Klub asal Korea Selatan, Suwon FC dikabarkan akan menjadi pelabuhan selanjutnya pemain timnas Indonesia, Pratama Arhan. Menurut salah satu media di Korea Selatan Sports Chosun, kesepakatan antara kedua belah pihak telah tercapai.
Dengan kata lain, kemungkinan besar Pratama Arhan akan berbaju Suwon FC untuk musim depan. Meskipun demikian, belum ada pernyataan resmi dari klub Pratama Arhan saat ini, Tokyo Verdy.
Sports Chosun mengklaim jika perpindahan Pratama Arhan dari Tokyo Verdy ke Suwon FC tak lain karena kontrak sang pemain akan berakhir. Patut ditunggu apakah Pratama Arhan akan melanjutkan kariernya di Korea Selatan atau justru menetap di Jepang.
“Suwon FC hampir merekrut pemain nasional Indonesia Pratama Arhan. Kesepakatan luas telah dicapai dengan Arhan, yang berstatus bebas transfer, dan detailnya rencananya akan diumumkan. segera diselesaikan,” sebut seorang pejabat yang mengetahui pasar transfer K-League dikutip dari Sports Chosun.
“Diharapkan pengumumannya bisa dikoordinasikan dengan waktunya,” ujarnya.
PROFIL SUWON FC
Suwon FC sendiri merupakan klub yang berdiri pada 2003 lalu. Layaknya klub Indonesia di bawah tahun 2010 yang dimiliki oleh pemerintah kota, Suwon FC juga hingga saat ini dimiliki oleh pemerintah Kota Suwon.
Tercatat pemilik Suwon FC merupakan Walikota Suwon. Itu artinya, pemilik Suwon berganti-ganti tergantung Walikota yang bertugas.
Sebelumnya pada 15 Maret 2003, Pemerintah Suwon memutuskan untuk mendirikan sebuah klub semi-profesional bernama Suwon City FC. Akhirnya pada tahun tersebut, Suwon City FC berlaga di National League atau divisi dua Liga Korea Selatan pada saat itu.
Luar biasanya, hanya butuh satu tahun untuk mereka mampu menjuarai turnamen Piala Presiden di Korea Selatan. Lalu pada tahun 2012, Suwon City FC akhirnya menyatakan dirinya menjadi klub profesional dan berganti nama menjadi Suwon FC.
Setelah menjadi profesional, Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan memperbolehkan mereka bergabung di K League 2. Sebelumnya, pada musim 2010 National League, kompetisi di mana Suwon FC bermain, berubah nama menjadi K League 3 atau divisi tiga Liga Korea Selatan.
Setelah bergabung di K League 2, Suwon FC menampilkan permainan yang menawan. Pada musim debutnya di K League 2, Suwon FC finis di urutan keempat.
Pada musim yang sama, mereka menjadi satu-satunya tim kasta kedua yang tembus semifinal FA Cup Korea. Barulah pada musim berikutnya Suwon FC dinyatakan promosi.
Suwon FC dinyatakan promosi setelah lolos ke playoff karena finis di urutan ketiga. Mereka berhasil promosi ke K League 1 untuk musim 2016.
Tak bertahan lama di K League 1, Suwon FC harus terdegradasi di musim debutnya. Akhirnya pada musim berikutnya mereka kembali bermain di K League 2.
Bermain selama beberapa musim di K League 2, akhirnya pada musim 2020 mereka finis sebagai runner up dan diperbolehkan untuk promosi dan bermian di K League 1 untuk musim depannya.
Akhirnya Suwon FC pun bertahan sampai sekarang di K League 1. Saat ini Suwon FC menempati posisi ke-10 atau tiga terbawah di K League 1. Mereka mengumpulkan 29 poin dari 31 pertandingan.
Poin yang didapat Suwon FC diraih usai hanya menang delapan kali, imbang lima kali dan kalah 18 kali. Tentu saja catatan tersebut kurang baik, pasalnya ada kemungkinan mereka harus kembali terdegradasi di musim ini.
Pada musim 2022 Suwon FC sempat mendapatkan banyak pemberitaan setelah mereka merekrut anak dari pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong yaitu Shin Jae-won. Namun, ia tak lama memperkuat Suwon FC, karena di musim ini Shin Jae-won sudah berbaju Seongnam FC di K League 2.
Berikut Prestasi yang pernah didapat oleh Suwon FC:
– Runner-up K League 2 (dua kali): 2015, 2020
– Juara National League: 2010
– Runner-up National League (tiga kali): 2005, 2007, 2008
– Juara National League Championship (tiga kali): 2005, 2007, 2012
– Runner-up National League Championship: 2004
– Runner-up National Sports Festival (Tiga kali): 2006, 2007, 2011
– Juara Gyeonggido Sports Festival (Delapan kali): 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2011, 2012
– Runner-up Gyeonggudo Sports Fertival: 2010
– Juara President’s Cup (Dua kali): 2004, 2007
View this post on Instagram


