DPI Eps. 520 – MU Menang, Efek Kedatangan Ronaldo?

0

Manchester United (MU) mengandaskan perlawanan Wolverhampton Wanderers, dengan skor 0-1, pada pekan ke-3 English Premier League (EPL) musim 2021/2022, Minggu (29/08/2021) lalu. Gol kemenangan tim berjulukan “Setan Merah” tersebut dicetak Mason Greenwood pada menit ke-80.

Aldi Bawazier berpendapat, istilah “ugly win” sudah tidak relevan lagi di Liga Inggris. Menurut Aldi, kualitas tim-tim Liga Inggris sudah mulai merata. Kemenangan 1-0 MU pun dinilai Aldi bisa lebih besar, karena MU tampil dengan permainan yang lebih baik.

“Sebenarnya, istilah ugly win itu udah gak ada di Premier League menurut gua. Soalnya, kesamarataan kualitas, budget, jadi menurut gua ugly win dan apalagi MU masih tim yang baru. Sancho dimainin di kiri sekarang, Pogba jadi holding midfielder lagi,” ucap Aldi.

“MU sekarang lagi mencoba, formasi baru, kedalaman baru, Varane juga masih baru. Kita harus apresiasi Varane di lini belakang MU. 1-0 lawan Wolverhampton harusnya bisa lebih, sebenarnya MU lebih bagus mainnya,” tandasnya.

Berbeda dengan pendapat Aldi, Justinus Lhaksana, atau biasa disapa Coach Justin, menilai MU tidak layak menang. Menurutnya, jika penyelesaian akhir Wolverhampton bagus, MU bisa ketinggalan 2 gol di babak pertama. Permainan MU pun tidak jauh berbeda dari minggu lalu saat berhadapan dengan Southampton.

“Kita lihat match itu kan gak hanya di babak kedua, kita lihat 90 menit. Mu gak layak menang, tapi gak layak kalah juga, karena Wolves finishingnya jelek terutama di babak pertama harusnya 2-0 unggul,” kata Coach Justin.

“That is football, kita gak bisa melihat tim yang bagus harus menang. Makanya gua selalu bilang, hasil dan berjalannya pertandingan itu berbeda. Gua lihat MU kemarin gak beda jauh sama minggu lalu waktu lawan Soton. Banyak posisi yang ditinggalkan tidak ditutup, banyak salah passing, banyak ke-intercept,” pungkasnya.

Share.

About Author

Leave A Reply