Tanda-tanda kebangkitan Manchester City ternyata semu. Setelah mengakhiri tujuh laga beruntun tanpa kemenangan kala membantai Ipswich 3-0 tengah pekan silam, Kamis (5/12), City kembali melempem akhir pekan ini.
Skuat asuhan Pep Guardiola itu ditahan imbang 2-2 kala bertandang ke Crystal Palace di laga teranyar, Sabtu (7/12).
Raihan satu poun itu bahkan harus digapai dengan perjuangan ekstra. Buktinya, City sempat dua kali tertinggal. Yang pertama lewat gol pembuka bek Palace asal Kolombia, Daniel Munoz, saat laga baru berjalan empat menit.
City lalu membalas dengan gol penyeimbang kedudukan Erling Haaland (30โ). Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, The Citizens kembali tertinggal lewat gol cepat. Giliran bek Palace lainnya, Maxence Lacroix, yang membobol gawang Stefan Ortega di menit 56 atau sekitar 10 menit usai jeda. Lacroix menanduk umpan sepak pojok Will Hughes.
City kembali mengejar sekitar 12 menit kemudian lewat gol Rico Lewis (68โ). Namun, tak lama berselang, Lewis menerima kartu kuning lantaran memprotes keputusan wasit Robert Jones yang memberikan pelanggaran kepada Kevin De Bruyne dalam sebuah duel fifty-fifty.
Haaland dkk. sebenarnya sudah mulai di atas angin berkat gol penyeimbang kedudukan Lewis. Namun, petaka justru hadir kala skuat Manchester Biru sedang gencar-gencar mengurung pertahanan Palace.
Kejadianya di menit 83โ. Lewis menerima kartu kuning kedua karena menekel bek Palace yang tengah dipinjamkan Chelsea, Trevor Chalobah.
Tampil hanya dengan 10 pemain di waktu tersisa, raihan satu poin yang bisa dibawa pulang tetap layak disyukuri. Apalagi, penampilan skuat Manchester Biru secara keseluruhan juga tak terlalu meyakinkan, terutama jika berkaca pada data statistik.
Contohnya soal agresivitas permainan. Merujuk pada data statistik laga versi Flashscore, jumlah tembakan City (12 tembakan) nyatanya masih bisa diimbangi Palace dengan jumlah tembakan serupa. City bahkan cuma unggul satu tembakan on-target (4) dibanding tuan rumah (3).
Dominasi laga lewat keunggulan persentase penguasaan bola City (69% berbanding 31%) juga tak berarti apa-apa. Begitu pula keunggulan soal jumlah sentuhan di kotan penalti lawan (City 32 kali, Palace 15 kali).
Para penggemar City wajib menyadari bahwa Palace bukanlah lawan empuk untuk kesayangan mereka. Buktinya, ini merupakan kali keempat City gagal memetik poin penuh dari Palace di tujuh pertemuan terakhir.
Hasil imbang dari Palace juga membuat City sudah kehilangan 13 poin di laga tandang musim ini. Sebagai perbandingan, jumlah itu sudah setara dengan jumlah poin tandang City yang hilang di sepanjang musim lalu.
===


