Timnas U-17 Indonesia akan menjalani laga persahabatan melawan Korea Selatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/8). Pertandingan tersebut menjadi yang terakhir sebelum timnas U-17 Indonesia terbang ke Jerman.
Menjelang pertandingan tersebut, pelatih timnas U-17 Indonesia, Bima Sakti membawa 31 pemain untuk adu kebolehan dengan para pemain Korea Selatan. Pertandingan tersebut juga menjadi sarana seleksi Bima Sakti sebelum jumlahnya dipangkas menjadi 28 pemain.
Itu artinya sebelum pergi ke Jerman, akan ada tiga pemain yang harus dicoret oleh Bima Sakti. Untuk itu, Bima sakti berharap para pemain dapat menampilkan permainan terbaiknya saat menghadapi Korea Selatan.
Mantan pemain Persema Malang itu mengaku sebagian besar anak asuhnya dalam kondisi fisik yang fit. Hanya terdapat satu pemain yang mengalami sedikit gangguan di kakinya.
“Untuk persiapan pertandingan besok, Rabu (30/8), semua pemain siap. Ada satu pemain Jehan Pahlevy yang agak sedikit recovery karena ada masalah di lutut,” ujar Bima Sakti saat sesi jumpa pers, Selasa (29/8).
“Besok adalah pertandingan yang penting buat kami untuk mengukur sampai di mana kemampuan kami. Kita mendapat kesempatan untuk keluar [pemusatan latihan] nanti.
“Memang ini adalah salah satu bagian dari seleksi akhir, dan rencananya kita akan membawa 28 pemain,” ucap Bima Sakti.
DISKUSI
Dalam persiapannya, Bima Sakti mengatakan jika ia sudah mempersiapkan strategi untuk menghadapi Korea Selatan. Strategi tersebut hasil dari diskusi tim pelatih juga sang konsultan, Frank Wormuth.
Lebih jelasnya, Bima Sakti mengeaskan ia ingin melihat sudah sejauh mana anak asuhnya berkembang. Terlebih soal pemahaman strategi dan cara main yang sudah diberikannya.
“Jadi untuk pertandingan besok kita sudah diskusi juga dengan Frank [Wormuth], dengan tim pelatih, bahwasanya kita bukan hanya ingin menang atau hasil,” kata Bima Sakti.
“Tapi paling tidak melihat apa yang sudah kita latih selama ini bisa mereka buat dalam pertandingan besok, dan kemudian saya juga ingin mencoba semua pemain yang sekarang ada di TC,” lanjutnya.
ROTASI
Dengan banyaknya pemain yang dibawa oleh Bima Sakti, pelatih berusia 46 tahun itu dipastikan akan menurunkan semua pemain yang ada. Itu artinya akan ada rotasi pemain dalam pertandingan nanti.
Bima Sakti tidak ingin adanya ketergantungan pemain di timnas U-17 Indonesia. Sang pelatih teringat soal perjalannya di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 yang mengalami tidak berjalan lancar karena adanya ketergantungan pemain.
“Saya tidak mau terulang lagi, pembelajaran kami saat tampil di Kualifikasi Piala Asia U-17 kemarin. Kan bisa kita lihat sendiri saat tidak ada Iqbal [Gwijangge] langsung kacau tim,” ucap Bima.
“Jadi besok kemungkinan babak pertama kita akan coba pemain yang berbeda, kemudian di babak kedua nanti kita akan coba semua, karena nanti di Piala Dunia pasti banyak saja masalah,” sambungnya.
KOLABORASI
Bima Sakti menjelaskan maksud dari membawa 28 pemain ke Jerman. Sebetulnya akan ada dua pemain tambahan lagi yang akan bergabung ke Jerman.
Dua tambahan pemain tersebut disediakan untuk pemain diaspora atau pemain keturunan. Kebanayakan pemain diaspora yang akan dipanggil berasal dari Belanda.
Dalam pemanggilannya, Bima Sakti akan berkolaborasi dengan Frank Wormuth yang akan memantau langsung pemain di Belanda. Jika dirasa bagus maka akan diterbangkan ke Jerman untuk melakukan seleksi.
“Coach Frank akan membantu karena beberapa pemain diaspora ini berasal dari Belanda. Beliau akan melihat langsung,” tutur Bima Sakti.
“Misalnya, ada satu sampai dua pemain yang akan kami panggil ke Jerman. Itu bakal dilihat lebih dulu kualitasnya oleh coach Frank yang sudah lama dengan kita di Indonesia,” sambungnya.
SELEKSI
Menurut Bima Sakti, Frank Wormuth sudah tahu betul pemain seperti apa yang dibutuhkan timnya. Oleh karena itu dirinya mempercayakan pemain diaspora kepada Frank Wormuth.
Akan tetapi jika ternyata pemain diaspora yang dipanggil kurang pas dengan tim, maka akan dipulangkan. Sebagai gantinya Bima Sakti akan memanggil pemain lain untuk melakukan seleksi.
“Dia sudah tahu apa yang dibutuhkan Timnas Indonesia U-17. Jadi, yang pasti kami bakal membawa 28 pemain dan menyisakan dua slot,” kata Bima Sakti.
“Itu bisa berganti. Misalnya, seminggu kami kasih kesempatan. Kalau memang tidak masuk kriteria, kami akan ganti terus.”
“Sebab dari segi akomodasi lebih mudah. Informasi dari coach Frank hanya dua jam perjalanan dari Belanda ke tempat latihan kita di Jerman,” terangnya.
DAFTAR PEMAIN TIMNAS U-17 INDONESIA VS KOREA SELATAN
1. I Wayan Arta Wiguna
2. Andrika Fathir Rachman
3. Ikram Algiffari
4. Tofani Rizky
5. Rizdjar Nurviat Subagja
6. Komang Ananta Pramananda
7. Mohamad Andre Pangestu
8. Rionaldi Mehran
9. Mokh Hanif Ramadhan
10. Figo Dennis Saputrananto
11. Arkhan Kaka Putra Purwanto
12. Muhammad Kafiatur Rizky
13. Muhammad Nabil Asyura
14. M. Rizki Afrisal
15. Amirul Amin Fisabilillah
16. Aaron Liam Suitela
17. Sulthan Zaky Pramana Putra Razak
18. Krisna Sulistia Budianto
19. Achmad Zidan Arrosyid
20. Ji Da Bin
21. Jehan Pahlevi
22. M Givary Lotra
23. Habil Akbar
24. Muhammad Iqbal Gwijangge
25. Ergun Firlansyah Arif
26. Muhammad Aulia Rahman Arif
27. Maouri Ananda Yves Ramli Simon
28. Reno Salampessy
29. Adrian Nudin
30. Tonci Shouter Israel Ramandei
31. Muhamad Ibrah Ardiansyah
View this post on Instagram


