Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Komentar Beberapa Pihak Usai Mimpi Timnas U-20 Indonesia Tampil di Piala Dunia U-20 Sirna
    Sepakbola Nasional

    Komentar Beberapa Pihak Usai Mimpi Timnas U-20 Indonesia Tampil di Piala Dunia U-20 Sirna

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMarch 30, 2023No Comments10 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Masih hangat soal keputusan FIFA yang menghapus Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Dalam pernyataannya, FIFA akan mengganti tuan rumah Piala Dunia U-20 ke negara lain.

    Akibatnya, mimpi timnas U-20 Indonesia tampil di Piala Dunia U-20 harus sirna. Pasalnya satu-satunya cara agar Indonesia bisa tampil di Piala Dunia U-20 2023 adalah menjadi tuan rumah atau tuan rumah yang dipilih nantinya merupakan negara yang sudah lolos, dengan begitu maka keikutsertaan Indonesia masih bisa terhitung.

    Selain itu, sepak bola Indonesia saat ini tengah dibayangi oleh hukuman yang akan diberikan FIFA buntut dari ketidakmampuan Indonesia menjadi tuan rumah.

    “Menyusul pertemuan antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden PSSI Erick Thohir, FIFA telah memutuskan, mengingat situasi saat ini, untuk membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023.

    “Tuan rumah baru akan diumumkan sesegera mungkin, dengan tanggal turnamen tidak berubah. Potensi sanksi untuk PSSI kemungkinan juga akan diputuskan di kemudian hari,” bunyi pernyataan FIFA, Rabu (29/3/2023).

    Penghapusan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 sendiri ditengarai karena banyaknya penolakan beberapa pihak yang tidak ingin timnas Israel U-20 menginjakkan kakinya di Indonesia.

    Sebelumnya penolakan telah dilayangkan oleh beberapa partai politik, kepala daerah, serta organisasi masyarakat keagamaan yang ada di Indonesia. Mereka sepakat menolak kedatangan timnas Israel U-20 di Indonesia karena dianggap sebagai penjajah yang tidak sesuai dengan pembukaan UUD 1945.

    Selain itu, penolakan timnas Israel U-20 di Indonesia juga sebagai bentuk dukungan mereka kepada Palestina.

    Dengan dihapusnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, sontak menimbulkan berbagai reaksi dari pelaku sepak bola dan pihak yang menolak timnas Israel U-20 di tanah air.

    Berikut komentar yang selepas Indonesia dihapus sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20:

    PEMAIN TIMNAS U-20 INDONESIA 

    Dalam hal ini, tentunya pemain menjadi salah satu korban yang cukup terpukul karena dihapusnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Persiapan yang sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu tampaknya menjadi sia-sia.

    Bahkan para pemain tak segan untuk mengekspresikan kekecewaannya di sosial media mereka, salah satunya dari penyerang timnas U-20 Indonesia, Hokky Caraka.

    Hokky Caraka menyebutkan bahwa beberapa pihak yang membuat kegaduhan belakangan ini harus bertanggung jawab. Tentu saja konteks yang dimaksud adalah para penolak timnas Israel U-20.

    “Kami kecewa tentang gagalnya Piala Dunia U-20. Jangan kalian bilang ‘halah Pildun doang hasil give away’,” tulis Hokky.

    “Walau pun hasil give away atau apa pun yang kalian sebut, kami juga latihan mati-matian, sehari 3-4 kali latihan. Gimana capeknya, gimana beratnya kalian belum pernah merasakan. Sekarang sudah seperti ini…

    “Siapa yang mau disalahkan? Bangun!!! Kalian hanya mimpi,” tutupnya dalam status tersebut.

    Hokky Caraka juga menyampaikan kekecewaannya kepada Gubernur Jawa Timur, Ganjar Pranowo. Sebagaimana diketahui, Ganjar Pranowo merupakan salah satu pihak yang vokal dalam penolakan timnas Israel U-20 di Indonesia.

    “MAKASIH BANYAK PAK. OIYA PAK, KAMI TAHU PAK NASIB BAPAK SUDAH TERJAMIN. MASA DEPAN BAPAK JUGA SUDAH BAGUS, SEDANGKAN KAMI PAK!? KAMI BARU MAU MERINTIS KARIER MENJADI LEBIH BAIK, TAPI BATU LOMPATAN KAMI SUDAH DIHANCURKAN SAMA BAPAK. #mkshganjar_pranowo,” tulis Hokky dalam kolom komentar di salah satu unggahan video Ganjar Pranowo di Instagram.

    Tidak hanya Hokky Caraka, gelandang timnas U-20 Indonesia, Arkhan Fikri juga turut bersuara di kolom komentar instagram Ganjar Pranowo. Menurutnya Ganjar Pranowo sudah mengubur mimpi ia dan orang tuanya

    “Terima kasih Pak, orang tua saya tidak bisa cerita ke teman-teman nya kalau punya anak yang sangat membanggakan karena bisa main di Piala Dunia,” tulisnya dengan emoji patah hati.

    PENGURUS PSSI

    Sebelum FIFA mengeluarkan keputusannya, PSSI yang diwakili Ketua Umumnya, Eric Thohir sempat bertemu dengan Presiden FIFA GianGianni Infantino di Doha, Qatar, Rabu (29/3). Dalam pertemuan tersebut Erick Thohir berusaha membujuk FIFA agar tetap menyelenggarakan Piala Dunia U-20 di Indonesia.

    Usahanya pun tak diindahkan oleh FIFA sampai akhirnya ia harus pulang dengan keadaan sedih karena FIFA tetap ingin memindahkan tuan rumah Piala Dunia U-20 dari Indonesia.

    “Saya sudah berjuang maksimal. Setelah menyampaikan surat dari Presiden Jokowi, dan berbicara panjang dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, kita harus menerima keputusan FIFA yang membatalkan penyelenggaraan event yang kita sama-sama nantikan itu,” ujar Erick Thohir.

    “Indonesia adalah salah satu anggota FIFA, sehingga untuk urusan sepakbola internasional, kita harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan,” lanjutnya.

    “Tapi karena kita anggotanya dan FIFA menilai situasi saat ini tidak bisa dilanjutkan penyelenggaraannya, maka kita harus tunduk,” ungkapnya.

    Erick Thohir meminta kepada semua pecinta sepak bola Indonesia untuk menerima keputusan FIFA dengan berlapang dada. Ke depannya ia akan meneruskan komitmennya untuk memajukan sepak bola Indonesia.

    “Kita harus tegar. Saya minta semua pecinta sepakbola tetap berkepala tegak atas keputusan berat FIFA ini.

    “Sebab saya berpendirian, karena itu, ini saatnya kita harus membuktikan kepada FIFA untuk bekerja lebih keras dalam melakukan transformasi sepak bola, menuju sepak bola bersih dan berprestasi,” tukasnya.

    Selain Erick Thohir, Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali turut berkomentar perihal penghapusan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Menurutnya jika Indonesia terkena hukuman berat dari FIFA, tentunya akan menjadi efek domino untuk persepakbolaan di Indonesia.

    Semua aspek akan kena dampak tidak hanya timnas Indonesia tetapi juga kompetisi sepak bola di Indonesia.

    “Kalau kita dibanned, berarti kita tidak bisa ikuti semua pertandingan yang dilaksanakan FIFA,” kata Zainudin Amali.

    “Tentu akan berpengaruh di kompetisi dalam negeri. Kan biasanya berujung ke kompetisi internasional untuk timnas Indonesia.

    ” Bertanding di luar negeri. Kalau itu sudah tidak, kan terhenti juga untuk tim nasional kita. Itu akan berpengaruh ke kompetisi,” sambungnya.

    PELATIH DAN MANTAN PELATIH TIMNAS

    Pelatih timnas U-20 Indonesia, Shin Tae-yong tampaknya cukup terpukul atas putusan yang dikeluarkan oleh FIFA. Bahkan dirinya sampai enggan bertemu dengan para pemainnya karena tidak ingin membuat pemainnya semakin sedih dengan keadaannya saat ini.

    Diketahui bahwa Shin Tae-yong juga merasakan sakit hati yang mendalam karena mimpi para pemain untuk bisa bertanding di Piala Dunia U-20 harus hancur sampai berkeping-keping.

    “Pertama saya sakit hati, saya sendiri lelah, saya bisa rasakan pemain betapa lelahnya, persiapan sudah 3 tahun. Pernah Piala Dunia di Korea 2017, dengan adanya’ Piala dunia akan ada perkembang luar biasa.”

    “Tapi tidak bisa digelar, sebenarnya tidak ada lagi yang bisa dikatakan. Saya hanya di kamar, karena para pemain pada sakit hati, saya tidak mau memperlihatkan ke pemain,” ungkap Shin Tae-yong.

    Begitu juga yang dirasakan oleh asisten pelatih timnas U-20 Indonesia, Nova Arianto. Bahkan Nova Arianto sampai meneteskan air mata di hadapan para pemain saat ia berbicara terkait dihapusnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

    Nova Arianto pun membagikan perasaannya di akun Instagram miliknya. Di sana ia menuliskan bahwa usahanya selama ini menjadi sia-sia.

    “Karena apa yang kami buat selama ini dari 2020 angkatan David cs sampai sekarang 2023 angkatan Marselino cs menjadi sia-sia,” kata Nova.

    “Kami jauh dari istri dan keluarga untuk menyiapkan ini semua. Tapi, apa yang kami dapat hanya suatu kekecewaan dan itu didapat dua bulan sebelum Piala Dunia U-20 dimulai,” lanjutnya.

    “Saya bicara hanya di konteks olahraga saja. Sekarang kita lihat Israel dan Palestina masih bisa bermain di Piala Dunia U-20, tapi kita harus menggugurkan mimpi anak kita yang gagal tampil di event itu,” sambung Nova disertai tiga emotikon menangis.

    Tidak sampai situ, mantan pelatih timnas Indonesia yang saat ini menjadi pelatih Persib Bandung, Luis Milla turut berkomentar. Ia memberikan dukungan penuh kepada para pemain dan Shin Tae-yong yang sudah berjuang selama ini.

    Ia minta agar semua pihak yang terkait untuk tetap bergerak dalam memajukan sepak bola Indonesia. Apalagi ia menganggap bahwa Indonesia merupakan negara keduanya.

    “Buat saya, ini hal yang sungguh disayangkan karena Indonesia sudah menjadi negara kedua bagi saya. Ini hal yang disayangkan tidak hanya untuk para pemain muda tapi juga bagi federasi, dan para pelatih.

    “Saya pikir Shin Tae-yong sudah bekerja dengan sangat baik. Bagi pemain, tentu ini akan menjadi masalah tapi inilah hidup. Hal-hal seperti ini akan sulit untuk dikendalikan karena bisa dipertanyakan secara politis. Hidup harus berlanjut,” jelasnya.

    PENGAMAT SEPAK BOLA

    Pengamat sepak bola, Akmal Marhali menjadi salah satu pihak yang sejak jauh hari mengingatkan bahwa apa yang terjadi di Indonesia (penolakan Israel) akan menjadi perhatian FIFA. Ia juga yang pertama kali bersuara jika FIFA menunda drawing Piala Dunia U-20 di Bali (31/3).

    Benar saja, selepas drawing Piala Dunia U-20 ditunda dan dihapusnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, Akmal Marhali kembali bersuara. Ia menyatakan sikapnya dalam Instagram pribadi miliknya.

    “Innalillahi wainaillahirajiun, kabar duka datang dari Doha Qatar. Hasil pertemuan Presiden FIFA Gianni Infantino dengan Ketum PSSI Erick Thohir harus berujung duka untuk sepak bola Indonesia.

    “Kita gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Itu hanya karena egosentris dan hanya karena kepentingan politik,” kata Akmal Marhali.

    PARA PENOLAK KEIKUTSERTAAN ISRAEL U-20

    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjadi salah satu pihak yang vokal dalam penolakan timna Israel U-20 di Indonesia. Ia secara tegas menolak adanya Israel di Indonesia sebagaimana amanat Presiden Indonesia pertama, Soekarno.

    Ganjar Pranowo menyatakan bahwa dihapusnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 bukanlah akhir dari sepak bola Indonesia. Dirinya meminta kepada seluruh insan sepak bola Indonesia untuk kembali ke jalurnya demi kemajuan sepak bola Indonesia.

    “Ya kecewa lah, kita sudah siapkan sejak awal kok, kan tinggal beberapa catatan saja yang bisa kita lakukan,” katanya di Semarang, Kamis (30/3/2023), seperti dikutip dari Antara.

    “Ini bukan kiamat, harus terus berlatih dan membangun persepakbolaan Indonesia dengan serius dan utuh karena masih banyak ajang yang bisa disiapkan dengan baik,” ujar kepala daerah dari PDI Perjuangan itu.

    Selain Ganjar Pranowo, ada Gubernur Bali, I Wayan Koster yang turut bersuara soal penolakan Israel U-20 di Indonesia. Menurutnya penolakan yang disuarakannya sebagai tanggung jawab dari jabatannya.

    “Mengenai sikap penolakan saya atas kehadiran tim Israel dalam kejuaraan dunia FIFA U-20 di Bali, merupakan wujud tanggung jawab saya sebagai Gubernur Bali,” kata Koster.

    “Yang saya pertanggungjawabkan secara niskala-sakala (sesuatu yang bersifat tidak nyata dan nyata), karena didasarkan pada hal yang prinsip terkait kemanusiaan, sejarah dan tanggung jawab pergaulan antarbangsa, dan aspirasi masyarakat ke FIFA,” ucap Koster menambahkan.

    Sebagai kepala daerah, I Wayan Koster mengajak masyarakatnya untuk mendoakan FIFA agar bisa bersikap adil tanpa adanya terkecuali.

    “Saya mengajak masyarakat Bali untuk mendoakan bersama agar FIFA tergerak hatinya untuk tetap berlaku adil dengan mencoret tim Israel dalam kejuaraan dunia FIFA U-20, sama dengan sikapnya ketika mencoret tim Rusia dalam kejuaraan dunia FIFA tahun 2022 di Qatar,” ujar Koster.

    Melihatnya sikapnya tersebut, tentu patut ditunggu apa yang akan dilakukan I Wayan Koster terhadap gelaran ANOC World Beach Games 2023 yang akan diadakan di Bali pada Agustus 2023 mendatang.

    Pasalnya dalam gelaran itu Israel menjadi salah satu peserta layaknya di Piala Dunia U-20. Sebelumnya seperti diketahui bahwa I Wayan Koster telah menyatakan jika pihaknya menolak adanya Israel di Bali.

    PRESIDEN INDONESIA

    Presiden Indonesia, Joko Widodo sebelumnya telah menyatakan jika Indonesia akan menjamin keamanan Israel selama gelaran Piala Dunia U-20. Adanya penolakan di beberapa daerah menurutnya bukan sikap dari pemerintah pusat.

    Setelah ditundanya drawing Piala Dunia U-20 di Indonesia, Joko Widodo langsung bergerak cepat dengan mengutus Erick Thohir untuk berbicara langsung dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino terkait penundaan tersebut.

    Ia memberikan pesan kepada FIFA bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah yang baik di Piala Dunia U-20. Namun usaha Erick Thohir tak merubah pendirian FIFA yang akhirnya menghapus Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

    “Tadi malam saya telah mendapatkan laporan dari ketua umum PSSI bahwa FIFA telah memutuskan membatalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia, tentunya kita harus menghormati keputusan tersebut. Saya tahu keputusan ini membuat banyak masyarakat kecewa,” kata Jokowi dalam pernyataan pers, Kamis

    “Saya pun sama juga merasakan hal itu, kecewa dan sedih tapi jangan menghabiskan energi untuk saling menyalahkan satu sama lain,” ujar Jokowi.

    Bali Erick Thohir FIFA Indonesia Israel Piala Dunia U-20
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.