Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Timnas U-17 Indonesia Kembali ke Jakarta, Bima Sakti Akui Tidak Semua Pemain Diaspora Kualitasnya di Atas Pemain Lokal
    Sepakbola Nasional

    Timnas U-17 Indonesia Kembali ke Jakarta, Bima Sakti Akui Tidak Semua Pemain Diaspora Kualitasnya di Atas Pemain Lokal

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaAugust 14, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pelatih timnas U-17 Indonesia, Bima Sakti. (Foto: PSSI).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Bima Sakti mengaku senang dengan pemusatan latihan yang dilakukan di Solo. Terhitung timnas U-17 Indonesia sudah ada satu pekan di Solo.

    Setelah melangsungkan pemusatan latihan di Solo, timnas U-17 Indonesia akan kembali ke Jakarta. Rencananya Welber Halim Jardim dan kawan-kawan akan kembali ke Jakarta hari ini, Senin (14/8).

    Selama pemusatan latihan di Solo, timnas U-17 Indonesia melangsungkan satu laga uji coba menghadapi tim lokal. Tim yang dihadapi oleh timnas U-17 Indonesia adalah Persis Solo U-17.

    Pada pertandingan tersebut timnas U-17 Indonesia berhasil menang dengan skor 3-0 atas Persis Solo U-17. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama untuk timnas U-17 Indonesia selama beberapa kali melangsungkan laga uji coba.

    “Di sini Alhamdulillah dan kita juga merasakan lapangan, tempat latihan kemudian akses kita semuanya selalu dibantu, mudah-mudahan ini juga menjadikan motivasi kami nanti di Piala Dunia,” kata Bima Sakti, Senin (14/8).

    “Kita juga berharap nanti Piala Dunia di Solo bisa berjalan lancar. Kami juga mengucapkan terima kasih Kota Solo juga memberikan kontribusi besar buat perjalanan timnas U-17.”

    DIASPORA

    Sebelumnya Bima Sakti membawa 29 pemain ke Solo. Dari jumlah pemain yang ada, empat di antaranya adalah pemain diaspora.

    Bima Sakti juga rencananya akan melakukan evaluasi terkait pemain sehingga nantinya akan ada pengurangan pemain. Jika nantinya para pemain diaspora dirasa tidak memenuhi ekspektasi maka bukan tidak mungkin sang pemain dicoret.

    “Di sini ada Welber yang berasal dari Sao Paulo U-17. Posisinya bek kanan. Lalu, ada Igor dari Belanda, Althaf dari Amerika Serikat, dan Aaron dari Australia,” kata Bima Sakti.

    “Saat ini, ada empat pemain diaspora yang mengikuti TC Timnas Indonesia U-17 di Solo. Rencananya kami akan melihat sesuai dengan kebutuhan tim,” lanjutnya.

    KUALITAS

    Mantan pemain Persema Malang itu menyebutkan jika tidak semua pemain diaspora memiliki kualitas yang baik. Bahkan sudah ada beberapa nama yang dicoret olehnya karena tidak sesuai dengan yang diinginkannya.

    Pelatih berusia 46 tahun itu menyebutkan jika beberapa pemain diaspora memiliki kemampuan di bawah pemain lokal. “Mereka yang jelas punya kualitas ya,” ujar Bima Sakti.

    “Namun, ada beberapa pemain yang kualitasnya sama, bahkan di bawah pemain lokal kita. Dari awal saya sudah mengatakan kalau kualitasnya sama, saya akan memilih pemain kami,” katanya.

    Bima Sakti sendiri memiliki beberapa kriteria untuk para pemain diaspora. Kriteria yang paling utama tentunya memiliki kemampuan di atas rata-rata dari para pemain lokal.

    Untuk itu ia akan memulangkan pemain yang dinilainya tidak lebih baik dari para pemain lokal. “Namun, kalau kualitasnya jauh di atas pemain lokal dan kontribusinya besar buat tim, kami akan beri kesempatan.

    “Tapi kalau kualitasnya di bawah ya buat apa? Mending kami pilih pemain yang sudah dididik di SSB dan akademi di Indonesia,” ujarnya.

    KESEMPATAN

    Sebagai pelatih, Bima Sakti tentunya sangat terbuka kepada pemain diaspora. Ia akan tetap menggunakan pemain diaspora selama sang pemain dibutuhkan olehnya.

    Bima Sakti menyebutkan jika pemain diaspora memiliki hak yang sama dalam hal memperkuat timnas U-17 Indonesia. Untuk itu ia membukakan pintu lebar kepada para pemain diaspora yang ingin seleksi di timnas U-17 Indonesia.

    “Dari empat pemain diaspora ini, ada beberapa pemain yang bagus, ada juga beberapa pemain yang kualitasnya di bawah. Yang paling penting kami sudah memberikan kesempatan buat mereka,” ujarnya.

    “Itu hak mereka juga karena mereka memiliki keturunan Indonesia. Sebab, ibu dan bapaknya orang Indonesia, jadi kami harus memberikan kesempatan,” tambahnya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Bima Sakti jakarta Pemusatan latihan Persis Solo U-17 Solo Timnas U-17 Indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2025 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.