DPI Eps. 539 – Barcelona Buruk, Siapa Yang Salah?

0

Malam kemarin (24/9) Barcelona harus kembali mendapatkan hasil buruk setelah seri melawan Cadiz dengan skor 0-0. Sebelumnya, Blaugrana harus mendapatkan hasil seri melawan Granada dan kalah telak 3-0 saat melawan Bayern Munchen di Liga Champions.

Justinus Lhaksana atau kerap disapa Coach Justin berpendapat, hasil buruk yang didapatkan Barca ini dikarenakan sang pelatih, Ronald Koeman yang tidak bisa membuat kreasi untuk membuat Barca setidaknya bisa mencetak gol atau peluang yang bagus.

“Ronald Koeman ini banyak sekali kehilangan pemain. Disamping pemain yang cedera, Pedri, Alba gak main, dan pemain yang cedera adalah pemain yang rata-rata memiliki karakter menyerang. Gua abaikan lawan Munchen, karena itu memang beda kelas,” katanya.

“Untuk bisa menang, lu harus bisa meng-create peluang. Untuk meng-create peluang lu butuh kreatifitas dan pegang ball possesion. Ball possesion sudah dapat, kreatifitas gak dapet,” sambungnya.

Menurut Bayu Eka Sari atau kerap disapa Bang Bes, Koeman sebagai pelatih bukan sekadar kehabisan motivasi. Tapi lebih ke sistem, Barca era Koeman tidak seperti Barca era sebelumnya yang mempunyai norma-norma yang harus dipatuhi oleh pelatih.

“Mungkin Koeman udah kehabisan akal gimana caranya memotivasi, masalah Barcelona sebenarnya sedalam itu. Bukan sekadar memotivasi, bukan masalah finansial yang katanya utang paling besar atau pemain cedera,” katanya.

“Di Barcelona ada norma-norma yang harus dipatuhi oleh pelatih, apa itu? itu adalah cara bermain. Kalau kita lihat Barcelona di beberapa pertandingan terakhir khususnya lawan Bayern Munchen, Granada, itu sedikit lebih bertahan dan mengejar serangan balik,” tandasnya.

Share.

About Author

Leave A Reply