Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Derbi Papadaan Berakhir Imbang, Borneo FC Jaga Tren Belum Terkalahkan Sampai Pekan Keenam Liga 1 2024/25
    Liga 1

    Derbi Papadaan Berakhir Imbang, Borneo FC Jaga Tren Belum Terkalahkan Sampai Pekan Keenam Liga 1 2024/25

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaSeptember 24, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tampil sebagai tuan rumah, Barito Putera hanya mampu meraih satu poin saat menjamu Borneo FC pada pekan keenam Liga 1 2024/25. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/9) malam, laga yang bertajuk Derbi Papadaan ini berakhir imbang 1-1.

    Meskipun hasilnya kurang memuaskan, pelatih Barito Putera Rahmad Darmawan tetap bersyukur pertandingan berjalan aman tanpa adanya cedera yang dialami kedua tim. Dia mengakui bahwa timnya sempat kesulitan di awal laga.

    Diakuinya para pemain Barito Putera kurang berani dalam membangun serangan dari lini belakang. Sebaliknya, justru para pemain lebih sering terburu-buru dalam mendistribusikan bola ke depan.

    Hal ini membuat tim kesulitan untuk menguasai permainan dan menciptakan peluang yang berarti. “Soal hasil ini, partai kandang kita hanya mendapatkan 1 poin. Walaupun tidak memuaskan, tapi tetap harus saya syukuri. Ini hasil yang tidak mudah hari ini,” ujar pelatih yang akrab disapa RD itu.

    Sebelumnya Rahmad Darmawan sudah menekankan pentingnya bermain dengan penguasaan bola dan melakukan passing dari kaki ke kaki. Tetapi pada awal laga pemain Barito terlihat terburu-buru sehingga sering kali bola langsung dikirim ke depan tanpa persiapan matang.

    “Saya harus mengingatkan pemain untuk tetap tenang dan bermain dari bawah ketika ada kesempatan untuk melakukan build-up dan passing. Saya coba ubah, dan sebenarnya kami mampu menguasai bola serta menciptakan beberapa peluang,” imbuhnya.

    Barito pun harus menerima kenyataan pahit karena kembali dihukum oleh keputusan penalti. Ini adalah penalti keenam yang mereka terima musim ini, sebuah catatan yang cukup mengkhawatirkan baginya.

    “Hari ini sekali lagi kami harus terhukum dengan penalti yang ke-6. Saya sudah berulang kali mengingatkan untuk menghindari hal-hal yang membuat pelanggaran di kotak penalti, bahkan saat lawan masuk ke sepertiga pertahanan,” kata Rahmad Darmawan.

    Di sisi lain, Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra mengungkapkan sedikit kekecewaannya setelah pertandingan. Alasannya karena tim mendominasi permainan dan memiliki beberapa peluang bagus, akan tetapi mereka hanya mampu mencetak satu gol lewat eksekusi penalti.

    “Barito bertahan dengan bagus. Kami menciptakan beberapa peluang dan mendapatkan penalti untuk unggul. Setelah itu, kami masih memiliki beberapa peluang bagus, yang normalnya bisa berbuah gol, tetapi sayangnya tidak terjadi,” ujar pelatih asal Belanda itu.

    “Jika kamu tidak bisa mencetak gol lebih banyak, selalu ada kemungkinan di sepak bola untuk kebobolan melalui satu serangan balasan, dan itulah yang terjadi hari ini. Jadi, saya sedikit kecewa dengan hasil ini,” imbuhnya.

    Meski kecewa, dia tetap mengapresiasi performa pemainnya yang telah berjuang keras sepanjang laga. Ia menilai bahwa tim pantas mendapatkan lebih dari sekadar satu poin, namun harus menerima hasil imbang ini sebagai bagian dari perjalanan panjang di kompetisi Liga 1 2024/25 ini.

    “Saya tidak kecewa dengan cara tim bermain. Mereka sudah mencoba bermain dengan baik di setiap pertandingan, baik kandang maupun tandang. Saya rasa kami pantas mencetak lebih banyak gol, tetapi kami harus menerima hasil satu poin ini,” kata Pieter Huistra.

    Sementara itu, Fajar Fathurrahman pemain Borneo FC, juga mengungkapkan pandangannya mengenai jalannya laga melawan tim berjuluk Laskar Antasari. Menurutnya, kedua tim memiliki beberapa peluang untuk memenangkan pertandingan, namun hasil akhir menjadi penentu.

    “Pertandingan malam ini sangat luar biasa. Dua tim memiliki beberapa peluang. Cuma akhirnya hasil akhir yang menentukan. Saya harap dengan kerja keras yang sudah kami tunjukkan, kami bisa tampil lebih baik di pertandingan berikutnya,” katanya.

    Dengan hasil ini, Borneo FC tetap menempati posisi kedua klasemen sementara Liga 1 2024/25 dengan perolehan 16 poin. Berbeda dengan Barito Putera yang menempati peringkat sembilan dengan delapan poin.

    Selanjutnya Barito Putera akan bertandang ke markas Bali United, Jumat (27/9/2024). Lalu untuk Borneo FC mereka akan menjalani laga home dengan menjamu Persita di Stadion Batakan Balikpapan, Senin (30/9) mendatang.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Barito Putera Borneo FC Derbi Papadaan Liga 1 2024/25 Pieter Huistra Rahmad Darmawan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.