Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Ferry Paulus Minta Suporter Tim Tamu Tak Paksakan ke Stadion, Pelaku Rasisme Siap Ditindak Tegas
    Liga 1

    Ferry Paulus Minta Suporter Tim Tamu Tak Paksakan ke Stadion, Pelaku Rasisme Siap Ditindak Tegas

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJuly 7, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus saat diwawancarai di Hotel Mulia, Senayan, Selasa (20/6).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus meminta kepada suporter tim tamu untuk tidak memaksakan diri pergi ke stadion. Permintaan tersebut Ferry Paulus tujukan ke seluruh suporter karena hingga saat ini masih ada suporter yang membandel datang ke stadion.

    Padahal sebelumnya PSSI dan PT LIB sudah melarang penonton tim tamu untuk tidak datang ke stadion tempat digelarnya pertandingan. Dilarangnya tersebut atas dasar sepak bola Indonesia sedang dalam masa transformasi.

    Baik PSSI dan PT LIB enggan terjadi sesuatu yang dapat menyebabkan kompetisi terhenti. Demi terciptanya suasana yang kondusif, akhirnya PSSI dan PT LIB memberlakukan peraturan suporter tim tamu dilarang hadir di stadion.

    “Memang tidak mudah, kan harus ada kemauan baik semua termasuk klub. Kemudian harus juga reinforcement kepada suporter bahwa kalau kalian cinta terhadap klub, janganlah memaksakan diri untuk hadir.

    “Itu yang harus kita lakukan terus,” ujar Ferry Paulus kepada awak media, di Hotel Shalva, Jakarta Pusat, Jumat (7/7).

    PERSETUJUAN POLISI

    Menurut Ferry Paulus, ia khawatir kepolisian memutus perizinan pertandingan Liga 1 2023/24. Pasalnya peraturan terkait dilarangnya suporter tim tamu ke stadion merupakan kesepakatan antara PSS, PT LIB dan Kepolisian.

    “Kami juga sudah kasih penjelasan, sanksi dan sebagainya supaya semuanya ini jalan di tempat yang benar. Itu kita lakukan, selain baru baru ini kita membuat video zoom meeting.”

    “Ini akan terus kita lakukan agar bisa terimplementasi dengan baik seperti apa yang kami ingin rasakan izin dari kepolisian,” ucapnya.

    KLUB DIRUGIKAN

    Ferry Paulus juga memastikan jika para suporter masih terus membandel, bukan tidak mungkin pihaknya akan memberikan hukuman kepada klub terkait. Pasalnya Komisi Disiplin memiliki regulasi soal suporter yang melanggar hukum.

    “Di Komisi Disiplin kan ada. Sama seperti sanksi-sanksi yang lain, itu ada tingkatannya. Yang pasti ada.

    “Iya karena dalam regulasi yang disubmit kepada klub-klub itu memuat untuk kompetisi kali ini ada larangan suporter tandang,” tuturnya.

    HUKUM PELAKU RASISME

    Selain itu, Ferry Paulus sempat menyinggung perihal adanya tindakan rasisme yang ditujukan ke beberapa pemain PSM Makassar. Hal tersebut terjadi usai pertandingan antara Persija Jakarta menghadapi PSM Makassar.

    Tindakan rasisme yang dilakukan oknum suporter itu terjadi di media sosial. Tindakan rasial tersebut ditujukan kepada tiga pemain PSM Makassar, Yance Sayuri, Yuran Fernandes, dan Erwin Gutawa.

    “Sebenarnya gini ya, ketika kita mulai kompetisi itu ada namanya regulasi kompetisi, di dalam regulasi kompetisi itu ada ketentuan rasis, termasuk juga jenis rasisnya seperti apa. Misalnya ujaran kebencian, spanduk dan sebagainya.

    “Kemudian berdasarkan regulasi ini lah ketika ada yang melakukan hal-hal tidak terpuji itu dibawa ke Komdis,” kata Ferry Paulus.

    Ferry Paulus memastikan jika kasus rasisme yang terjadi belakangan ini, tidak akan ia lepas begitu saja. Ia menyatakan akan membawa kasus rasisme tersebut ke Komisi Disiplin dan akan ditindak tegas.

    “Di dalam hukum kode disiplin kita itu juga tertuang bukan hanya menyanyi saja, tapi juga poster, poster yang seperti di sosial media juga ada bahwa itu ujaran kebencian dalam bentuk lain.

    “Pasti nanti ada tindakan, tapi tindakanya itu kan enggak bisa (kejadian) hari ini, hari ini juga ditindak. Komdisnya baru dibentuk, kemudian komdis juga baru akan bersidang dalam waktu dekat ini,” tutup Ferry Paulus.

    Ferry Paulus Liga 1 2023/24 PSSI PT LIB PT Liga Indonesia Baru rasisme
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.