Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Luka Modric: Bocah Pengungsian Perang yang Cuma Butuh 36 Jam untuk Cicipi Trofi Perdananya di Real Madrid
    Liga Spanyol

    Luka Modric: Bocah Pengungsian Perang yang Cuma Butuh 36 Jam untuk Cicipi Trofi Perdananya di Real Madrid

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 23, 2025Updated:May 23, 2025No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Setelah 13 tahun, Luka Modric, bakal mengakhiri kariernya di Real Madrid akhir pekan ini. Modric kabarnya akan melanjutkan karier ke Amerika Serikat atau Arab Saudi.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kabar perpisahan itu akhirnya datang juga. Setelah melewati 13 tahun dan mencicipi 28 gelar, Luka Modric dipastikan hengkang dari Real Madrid di pengujung musim ini.

    Berhubung Los Blancos berstatus tuan rumah untuk menjamu Valencia di pekan penutup La Liga 2024/25, Sabtu (24/5), pihak manajemen sudah menyiapkan seremoni perpisahan. Selain Modric, publik Santiago Bernabue juga akan melepas Carlo Ancelotti.

    Berikut risalah perjalanan takdir Modric dari yang awalnya seorang bocah pengungsi, menjadi salah satu pemain legendaris di klub terbesar dunia.

    • Bocah pengungsi perang

    Waktu kecil, mimpi Modric cuma satu, selamat dari perang!  Ia baru berusia sekitar enam tahun ketika perang kemerdekaan Kroasia mulai berlangsung tahun 1991. Kakeknya tewas di tangan pemberontak Serbia. Keluarga Modrid terpaksa melarikan diri. Rumah mereka dibakar.

    Selama lebih dari tujuh tahun, mereka hidup berpindah-pindah di tempat pengungsian. Salah satunya di Hotel Kolovare. Jangan liat kondisi hotel itu sekarang. Rate-nya semalam saja mencapai hampir Rp 3 juta per malam menurut Agoda.

    Namun dulunya, di sanalah Modric kecil bermain bola demi mengalihkan kecemasannya dari perang. Di lapangan parkir hotel lebih tepatnya. Ia sangat mengidolai salah satu gelandang legendaris AC Milan yang juga berasal dari Kroasia, Zvonimir Boban.

    • Dua gelar tiap musim di Dinamo

    Singkat cerita, Modric bergabung ke NK Zadar kala beranjak remaja dan bakatnya makin bersinar di Dinamo Zagreb. Itulah takdir. Padahal, Modric awalnya ingin bergabung ke tim yang lebih besar, Hadjuk Split, namun ditolak karena posturnya dianggap terlalu kecil dan kurus.

    Bersama Dinamo Zagreb, karier Modric melonjak. Tiga musim ia berada di sana dan tak satu musim pun terlewatkan tanpa raihan gelar. Bahkan, dua gelar tiap musimnya.

    Pada musim 2005/06, Dinamo meraih gelar juara Liga Kroasia (Prva HNL) dan Piala Super Krosia. Lalu pada musim 2006/07 dan 2007/08, Modric berjasa menyandingkan gelar juara Liga Kroasia dan Piala Kroasia.

    • Dijemput langsung pemilik klub

    Potensi Modrid mulai tercium para pencari bakat di Inggris. Tak mau ketinggalan momentum, pemilik Spurs, Daniel Levy, bahkan terbang langsung ke Zagreb untuk menemui Modric. Newcastle dan Manchester City disebut-sebut sebagai tim yang kalah gercep dari Spurs untuk merekrut Modric.

    Kala itu, Levy bahkan sampai rela mengeluarkan dana sekitar 16,5 juta poundsterling untuk memboyong Modric ke White Hart Lane. Besaran itu sudah setara dengan transfer termahal Spurs kala mendatangkan Darren Bent dari Charlton Athletic pada tahun 2007.

    • Cuma butuh 36 jam di Madrid

    Selama tiga musim membela Spurs, Modric memang tak mampu menghadirkan gelar. Namun, kualitas permainannya makin berkembang.

    Madrid lalu datang dengan tawaran yang sulit ditolak Spurs, yakni proposal seharga 30 juta pound. Angka itu berarti hampir dua kali lipat dari biaya memboyong Modric (16,5 juta). Itu berarti, Levy hampir untung 100%

    Pada 27 Agustus 2012, kesepakatan terjalin dan Madrid secara resmi mengumumkan proses transfer Modric. Dua hari kemudian (29 Agustus), Modric langsung melakoni debutnya di leg kedua menjamu Barcelona di ajang Supercopa de Espana 2012. Ia masuk sebagai pemain pengganti dan El Real menang 2-1 (Agregat 4-4, Madrid menang gol tandang).

    Menurut media-media Spanyol, tak sampai 36 jam dari proses Modric menandatangani kontrak barunya di Madrid hingga akhirnya turut mencicipi gelar perdananya tersebut.

    Sisanya menjadi sejarah karena trofi tersebut menjadi salah satu dari total 28 gelar juara yang disumbangkan Modric selama 10 tahun berkarier di Madrid. Wajar jika publik Santiago Bernabue bakal dengan berat hati melepaskan salah satu gelandang terbaik mereka akhir pekan ini.

    • Antara MLS atau Saudi Pro League

    Menurut media-media Spanyol, ada dua liga yang menjadi tujuan Modric berikutnya, antara Major League Soccer di Amerika Serikat atau Saudi Pro League. Modric memastikan bahwa dirinya masih ingin bermain kompetitif di satu musim lagi agar siap membela Kroasia di Piala Dunia 2026. Ia bertekad pensiun setelah membela negaranya tersebut.

    ===

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    luka modric perjalanan karier pindah klub real madrid timnas kroasia Tottenham Hotspur zvonimir boban
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.