DPI Eps. 537 – Ketemu West Ham Lagi, Ole Takut Turunkan Pemain Pelapis?

0

Setelah menghadapi West Ham United pekan lalu dalam lanjutan Liga Inggris, Machester United akan kembali bertanding melawan West Ham di babak ketiga Carabao Cup.

Weshley Hutagalung, atau akrab disapa Bung Wes, berpendapat bahwa ia menganggap tekanan terhadap Ole Gunnar Solskjaer cukup tinggi, meskipun di turnamen Carabao Cup. Datangnya Ronaldo menjadi pisau bermata dua bagi Solskjaer, di satu sisi Ronaldo bisa sangat membantu MU, namun di sisi lain jika permainan MU buruk, posisi Solskjaer akan sangat terancam.

“Gini ya, kalau gua jadi Ole, ini bukan prioritas kedua atau ketiga. Karena tekan ke Ole tinggi, gua bilang Ole dapat durian runtuh waktu dapat Ronaldo ke MU, cuman runtuhnya ke kepala dia. Kalau lu gak bagus, lu gak selesa. Udah dikasih Ronaldo, dikasih Varane, apa lagi?” kata Bung Wes.

“Dalam 5 pekan Premier League, Ole baru menurunkan 15 pemain sebagai starter, Chelsea udah berani pasang 20 pemain sebagai starter. Nah kalau dia mau punya kedalaman skuad dan mau mengasah para pemainnya, absen dulu,” tandasnya.

Berbeda dengan Bung Wes, Justinus Lhaksana, atau akrab dipanggil Coach Justin, menilai Ole Gunnar Solskjaer melakukan keputusan yang buruk jika memaksakan mengandalkan skuad inti di setiap pertandingan. Hal tersebut sangat meningkatkan peluang untuk cedera, terutama untuk pemain-pemain kunci, seperti yang terjadi kepada Bruno Fernandes musim lalu.

“Sekarang gimana lu mau turunin? Terakhir lawan West Ham Minggu, sekarang lu main lagi, nanti Sabtu lu main lagi, dan hari Selasa atau Rabu main lagi. Tapi apakah waras Ole turunin pemain yang sama? Bagi gue nggak, bagi gue setengah inti setengah pelapis,” ujar Coach Justin.

“Soal Bruno Fernandes? Makanya inilah yang ingin gua pengen tahu sebenarnya pendapat dari fans Ole, betapa tolol lu bela pelatih kayak gini. Karena kalau sekali aja cedera aja di Carabao Cup, lu gak bisa ketemu di Champions League, lu gak bisa ketemu di Liga,” pungkasnya.

Share.

About Author

Leave A Reply