Joao Felix menjadi pusat atensi kemenangan Barcelona atas Atletico Madrid pada Minggu (3/11). Sang penyerang membayar kepercayaan Barca, sambil membalas perlakuan Atleti terhadapnya.
Kedatangan Felix ke Barcelona pada musim panas berstatus pemain pinjaman. Atletico merupakan pemilik pemain berusia 24 tahun itu.
Pemain bernama lengkap Joao Felix Sequeira itu terlempar dari tim pertama Atleti sejak awal 2022-23. Relasinya dengan Diego Simeone disebut memburuk, terutama setelah ia ditempatkan sebagai penyerang pilihan kelima. Musim lalu, Atleti meminjamkan Felix ke Chelsea selama setengah musim kedua.
Pada musim panas, ia bersitegang dengan direktur olah raga Atleti, Andrea Berta, sehingga mesti berlatih dengan tim cadangan. Pada Agustus, Felix mengutarakan keinginannya bergabung dengan Barcelona. Gayung bersambut. Klub Catalan itu meminjam selama semusim.
Imbasnya manis buat Barca. Felix tampil sebagai pahlawan kemenangan Barcelona di laga krusial di ini. Golnya itu menjadi gol semata wayang dalam laga yang digelar di Estadio Olimpico Lluis Companys tersebut.
Pada menit ke-28, usai menerima operan Raphinha, Felix mampu mencungkil bola dari sudut sempi sehingga si kulit bundar bisa melewati hadangan kiper Jan Oblak.
Blaugrana semestinya bisa menang dengan skor yang lebih besar. Namun, ujung tombak Robert Lewandowski menyia-nyiakan sejumlah peluang bagus.
Menjelang laga, sejumlah komentar miring dari kubu Atleti mengarah kepada pemain yang mereka datangkan dengan harga tinggi tersebut. Antoine Griezmann bertutur bahwa Felix mungkin tidak cukup konsisten dan berlatih untuk mendapat tempat pertama di tim Diego Simeone. Komentar kiper Jan Oblak dan Saul Niguez senada dengan Griezmann.
“Saya tidak sepakat. Setiap orang punya pendapatnya sendiri. Saya takkan membalas dengan mengomentari opini mereka,” ucap Felix dalam wawancara sehari sebelum laga. Felix juga menyatakan dirinya tidak memiliki masalah dengan para pemain Atleti, bahkan tidak berseteru dengan Simeone.
“Setiap pekan mereka berbicara tentang saya. Saya selalu menjadi topik di media, tapi saya tetap tenang. Saya tak mendengarkan perkataan mereka. Saya hanya ingin bekerja keras dan meningkatkan kemampuan. Saya harus berterima kasih kepada Barca karena menyambut saya dengan cara yang terbaik,” ucap pemain Portugal itu kepada Marca seperti dikutip Football Espana.
Saat pertandingan, Felix menjadi sasaran pelanggaran beberapa mantan rekannya. Jose Gimenez bahkan didapati mengonfrontasi Felix dengan ajakan berkelahi, sebelum dilerai kapten Atleti, Koke. Gimenez terancam mendapat kartu kuning kedua setelah yang pertama ia dapatkan pada menit ke-31.

Felix tidak sungkan melakukan selebrasi golnya. Setelah itu, ia bahkan membuat gestur ciuman ke arah pendukung kubu tamu yang pernah memujanya. Eks pemain Benfica itu mengaku perayaan gol tersebut spontan saja dan merupakan bentuk ekspresi kelegaan setelah apa yang ia alami pada musim panas silam.
Tak kurang, tiga angka penting mengangkat Barcelona lagi ke peringkat ketiga. Atleti tergeser ke peringkat keempat dengan margin tiga angka. Namun, Barca masih tertinggal empat poin dari dua tim teratas, Real Madrid dan Girona.


