Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Timnas U-17 Indonesia Ditahan Imbang Panama, Bima Sakti: Kalau Tidak Bisa Menang, Minimal Seri
    Sepakbola Nasional

    Timnas U-17 Indonesia Ditahan Imbang Panama, Bima Sakti: Kalau Tidak Bisa Menang, Minimal Seri

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaNovember 13, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pemain timnas U-17 Indonesia, Arhan Kaka saat berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Panam U-17 di Piala Dunia U-17 2023, Senin (13/11). (Foto: PSSI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Timnas U-17 Indonesia kembali bermain imbang di Grup A Piala Dunia U-17 2023. Lawan yang dihadapi kali ini adalah Panama U-17.

    Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (13/11) itu berakhir dengan skor 1-1. Sebelumnya timnas U-17 Indonesia bermain imbang di laga pertama menghadapi Ekuador U-17.

    Pada babak pertama, timnas U-17 Indonesia banyak memanfaatkan serangan balik. Tim asuhan Bima Sakti itu banyak membiarkan tim lawan menyerang.

    Terus menyerang pertahanan timnas U-17 Indonesia, gol yang ditunggu oleh Panama U-17 akhirnya tercipta. Oldemar Castillo menyarangkan gol usai melewati beberapa bek timnas U-17 Indonesia. Skor 1-0 untuk Panama U-17 bertahan sampai jeda.

    Memasuki babak kedua, timnas U-17 Indonesia berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Pelatih timnas U-17 Indonesia, Bima Sakti memasukkan beberapa pemain, termasuk Amar Brkic.

    Benar saja, permainan timnas U-17 Indonesia semakin membaik. Akhirnya, pada menit ke-54 tim Garuda Muda berhasil menyamakan kedudukan. Arkhan Kaka kembali mencetak gol yanng kedua di laga keduanya.

    Welber Jardim yang memberikan umpan matang ke dalam kotak penalti, berhasil dimanfaatkan oleh Arkhan Kaka dengan kepalanya. Bola pun masuk ke dalam gawang Panam U-17. Skor pun berubah menjadi 1-1.

    Timnas U-17 Indonesia hampir saja membalikkan keadaan di penghujung laga. Sayangnya tendangan yang dilesakkan oleh Hanif terlalu mudah ditangkap oleh penjaga gawang Panama U-17. Sampai laga usai tidak ada gol lagi, pertandingan pun berakhir 1-1.

    Selepas pertandingan Bima Sakti mengatakan jika hasil yang ada sudah sesuai yang diinginkan. Ia ingin pada laga melawan Panama U-17, timnas U-17 Indonesia bisa terhindar dari kekalahan.

    “Saya sampaikan ke pemain bahwa di awal kami mau menang. Tapi, kalau tidak bisa menang, minimal seri. Jangan sampai kalah. Babak pertama mereka mendapat tekanan yang luar biasa dari pemain Panama sampai mereka bikin gol,” ungkap Bima Sakti.

    Pelatih berusia 47 tahun itu berusaha membangkitkan mental para pemainnya saat turun minum. Hal itulah yang menjadi salah satu kunci penting timnya akhirnya mampu mencetak gol penyama kedudukan.

    “Di babak kedua, saya bangkitkan pemain di ruang ganti. Mereka sempat down, murung, saya bilang tidak boleh menyerah atau putus asa. Tim Indonesia bagus. Sekelas Piala Dunia senior, Argentina juga bisa kalah lawan Arab Saudi,” ungkap Bima Sakti.

    “Saya bilang bisa. Tidak ada yang salah di sini. Lupakan babak pertama, sekarang fokus babak kedua. Alhamdulillah pemain bisa lepas menciptaan beberapa peluang di babak kedua dan akhirnya mencetak gol,” imbuhnya.

    Secara terpisah, pelatih Panama U-17 Mike Stump, merasa antusias meski gagal menang. Sebab, ini merupakan poin pertama mereka di Piala Dunia U-17 setelah sebelumnya dipaksa takluk 0-2 kala melawan Maroko.

    “Ini pertandingan yang sulit. Rasanya seperti neraka (panas) saat berlari. Pemain ingin menang karena pertandingan ini penting buat kami. Kami akan menghadapi Ekuador dengan lebih percaya diri. Tapi, kami harus mengaku tim Indonesia bermain bagus,” ujarnya.

    Panama sendiri tercatat baru mengoleksi satu poin dan tetap berpeluang untuk lolos ke fase gugur. Di laga terakhir Grup A, mereka akan menghadapi sang pemuncak klasemen Ekuador di Stadion Manahan, Surakarta (16/11) pukul 19.00 WIB.

    Untuk timnas U-17 Indonesia dijadwalkan menghadapi Maroko di Stadion GBT pada hari dan jam yang sama. Kedua tim ini juga masih berebut tiket lolos ke babak 16 besar.

    Susunan Pemain

    Timnas U-17 Indonesia: Ikram Algiffari; Habil Akbar, Iqbal Gwijangge, Sulthan Zaky, Welber Jardim; Kafiatur Rizky, Figo Dennis, Ji Da Bin; Jehan Pahlevi, Arkhan Kaka, Riski Afrisal.

    Timnas Panama U-17: Manuel Romero; Martin Krug, Juan Hall, Erick Diaz, Juan Jimenez, Jael Pierre; Anel Ryce, Eric Moreno, Oldemar Castillo, Hector Rios; Frederick Krug.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Bima Sakti Mike Stump Panama U-17 piala dunia U-17 2023 Timnas U-17 Indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.