleh pemain muda yaitu Tahith Chong dan Facundo Pellistri. Sementara satu gol Dervy diciptakan oleh Kolin Kazim-Richards.

Dengan banyaknya pemain muda dimainkan pada laga tersebut, Justinus Lhaksana atau kerapa disapa Coach Justin berpendapat bahwa MU akan tetap memainkan pemain seniornya jika sudah menghadapi liga. Karena menurutnya, memainkan para pemuda untuk tim besar hanyalah satu eksperimen untuk melihat perkembangan pemain muda mereka.

“Gua selalu menempatkan MU adalah sebagai salah satu tim yang terbaik di dunia. Dalam arti setiap tahun MU harus fokus ke empat trofi. Jadi lu harus ada parameternya, pembandingnya. Sekarang kompetitornya Liverpool, City dan Chelsea yang realistis,” katanya.

“Kalau lu lihat, di bench sebenernya MU gak jelek-jelek amat. Cuman ada beberapa posisi krusial yang gak ada penggantinya. Contoh Bruno Fernandes, contoh Maguire. Kalau lu lihat ada Van de Beek, ada Mata nyaris gak dipake juga. Kalau kita bicara pre-season, hampir semua tim itu nyaris tidak ada yang menang dan menggunakan pemain muda,” lanjutnya.

Selaras dengan Coachy, Haris Pardede atau kerap disapa Bung Harpa berpendapat bahwa selain untuk ajang eksperimen, para pemain muda ini hanya bertujuan untuk memberi menit bermain untuk mereka yang jarang diturunkan di liga.

“Kalau kita lihat kan menang hasil lawan Derby County, jadi ini belum bisa sama sekali untuk dijadikan patokan. Jadi ini hanya semacam bukan mencari eksperimen, bahkan hanya untuk ngasih minute play buat pemain-pemain mudanya. Dan jangan lupa, lawannya ini kan Derby County gak bisa beli pemain, eh bisa tapi sangat terbatas lah karena ada banned transfer dan sebagainya,” kata Bung Harpa.

Share.

About Author

Leave A Reply