Gita Suwondo Menjelaskan Liputan Ideal Untuk Siaran Bola Indonesia

0

Sepakbola Indonesia menjadi salah satu tayangan yang selalu ditunggu oleh para fans di masing-masing daerah. Dengan kualitas video yang mumpuni, tayangan replay yang terhitung cepat, dan juga kualitas yang ditunjukan menjadi alasan mengapa tayangan sepakbola menjadi menarik.

Dibalik itu, ada PT. Gelora Trisula Semesta (GTS) sebagai spesialis broadcast untuk tayangan sepakbola Indonesia menjadi menarik. Mereka yang membuat visual sepakbola Indonesia menjadi lebih berwarna.

Seperti diketahui, PT. GTS kini menjalin kemitraan dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), PT. Liga Indonesia Baru (LIB), Indosiar dan Mahaka Sports untuk terus menyiarkan semua laga sepakbola khususnya Liga 1 dan Liga 2.

Lantas, apa yang harus dilakukan broadcaster agar tayangan sepakbola mempunyai standar liputan yang ideal? Gita Suwondo sebagai pundit yang juga menjadi bagian dari PT. GTS menjelaskan semuanya di workshop bertajuk “Di Balik Produksi Tayangan Sepakbola” yang digelar oleh Jebreeet Media TV di Zoom Meeting hari Minggu (4/10).

Sejauh ini, PT. GTS melakukan 8 kamera untuk melakukan siaran. Meskipun jika dibandingan J-League (Jepang) yang sudah menggunakan 12 kamera, 8 kamera yang digunakan oleh GTS juga bisa terbilang ideal. Yang terpenting, 8 kamera tersebut termonitor dengan baik oleh Camera Control Unit (CCU) untuk melakukan perpindahan dan juga menayangkan replay di setiap laga.

Dalam siaran sepakbola juga pastinya terdapat beberapa peran penting dari operator siaran tersebut. Diantaranya ada program director, produser, audio man, CCU, technical director dan technical IT untuk live streaming.

Mau info menarik lainnya tentang sport broadcaster? Jangan lupa ikuti terus workshop yang digelar oleh Jebreeet Media TV!

Share.

About Author

Leave A Reply