Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Man. United Seri Doang di Bournemouth: dari Efek Fernandes, Ten Hag Pasrah, sampai Kemungkinan Finis Terburuk
    Liga Inggris

    Man. United Seri Doang di Bournemouth: dari Efek Fernandes, Ten Hag Pasrah, sampai Kemungkinan Finis Terburuk

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 14, 2024Updated:April 14, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Bruno Fernandes, masih beruntung bisa bawa pulang satu poin?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Manchester United hanya mampu membawa pulang satu poin dari Vitality Stadium pada Sabtu (13/4). Posisi mereka di klasemen melorot lagi. Sorotan membesar.

    United tampil dengan sebelas awal yang sama saat menahan imbang Liverpool pekan lalu. Hasilnya kembali seri. Bournemouth, peringkat ke-12, bahkan bisa dua kali unggul.

    Satu poin yang tidak memadai, kesulitan menang, sampai posisi menurun merupakan pembahasan setelah laga ini. Sorotan terhadap kiprah loyo itu pun merebak.

     

    Cherries Unggul

    Man. United mencoba unggul dalam penguasaan bola sejak awal laga. Namun, Bournemouth bisa memimpin dulu setelah eks striker Liverpool, Dominik Solanke, menggeber masuk sodoran Marcos Senesi usai unggul duel atas Willy Kambwala di menit ke-16.

    Bruno Fernandes menyamakan kedudukan pada menit ke-31 menyusul irisan apik Alejandro Garnacho. Namun, tuan rumah The Cherries dapat segera bangkit lima menit berselang.

    Senesi bisa memapar ruang antara Kambwala dan Diogo Dalot. Justin Kluivert memanfaatkan operan apik sang bek tengah Cherries.

     

    Hoki Ganda

    Fernandes membukukan gol kedua dari titik putih pada menit ke-65. Wasit Tony Harrington menunjuk titik putih setelah handball usai tembakan Kobbie Mainoo mengenai Adam Smith.

    United mendapat sedikit keberuntungan saat injury time. Bournemouth racikan Andoni Iraola mengira mendapat hadiah penalti setelah Kambwala melanggar Christie. Namun, pemeriksaan VAR selama beberapa saat menilai pelanggaran terjadi di luar kotak penalti.

     

    Frustrasi

    Fernandes merupakan pemain terbaik United petang ini. Selain dua gol termasuk ketenangan seperti biasanya sebagai algojo penalti, sebuah tembakan eks pemain Sporting itu menerpa tiang sebelum turun minum.

    “Mencetak dua gol, tampil sangat kreatif, jelaslah ia memberikan banyak energi untuk tim. Ia berlaku layaknya seorang kapten, membawa energi. Kami sangat puas melihatnya,” puji Erik ten Hag untuk Fernandes dikutip BBC.

    Sang bos maklum bila pemain asal Portugal itu memperlihatkan kekecewaannya. Walau kerap dikritik karena sering terlihat mengeluh di lapangan, Fernandes kali ini tampak layak melakukannya, seperti saat tak ada rekan yang segera menyambut tendangan bebas cepatnya.

    “Kami semua kecewa, tapi ia menunjukkan perasaan itu. Kami mesti menang, tapi kehilangan banyak poin yang tidak seharusnya di beberapa pertandingan terakhir,” tutur ETH.

     

    Hilang Banyak

    Ya, United kehilangan banyak angka sehingga peluang mereka menembus kompetisi Eropa menipis. Grafik lesu permainan Iblis Merah berlanjut.

    Kemenangan terakhir Red Devils hadir pada 9 Maret. Tiga angka saat menjamu Everton itu disusul enam laga tanpa kemenangan, termasuk gagal mempertahankan keunggulan saat menghadapi Brentford, Chelsea, dan Liverpool. Selama itu, Rasmus Hojlund dkk. kehilangan 15 poin, rekor terbanyak klub ini di Prem.

     

    Serahkan ke Fan

    Tak mengherankan kalau Erik ten Hag dicecar pertanyaan soal kiprah timnya usai lawatan ke Bournemouth. Pelatih asal Belanda itu terus membuat pernyataan bahwa skuadnya sedang menuju permainan terbaik. ETH mulai pasrah kalau para fan Iblis Merah mulai enggak sabar.

    “Terserah mereka, tapi beginilah kenyataannya. Saat ini, dengan segala masalah yang kami alami, kami tampil di level kami. Kami dapat melawan setiap tim yang sedang di atas, tapi kami harus melakukannya sepanjang 90 menit,” ucap Ten Hag.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Potensi Terjeblok

    Tekanan terhadap United dan Ten Hag menebal seiring merosotnya peringkat mereka di klasemen. The Red Devils kini berada di posisi ketujuh. Peringkat keenam ditempati Newcastle yang menang 4-0 atas Tottenham.

    Menurunnya kans United ke Eropa mungkin bukan sorotan utama. Yang boleh jadi lebih meresahkan para fan adalah kemungkinan United mencatat finis terburuk sepanjang era Premier League membesar.

    Sejak 1992-93, finis terendah United adalah di posisi ketujuh, yaitu pada 2013-14. Musim itu adalah musim pertama Iblis Merah setelah Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun.

    Peringkat kedelapan saat ini, West Ham, hanya berjarak dua poin. Chelsea di peringkat kesembilan terpaut enam angka, tapi masih menyimpan dua pertandingan. Kalau bisa menyamakan skor, The Blues berpeluang menggeser United dengan selisih gol yang lebih superior. Saat ini, selisih gol United minus satu.

    Ketika ditanya mengenai kemungkinan finis terjeblok itu, Ten Hag menyebut pertanyaan itu tidak penting saat ini sebelum ngeloyor keluar ruang jumpa pers pascalaga. Tekanan tampaknya tidak kecil, ya?

    bournemouth man united 2-2 fernandes garnacho iraola kambwala kluivert mainoo senesi solanke ten hag vitality stadium
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.