Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Ini Bukti Tottenham Hotspur Layak Puncaki Klasemen Liga Inggris, Terutama Peran Besar Sosok-Sosok Anyar
    Liga Inggris

    Ini Bukti Tottenham Hotspur Layak Puncaki Klasemen Liga Inggris, Terutama Peran Besar Sosok-Sosok Anyar

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaOctober 24, 2023Updated:October 24, 2023No Comments5 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Tottenham Hotspur layak memimpin klasemen sementara karena belum pernah kalah dan kontribusi besar sosok-sosok anyar mereka.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Siapa yang menyangka sosok-sosok anyar yang diboyong Tottenham Hotspurs awal musim ini justru sukses menghadirkan kontribusi besar, setidaknya mengantar Spurs ke puncak klasemen sementara.

    Kemenangan 2-0 kala menjamu Fulham, Selasa (24/10), mengembalikan Tottenham Hotspur ke puncak klasemen sementara Liga Inggris 2023/24. The Lilywhites unggul dua poin dari Manchester City yang menempel di peringkat kedua.

    Performa Spurs memang cukup menjanjikan musim ini. Hingga pekan kesembilan, klub London Utara itu belum terkalahkan. Mereka sudah mencatatkan tujuh kemenangan dan dua hasil imbang. Bandingkan dengan City selaku juara bertahan yang sudah menelan dua kekalahan.

    Awalnya, banyak yang meragukan Spurs bisa tampil musim ini. Kepergian bomber utama mereka, Harry Kane, ke Bayern Munich merupakan salah satu alasan yang mendasari.

    Faktanya, lini serang Spurs tetap tajam dengan mengandalkan Son Heung-Min sebagai tumpuan gol. Bintang asal Korea Selatan itu sudah mengemas delapan gol dan satu assist di semua ajang.

    Sebanyak tujuh gol di antaranya dibuat Son di liga. Bersama Mohamed Salah (Liverpool), keduanya tinggal terpaut dua gol dari bomber Manchester City, Erling Haaland, selaku pemuncak daftar top skor sementara.

    Bahkan, muncul fenomena bahwa ketajaman Son justru lahir karena ditinggal Kane. Hal itu berkaca dari data statistik Opta. Buktinya, Son berhasil mengemas tujuh gol di enam penampilan terakhirnya. Jumlah itu sudah lebih banyak dibanding koleksi gol Son (6 gol) di 23 penampilan sebelumnya.

    Kejataman Son ditopang oleh tandem barunya, James Maddison. Berhubung klub lamanya, Leicester City, terdegradasi ke Championship, Maddison direkrut Spurs di bursa transfer musim panas silam. Ia dibanderol seharga 40 juta poundsterling dan diikat kontrak selama lima tahun.

    Semenjak berseragam Spurs, kontribusi gol Maddison tak kalah dibanding Son. Kalau Son sudah terlibat langsung dalam sembilan gol (8 gol, 1 assist), maka kontribusi gol Maddison cuma kalah satu gol lewat rincian tiga gol dan lima assist.

    Koleksi tiga gol Maddison juga masih lebih banyak dibanding rekan-rekannya di lini serang semisal Dejan Kulusevski (2 gol) atau Richarlison (1 gol).

    Menurut Squawka, performa Maddison memang sedang bagus-bagusnya. Sosok berusia 26 tahun itu tercatat sebagai pemain dengan jumlah kreasi peluang terbanyak (29 kali).

    Lini belakang juga solid

    Performa bagus Son dan Maddison di lini depan secara tidak langsung menular ke lini belakang. Pasalnya, Spurs baru kebobolan delapan gol, sama dengan Arsenal.

    Sejauh ini, hanya City yang menelan kebobolan lebih sedikit (7 gol). Sebagai gambaran tim-tim kuat lainnya sudah kebobolan lebih banyak dari Spurs, seperti Liverpool (9 gol), Newcastle (9 gol), Chelsea (9 gol) atau Man. United.

    Solidnya lini belakang tak lepas dari penampilan dua pilar mereka, yakni Guglielmo Vicario (kiper) dan Micky van den ven (bek tengah).

    Kita mulai dari Vicario. Ia diboyong dari Empoli jelang bergulirnya musim ini. Berhubung kiper utama sekaligus kapten Spurs, Hugo Lloris dibekap cedera panjang sejak bulan Mei silam, Vicario ketiban untung. Ia langsung dipercaya menggantikan peran Lloris.

    Kepercayaan itu dibayar lunas. Menurut Opta, Vicario sejauh ini berhasil menorehkan rasio persentase penyelamatan tertinggi dibanding kiper-kiper lain. Selain itu, ia juga tercatat sebagai kiper dengan jumlah clean-sheet terbanyak (5 kali).

    Namun, bicara soal tak kebobolan, tentu bukan hanya peran kiper semata. Bek-bek Spurs juga layak mendapat kredit. Salah satu yang tampil paling mengesankan adalah Micky van de Ven.

    Sama seperti Maddison dan Vicario, van de Ven juga baru menjadi bagian Spurs sejak awal musim ini. Ia diboyong dengan harga sekitar 50 juta euro dari Wolfsburg.

    Bek timnas Belanda yang masih berusia 22 tahun itu nyatanya langsung tampil reguler di Spurs. Ia bahkan sudah mencetak satu gol yang cukup krusial bagi Spurs, yakni kala gol tunggal detik-detik akhirnya menghadirkan kemenangan dramatis 1-0 atas Luton di pekan ke-8.

    Nilai plus lainnya van de Ven adalah soal kelugasannya menghalau serangan lawan. Menurut Opta, ia sudah mencatatkan 15 tekel bersih dari total 16 upaya tekelnya. Itu artinya, baru sekali tekel van de Ven yang meleset. Catatan positif itu sekaligus mengantarkan van de Ven sebagai bek dengan rasio persentase tekel sukses tertinggi (93,8%).

    Peran sang pelatih anyar

    Sosok lain yang tak kalah berperan tentu saja sang pelatih anyar, Ange Postecoglu. Berhubung diboyong dari Celtic, kehadiran Postecoglu awalnya sempat diraguka beberapa pihak. Apalagi, CV-nya juga belum terlalu mentereng karena sebelumnya lebih banyak berkiprah sebagai juru taktik di Asia (Yokohama Marinos) dan Australia (Brisbane Roar, Melbourne Victory, timnas Australia).

    Namun, Postecoglu berhasil mematahkan pandangan miring tersebut. Di tangannya, Spurs tampil lebih ofensif dan kesan itu selaras dengan data-data statistik. Menurut Squawka, Son dkk. teratas dalam hal jumlah tembakan on-target, umpan di 1/3 akhir lapangan, jumlah sentuhan di kotak penalti lawan, dan jumlah duel antarpemain di lapangan.

    Fakta lain menunjukkan bahwa raihan 23 poin yang sejauh ini sudah dikumpulkan Postecoglu dan pasukannya, merupakan catatan rekor tersendiri. Pasalnya, jumlah tersebut merupakan jumlah raihan poin tertinggi yang pernah diraih seorang pelatih hanya dalam kurun sembilan pekan awal.

    Start bagus yang hampir serupa juga pernah dibuat Spurs pada musim 1960/61. Kala itu, mereka mengumpulkan 23 poin di sembilan laga awal. Tahu apa terjadi di akhir musim itu? Yak, Spurs keluar sebagai juara.

    ange postecoglou James Maddison klasemen Liga Inggris peringkat 1 son heung min tottenham hotspurs
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.