Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Komentar Arkhan Kaka dan Ji Da-bin Usai Dilatih Legenda Pesepak Bola Dunia
    Sepakbola Nasional

    Komentar Arkhan Kaka dan Ji Da-bin Usai Dilatih Legenda Pesepak Bola Dunia

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 2, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pemain timnas U-16 Indonesia, Ji Da-bin (kanan) bersama legenda Brasil dan Real Madrid, Roberto Carlos (kiri).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Para calon pemain timnas U-16 Indonesia berkesempatan dilatih oleh empat pesepak bola dunia. Keempat pesepak bola tersebut adalah Eric Abidal (Perancis), Giorgos Karagounis (Yunani), Juan Sebastian Veron (Argentina), dan Roberto Carlos (Brasil).

    Sebetulnya masih ada satu pemain lagi, Marco Materazzi (Italia), hanya ia tak ikut fourfeo mini tournament U-16 karena pulang terlebih dahulu ke negaranya.

    Akhirnya tersisa empat legenda saja yang ikut memeriahkan fourfeo mini tournament U-16 yang diselenggarakan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/6).

    Keempat legenda tersebut tidak bekerja sendiri dalam menukangi tim. Mereka turut dibantu para pelatih nasional seperti, Ilham Romadhona, Bima Sakti, Firmansyah, dan Indriyanto Nugroho.

    Pada pertandingan pertama, tim putih asuhan Eric Abidal melawan tim kuning asuhan Karagounis yang dimenangkan tim putih dengan skor 1-0. Lalu pertandingan selanjutnya mempertemukan tim merah yang diasuh Juan Sebastian Veron melawan tim biru asuhan Roberto Carlos.

    Pertandingan tersebut berakhir tanpa gol 0-0. Dilanjutkan pertandingan ketiga antara tim Karagounis melawan tim Juan Sebastian Veron dan berakhir dengan skor 2-1 untuk tim Karagounis.

    Memasuki pertandingan terakhir, tim Roberto Carlos bermain imbang 1-1 melawan tim asuhan Eric Abidal. Dengan hasil tersebut, tim asuhan Eric Abidal meraih juara setelah dalam dua pertandingan tak terkalahkan, menang satu kali dan imbang satu kali.

    Setelah itu, bagian para pemain legenda yang menjajal rumput Stadion Madya dengan tajik Fun Match. Pada pertandingan tersebut Roberto Carlos satu tim dengan Juan Sebastian Veron. Mereka memakai jersey putih.

    Sedangkan lawannya, Karagounis satu tim dengan Erick Abidal menggunakan jersey merah muda. Pertandingan sendiri berakhir dengan skor 2-0 yang dimenangkan oleh tim karagounis dan Eric Abidal.

    JI DA-BIN IDOLAKAN ROBERTO CARLOS

    Salah satu pemain dari tim biru, Ji da-bin mengaku senang bisa dilatih oleh idolanya. Ya, pemain keturunan Indonesia-Korea Selatan itu mengidolakan pelatih tim biru, Roberto Carlos.

    Ia mengatakan kerap menonton pertandingan Roberto Carlos melalui sebuah video di salah satu platform aplikasi. Ji Da-bin selalu terkesima dengan permainan legenda Real Madrid tersebut.

    “Mengidolakan Carlos karena saya sering nonton timnas Brasil (zaman) dulu. Sebagai bek kiri, dia suka overlap dan kadang-kadang shooting dari jauh. Itu yang membuat saya mengidolakan dia,” ujar dia kepada awak media.

    Tak hanya itu, Ji Da-bin juga diberikan arahan oleh Roberto Carlos langsung dalam bermain di atas lapangan. Sebagai seorang penyerang, ia diberikan tips cara menjebol gawang lawang.

    “Pengalaman yang sangat luar biasa. Saya diajarkan banyak taktik serta tips-tips dari Coach. Saya dikasih latihan crossing dan cara mencetak gol serta cara bermain menyerang,” ujar Ji Da-bin.

    “Coach Carlos memberikan catatan banyak karena katanya di dalam lapangan itu yang main bukan pelatih. Jadi, main dengan enjoy. Apa yang Coach Bima sebelumnya instruksikan, ya jalankan saja. Itu yang dikatakan Coach Carlos,” sambungnya.

    ARKHAN KAKA IDOLAKAN ERIC ABIDAL

    Selain Ji Da-bin, pemain dari tim putih, Arkhan Kaka turut senang bisa dilatih oleh idolanya, Eric Abidal. Pemain berusia 15 tahun itu mengaku jika Eric Abidal merupakan sosok yang inspiratif.

    Banyak yang bisa ia contoh dari Eric Abdial sebagai pemain. Terlebih Eric Abidal juga turut memberikan masukan untuknya kala bermain di atas lapangan.

    “Rasanya senang sih pastinya, bangga juga. Banyak ilmu belajar, kita semua pemain pasti merasakan hal yang sama. Pasti ke depannya ini jadi modal kita untuk lebih baik.

    “Idolain Abidal karena beliau membuat pemain jadi termotivasi, kerja keras dan attitude-nya bagus. Agamanya juga kuat,” kata Arkhan Kaka.

    Untuk itu, Arkhan Kaka senang dapat menjadi bagian dari fourfeo mini tournament U-16. Ia mengungkapkan jika acara tersebut banyak memberi ilmu yang ia butuhkan dalam mengolah si kulit bundar.

    “Lebih banyak ilmu lah di sini bagus buat saya belajar ke depannya. Banyak ilmu yang saya cari dan mereka berikan tips untuk melewati pemain, shooting, dan cara bergerak penempatan posisi,” ungkapnya.

    Arkhan Kaka Eric Abidal Giorgos karagounis Ji da-bin Juan Sebastian Veron Marco Materazzi Roberto Carlos
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.