Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป PSSI Respons Sanksi yang Diberikan oleh FIFA, Arya Sinulingga: Kita Patuh
    Sepakbola Nasional

    PSSI Respons Sanksi yang Diberikan oleh FIFA, Arya Sinulingga: Kita Patuh

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaNovember 11, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Para pemain, pelatih dan staff saat merayakan timnas Indonesia lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Foto: PSSI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    PSSI dipastikan sangat menghormati keputusan FIFA yang memberikan tiga hukuman dan satu peringatan kepada timnas Indonesia. PSSI juga tentunya akan membayar seluruh denda yang dijatuhkan oleh FIFA.

    Melalui anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga, pihaknya memastikan akan melakukan evaluasi untuk timnas Indonesia. Alasannya agar hal serupa tidak terjadi lagi.

    “Kita patuh saja ya terhadap denda yang diberikan oleh FIFA, apalagi memang kita perlu evaluasi dan perbaiki diri apa yang memang menjadi kesalahan-kesalahan kita seperti yang telat kick off dan sebagainya,” ucap Arya.

    “Kalau ada ofisial kita seperti pak Sumardji itu kita terima karena memang kondisi pada saat itu beliau kan berusaha untuk menjaga supaya jangan sampai pelatih yang terkena hukuman. Gitu makanya kita terima hukuman dari FIFA ini,” katanya menambahkan.

    Sebelumnya FIFA memberikan hukuman untuk timnas Indonesia terkait laga di Kualifikasi Piala Dunia 2024. Hukuman tersebut diputuskan oleh FIFA setelah mengadakan siding Komite Disiplin.

    Hasil dari sidang tersebut juga sudah diumumkan, dan memastikan Indonesia mendapatkan tiga sanksi dan satu peringatan. Hukuman tersebut diberikan tidak hanya untuk tim, tetapi juga beberapa individu.

    Yang pertama Indonesia diberi peringatan oleh FIFA karena menunda pertandingan melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 10 September 2024. Tidak ada sanksi yang diberikan akibat pelanggaran ini.

    FIFA kemudian memberikan denda sebesar 10.000 Swiss Franc atau sekitar Rp179,3 juta. Sanksi ini diberikan karena Indonesia membuat kick off laga Tiongkok vs Indonesia terlambat dari jadwal yang ditentukan.

    Selain itu, FIFA memberikan sanksi kepada Manajer timnas Indonesia Sumardji dan asisten pelatih Kim Jong-jin. Sanksi diberikan karena keduanya melakukan protes berlebihan setelah laga Bahrain kontra Indonesia.

    Sumardji dilarang mendampingi tim Indonesia selama satu pertandingan dan didenda sebesar 5.000 Swiss Franc atau Rp89,5 juta. Sementara itu, Kim Jong-jin dihukum untuk tidak mendampingi timnas Indonesia selama empat pertandingan dan juga didenda 5.000 Swiss Franc atau Rp89,5 juta.

    Keduanya dianggap melanggar kode etik karena melakukan protes yang keras terhadap wasit dalam pertandingan Bahrain vs Indonesia di Stadion Nasional Bahrain, 10 Oktober 2024.

    Pertandingan ini mencuat karena gol penyeimbang Bahrain tercipta pada menit ke-90 plus sembilan, padahal waktu tambahan seharusnya hanya enam menit.

    Kondisi ini menyulut kemarahan para pemain dan ofisial timnas Indonesia. Tim Garuda bahkan melakukan protes kepada ofisial pertandingan.

    Akibatnya, Sumardji dan Kim Jong-jin dijatuhi sanksi larangan mendampingi pemain dan denda oleh FIFA.

    Adapun hukuman untuk individu akan mulai berlaku saat timnas Indonesia akan melanjutkan laga putaran ketiga Piala Dunia 2026. Pada laga ini Indonesia akan berlaku sebagai tuan rumah dalam pertandingan melawan Jepang dan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

    Pertama, timnas Indonesia akan bermain melawan Jepang pada Jumat (15/11) pukul 19:00 WIB. Selanjutnya melawan Arab Saudi pada Selasa (19/11) di waktu dan tempat yang sama.

    Daftar Sanksi FIFA Untuk Timnas Indonesia

    10 September 2024

    Laga: Timnas Indonesia vs Australia
    Kesalahan: Kick-off tertunda
    Sanksi: Peringatan

    15 Oktober 2024

    Tiongkok vs Timnas Indonesia
    Kesalahan: Kick-off tertunda
    Sanksi: Denda CHF 10.000 (Rp179 juta)

    Staf/Individu

    Sumardji
    Laga: Bahrain vs Timnas Indonesia, 10 Oktober 2024
    Kesalahan: Misconduct (Artikel 14.1)
    Sanksi: Larangan mendampingi tim satu pertandingan dan denda CHF 5000 (Rp 90 juta)

    Kim Jong-jin
    Laga: Bahrain vs Timnas Indonesia, 10 Oktober 2024
    Kesalahan: Misconduct (Artikel 14.1)
    Sanksi: Larangan mendampingi tim empat pertandingan dan denda CHF 5000 (Rp 90 juta)

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Arya Sinulingga FIFA Kim Jong Jin PSSI Sumardji timnas indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.