IndepthBola Eps. 10 – CR7 Jadi Striker, Siapa Tandemnya di Manchester United?

0

Dipandu oleh Bayu Eka Sari, atau yang biasa disapa Bang Bes, IndepthBola episode kali ini akan membahas taktik Manchester United (MU) yang diperkuat kembali oleh Cristiano Ronaldo.

Pada 3 pertandingan pertama di Liga Inggris, Manchester United menggunakan formasi 4-2-3-1. Komposisi MU tidak banyak berubah di lini belakang dan tengah. Di lini serang, MU cenderung memasang Mason Greenwood di posisi ujung tombak, ditopang Bruno Fernandes, Jadon Sancho, dan Paul Pogba di belakangnya.

Di lini belakang, MU sudah memiliki formasi tetap. Harry Maguire dan Raphael Varane menjadi duet bek tengah, Luke Shaw di sisi kiri, dan Aaron Wan-Bissaka di sisi kanan. Posisi double pivot diisi oleh Scott McTominay dan Fred.

Posisi Greenwood di ujung tombak kemungkinan akan digantikan. Cristiano Ronaldo diprediksi akan mengisi posisi ujung tombak klub berjuluk “Setan Merah” tersebut.

Ketika membangun serangan dari lini belakang, salah satu dari double pivot akan turun untuk meminta bola ke lini belakang. Jika bek tengah MU tidak mendapat pressing ketat, mereka akan menggiring bola ke depan beriringan dengan naiknya bek sayap ke pertahanan lawan.

“4 gelandang bermain dengan dinamis saat menyerang. Saat bola mulai memasuki area pertahanan lawan, 4 gelandang tersebut akan saling berotasi untuk membuka ruang kosong. Taktik tersebut merupakan kunci permainan MU musim ini,” ucap Bang Bes.

Manchester United memainkan 4 gelandang tengah. Meski dipasang di sayap kiri, Paul Pogba cenderung akan bermain merapat ke tengah untuk mengalirkan bola maupun melakukan percobaan tendangan jarak jauh. Pemain sayap murni yang dimainkan MU hanya bertumpu pada Jadon Sancho.

“4 gelandangnya melakukan rotasi yang sangat cepat,” pungkasnya.

Share.

About Author

Leave A Reply