Barcelona memperlihatkan keyakinan mereka pada kemahiran Xavi Hernandez meracik taktik tim mereka. Gelar La Liga musim silam menjadi patokan setelah musim meresahkan. Hanya, bisa jadi Xavi akan dilekatkan dengan figur presiden klub saat ini.
Menurut Marca, Barcelona dan Xavi telah mencapai kesepakatan kontrak baru. Dengan ikatan anyar ini, eks playmaker hebat selama berseragam Barca itu akan melatih Barca sampai 2026.
Dengan durasi tersebut, jika benar selama itu, Xavi akan menangani Blaugrana hingga sisa kepemimpinan Joan Laporta sebagai presiden klub saat ini. Pada 2026 tersebut, akan ada pemilihan presiden klub Catalan itu.
Meskipun masih jauh dari masa pengabdiannya sebagai pemain di Camp Nou, Xavi akan menjadi pelatih yang lumayan bertahan lama di sana.
Jika sampai 2026, Xavi bisa melewati masa kepelatihan nama-nama sebelum dirinya setelah Frank Rijkaard yang melatih sampai lima tahun. Pep Guardiola bertahan selama empat musim, diikuti Luis Enrique selama tiga tahun dan Ronald Koeman selama satu tahun tiga bulan. Sisanya hanya semusim atau kurang dari setahun.
Walau sudah diberitakan mencapai kesepakatan, Barca belum menentukan pengumuman kontrak baru Xavi. Konon direktur olah raga Deco dan agen yang mewakili Xavi masih harus menyelesaikan rincian kontrak, tapi lebih terkait pihak lain.
Pada Juni, pembicaraan perpanjangan kontrak dikabarkan menjadi alot seturut keinginan Xavi melihat Los Cules menaikkan gaji staf kepelatihannya. Pada perkembangannya, seperti ditulis Marca dan dikutip Football Espana, perbedaan dalam detail perihal upah tersebut sudah menciut.
Pembicaraan Deco dan kubu Xavi ditengarai juga membahas kepemimpinan dalam tim. Manajer berusia 43 tahun itu disebut menginginkan kendali penuh pada tim Barca setelah keberhasilannya mengangkat tim.
Dalam kontrak sebelumnya, Xavi telah menjawab kepercayaan dengan membawa kembali trofi La Liga ke klub Catalan itu setelah empat tahun. Eks pengatur serangan jempolan itu telah mengubah Blaugrana sebagai kubu dengan pertahanan tangguh.
Akan tetapi, Xavi tetap mendapat sorotan. Walau sudah menguat lagi di ajang domestik, Barcelona masih lesu di Eropa. Pemain binaan La Masia itu memiliki waktu hingga 2026 nanti untuk menjawab keraguan tersebut.


