Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Kata Nova Arianto Usai Timnas U-17 Indonesia Kalah dari Korea Utara
    Sepakbola Nasional

    Kata Nova Arianto Usai Timnas U-17 Indonesia Kalah dari Korea Utara

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 15, 2025No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, akan mempersiapkan road map sebagai bagian dari persiapan tim menuju Piala Dunia U-17 2025.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, akan mempersiapkan road map sebagai bagian dari persiapan tim menuju Piala Dunia U-17 2025. Nantinya turnamen tersebut akan digelar di Qatar pada November mendatang.

    Timnas U-17 Indonesia terhenti di perempat final Piala Asia U-17 setelah menelan kekalahan 0-6 dari Korea Utara, Senin (14/4). Namun, keberhasilan lolos dari fase grup mengantarkan Garuda Muda ke Piala Dunia U-17.

    “Sebelumnya, saya ucapkan selamat kepada Korea Utara yang telah bermain luar biasa pada malam ini,” ujarnya.

    “Terlepas hasil malam ini saya ucapkan terima kasih kepada para pemain yang sudah tampil luar biasa walau secara hasil pastinya tidak sesuai dengan harapan kami. Saya yakin para pemain sudah banyak belajar dari situasi ini sehingga kami akan lebih siap lagi di Piala Dunia nanti.”

    Nova akan mengevaluasi performa tim untuk tampil lebih baik di turnamen terbesar tersebut. “Kami melakukan evaluasi, evaluasinya akan kami laporkan kepada PSSI. Setelah itu kami akan mencoba membuat road map rencana menuju Piala Dunia (U-17). Ya kita akan lihat road map-nya seperti apa dan kami sampaikan kepada PSSI,” jelasnya.

    “Semoga apa yang kami persiapkan ke depannya bisa membuat kami lebih maksimal dan pemain bisa lebih ber-progress dan lebih siap untuk Piala Dunia nanti,” lanjutnya.

    BACA JUGA: Fadly Alberto Hengga Ungkap Rahasia Gacor di Piala Asia U-17 2025

    SATU-SATUNYA

    Kekalahan 0-6 dari Korut menjadi satu-satunya kekalahan Timnas Indonesia U-17 sepanjang Piala Asia U-17 2025. Pada fase grup, Muhammad Zahaby Gholy dan kawan-kawan meraih tiga kemenangan: 1-0 atas Korea Selatan, 4-1 atas Yaman, dan 2-0 atas Afghanistan.

    Meski kalah telak, Nova menilai anak asuhnya menunjukkan kemajuan mental selama turnamen.

    “Secara garis besarnya saya bisa melihat mental pemain sangat luar biasa ya. Walaupun secara permainan atau pengambilan keputusan di lapangan kami masih banyak yang harus diperbaiki, dan itu menjadi pekerjaan rumah kami untuk lima bulan ke depan,” ujar mantan asisten pelatih Shin Tae-yong itu.

    “Bagaimana kami lebih mempersiapkan pemain bukan hanya secara mental, tetapi secara skill individu mereka itu juga harus kami tingkatkan. Dan harapannya pemain bisa lebih siap dan pemain harus bisa lebih bekerja keras,” tutur Pelatih Nova.

    Timnas U-17 akan tampil untuk pertama kalinya sebagai tim yang lolos dari kualifikasi Piala Dunia U-17 2025. Mereka meraih hak itu setelah menjadi juara Grup C. Pada 2023, Indonesia juga tampil di Piala Dunia U-17, tetapi saat itu statusnya sebagai tuan rumah.

    JALANNYA PERTANDINGAN

    Korea Utara langsung tancap gas sejak awal laga. Baru memasuki menit ke-7, Choe Song Hun berhasil mencetak gol pembuka lewat sundulan memanfaatkan skema sepak pojok.

    Dua menit berselang, Indonesia mencoba membalas melalui tendangan bebas gelandang Evandra Florasta, namun bola masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Korea Utara.

    Petaka datang di menit ke-19 saat Kim Yu Jin, pemain nomor 10 Korea Utara, menyambar bola liar di dalam kotak penalti dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Garuda Muda mencoba keluar dari tekanan lewat aksi individu Zahaby Gholy dan Fadly Alberto Hengga, namun lini belakang Korea Utara tampil disiplin. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

    Memasuki babak kedua, pelatih Nova Arianto melakukan perubahan dengan memasukkan Aldyansyah Taher menggantikan Nazriel Alfaro. Namun, Korea Utara kembali mencetak gol cepat di menit ke-48 lewat kaki kanan Ri Kyong Bong. Skor berubah menjadi 3-0.

    Situasi semakin sulit setelah wasit menunjuk titik putih usai I Putu Panji dianggap handball di dalam kotak penalti. Kim Tae Guk sukses mengeksekusi penalti di menit ke-54, membuat skor menjadi 4-0.

    Lima menit kemudian, Korea Utara menambah penderitaan Indonesia. Kali ini R Kang Rim mencetak gol kelima lewat serangan balik dan penyelesaian dari bola lambung di menit ke-60.

    Indonesia memasukkan Rafi Rasyiq dan Ilham Romadhona untuk menyegarkan lini serang, menggantikan Daniel Alfrido dan Zahaby Gholy. Namun Korea Utara belum berhenti. Pada menit ke-77, Park Ju Won menyambut umpan sepak pojok untuk mencetak gol keenam sekaligus menutup pesta gol timnya.

    Hingga peluit panjang dibunyikan, Indonesia gagal mencetak gol balasan. Skor 0-6 bertahan dan memastikan Korea Utara lolos ke semifinal, sementara Garuda Muda harus angkat koper dari turnamen.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Korea Utara Nova Arianto Timnas U-17 Indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.