Kurang lebih empat tahun lamanya Indra Sjafri tak melatih klub maupun tim nasional. Selama itu pula ia banyak menghabiskan waktunya menjadi Direktur Teknik timnas Indonesia, tepatnya sejak tahun 2020.
Usai pergantian kepengurusan PSSI beberapa waktu lalu, Indra Sjafri memutuskan untuk ‘turun gunung’. Dirinya memilih menjadi pelatih lagi, profesi yang ia emban sedari lama.
Nama Indra Sjafri sendiri mulai dielu-elukan setelah berhasil membawa timnas U-19 Indonesia juara Piala AFF U-19. Saat itu Evan Dimas dan kawan-kawan masih menjadi bagian timnas U-19 Indonesia .
Meski lama tak melatih, Indra Sjafri mengungkapkan bahwa sentuhannya sebagai pelatih tidak hilang. Mantan pelatih Bali United itu ternyata kerap melatih akademi di sekitar tempat tinggalnya.
Saat pulang ke Yogyakarta, terkadang Indra Sjafri juga mencari tim yang bisa dilatihnya. Atas dasar itu Indra Sjafri yakin sentuhannya sebagai pelatih masih ada.
“Terakhir 2019, jadi Alhamdulillah saya walaupun tidak melatih timnas, tapi supaya touch tidak hilang saya kadang-kadang melatih akademi sepak bola.
“Kalau pulang ke Jogja, kadang-kadang saya cari tim yang bisa saya ikut praktek di situ. Insya Allah saya tidak kehilangan coach,” jelasnya selepas memimpin latihan di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2023).
TARGET DARI ERICK THOHIR
Lama tak melatih, tidak membuat Indra Sjafri gentar dengan target yang diusung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Dalam gelaran SEA Games, Erick Thohir menargetkan emas untuk timnas U-22 Indonesia.
Pelatih berusia 60 tahun itu sangat optimis bisa memenuhi target yang diusung oleh Erick Thohir. Sebagai pelatih, Indra Sjafri tentu enggan jika anak asuhnya hanya menjadi partisipan di ajang tersebut.
Apalagi di edisi SEA Games sebelumnya, timnas U-22 Indonesia berhasil meraih perunggu. Tentu raihan di edisi sekarang harus lebih bagus dari sebelumnya.
“Iya dong, harus target. Target kan medali emas, kita bawa tim terus target harus dibawa. Masa mau jadi partisipan.
“Harus diusahakan, ini yang sedang kami lakukan,” ungkapnya.
Dengan banyaknya dukungan yang ditujukan kepada timnas U-22 Indonesia saat ini, Indra Sjafri tak ingin membuat kecewa banyak pihak. Ia siap membawa pulang medali emas yang sudah lama tak dibawa ke Indonesia.
Tercatat, terakhir kali Indonesia meraih medali emas di SEA Games adalah pada tahun 1991. Itu artinya sudah 32 tahun timnas Indonesia tak membawa medali emas dari SEA Games.
“PSSI, pemerintah, itu support kami termasuk teman-teman media harus dukung. Ini sudah 32 tahun tidak dapat emas, kita harus optimis jangan pesimis,” pungkasnya.


