Pelatih timnas U-16 Indonesia, Nova Arianto terlihat tengah memantau pemain yang berlaga di Elite Pro Academy U-16. Seperti diketahui, saat ini ia sedang mencari pemain yang bisa menjadi bagian dari timnas U-16 Indonesia ke depannya.
Sebelumnya Nova Arianto telah menyelesaikan seleksi putaran awal. Dalam seleksi tersebut terdapat tiga gelombang yang setiap gelombangnya diikuti oleh 32-34 pemain.
Pemantauan yang dilakukan Nova Arianto sendiri untuk mencari pemain yang akan ia seleksi di tahap kedua. Sama seperti sebelumnya tahap kedua akan memiliki tiga gelombang.
Gelombang pertama rencananya akan dilakukan di akhir bulan Maret mendatang. Jadwal tersebut tepat setelah FIFA Matchday bulan Maret berakhir.
“Yang pasti kami melihat semua potensi yang ada, ini ada final EPA U-16, tapi hanya beberapa pemain yang tampil dari Persis, ada tiga pemain yang usianya sesuai kriteria, 2008-2009, jadi kami hanya bisa lihat tiga pemain dari Persis.
“Seleksi selanjutnya ada tahap dua yang akan digelar setelah FIFA Matchday lawan Vietnam, rencananya 28-31, semua pemain dari yang lolos delapan besar EPA akan kami panggil, dan digabung untuk bulan April,” Kata Nova Arianto ditemui di Garudayaksa Football Academy tempat dilaksanakannya final Elite Pro Academy U-16 dan U-18, Rabu (6/3).
Dari pemantauan yang dilakukannya, Nova Arianto sudah mengantongi beberapa nama untuk diikutsertakan dalam seleksi tahap kedua gelombang pertama. “Ada beberapa, itu pasti kami akan coba.
“Semua pemain yang tampil di EPA punya pengalaman yang banyak. Semua akan diberi kesempatan dan dilihat saat seleksi apakah bisa bersaing atau tidak,” sambungnya.
Pada seleksi gelombang pertama, Nova Arianto memastikan belum ada pemain diaspora yang akan diikutsertakan. Alasannya karena PSSI masih dalam tahap komunikasi dengan para keluarga pemain.
Jika komunikasi tersebut rampung dan sudah ada daftar nama pemain diaspora yang akan diseleksi, maka pemain tersebut akan ikut di gelombang atau tahap berikutnya. Yang pasti untuk gelombang pertama nanti belum ada pemain diaspora yang turut berpartisipasi.
“Akan sendiri dulu, karena diaspora kami sedang melakukan komunikasi dengan PSSI, bagaimana mekanismenya, kalau tahap kedua masih fokus yang lolos di delapan besar.
“Sudah ada (list pemain diaspora), cuma kita masih akan bicarakan itu dengan PSSI bagaimana mekanismenya itu yang akan kita bicarakan sama-sama. Mungkin bagaimana kapan mereka bisa datang itu kita lihat nanti,” ungkapnya.
View this post on Instagram


