Pemain Bali United, Privat Mbarga secara resmi telah beralih status kewarganegaraan. Pemain yang sebelumnya berpaspor Kamerun, telah beralih menjadi Kamboja.
Peralihan status kewarganegaraan Privat Mbarga ke Kamboja bukan tanpa sebab. Privat Mbarga merupakan pemain yang menghabiskan karier sepak bolanya di Kamboja.
Dilansir dari Transfermarkt, karier profesional Privat Mbarga ternyata diawali di Kamboja. Boeung Ket menjadi klub pertama Privat Mbarga dalam karier profesionalnya.
Beberapa kali pindah klub, Privat Mbarga juga pernah bermain di Thailand selama satu musim. Saat itu Privat Mbarga memperkuat Samut Prakan FC di kasta tertinggi Liga Thailand.
Setelah bermain selama satu musim bersama Samut Prakan FC, Privat Mbarga kembali ke Kamboja. Ia bergabung dengan Asia Euro United.
Bersama Asia Euro juga ia tak lama. Di musim berikutnya Privat Mbarga pindah ke Svay Rieng. Barulah setelah berbaju Svay Rieng selama dua tahun setengah, sang pemain pindah ke Bali United.
Privat Mbarga tercatat bergabung dengan Bali United di bulan Desember 2021. Sejak saat itu, Privat Mbarga masih setia bersama tim berjulukan Serdadu Tridatu sampai sekarang.
Dengan waktu yang tidak sebentar berkarier di Kamboja, juga kualitas Privat Mbarga yang mumpuni, akhirnya tawaran naturalisasi pun datang. Tawaran yang dilayangkan pun ternyata disambut baik oleh Privat Mbarga.
Setelah sang pemain setuju dan prosesnya telah rampung, Privat Mbarga langsung mendapat panggilan untuk bergabung bersama timnas Kamboja. Ia dipanggil untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Pakistan, hari ini, Kamis (12/10).
Bali United selaku klub Privat Mbarga bermain, telah mendapatkan surat dari federasi sepak bola Kamboja atas pemanggilan sang pemain ke tim nasional. Terhitung sejak Senin (9/10) Privat Mbarga sudah terbang ke Kamboja.
“Surat resmi sudah diterima manajemen. Privat [Mbarga] sudah pulang ke Kamboja,” kata Media Officer Bali United, Alexander Maha Putra Oemanas.
“Privat sudah pulang ke negaranya untuk membela Timnas Kamboja. Dia menjadi pemain naturalisasi yang akan tampil di FIFA Match Day kali ini,” lanjutnya.
Privat Mbarga juga telah diperkenalkan oleh federasi sepak bola Kamboja sebagai bagian dari mereka. Hal tersebut diungkapkan oleh federasi sepak bola Kamboja, FCC di akun Instagram resmi mereka.
“Selamat datang pemain Privat Mbarga ke tim nasional Kamboja. Semoga Anda sukses di masa depan bersama tim nasional kami. Bersama untuk Kamboja,” tulis akun Instagram resmi Federasi Sepak Bola Kamboja (FFC), @ffc_official_ig, Rabu (11/10/2023).
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra juga sempat menanggapi perpindahan kewarganegaraan Privat Mbarga. Ia menilai jika Kamboja cukup diuntungkan dengan mendapatkan tenaga dari Privat Mbarga.
Kualitas yang mumpuni serta memiliki segudang prestasi menjadi faktor lebih buat Privat Mbarga. Stefano Cugurra juga menilai kalau federasi sepak bola Kamboja sudah tepat menaturalisasi anak asuhnya itu.
“Saya pikir ini bagus buat tim nasional Kamboja untuk menjadi lebih kuat,” kata Stefano Cugurra.
“Privat sudah lama bermain di liga Kamboja, sudah beberapa kali juga dia terpilih sebagai pemain terbaik di liga dan juga top skor liga Kamboja,” lanjutnya.
Jika bicara soal diuntungkan, tentu saja Bali United juga mendapat keuntungan dari perpindahan kewarganegaraan Privat Mbarga. Pasalnya pada gelaran Liga 1 2023/24, setiap klub diwajibkan harus memiliki satu pemain Asia Tenggara, lima sisanya bebas dari negara dan benua mana pun.
Sebelumnya Bali United telah memiliki pemain Asia Tenggara asal Thailand, Elias Dolah. Dengan perpindahan kewarganegaraan Privat Mbarga, Bali United menjadi punya dua pemain asal Asia Tenggara.
Sejauh ini Elias Dolah sudah bermain sebanyak 12 kali dan menyumbangkan dua gol. Elias Dolah juga menjadi salah satu bek tengah andalan Bali United.
Jika dibandingkan dengan Privat Mbarga, tentu pemain kelahiran 7 Januari 1992 ini perannya cukup sentral sehingga tak tergantikan di lini depan. Privat Mbarga sendiri memang tak pernah absen di setiap pertandingan yang dijalani Bali United.
Kalau pun Stefano Cugurra harus memilih, diyakini ia akan mempertahankan Privat Mbarga. Lamanya bersama Bali United juga menjadi salah satu faktor lebih dari Privat Mbarga.
Sebaliknya, tidak ada salahnya juga jika akhirnya Stefano Cugurra tidak memanfaatkan sisa satu kuota pemain asing di luar Asia Tenggara. Pasalnya pemain yang ada saat ini merupakan pilihan Stefano Cugurra untuk memenuhi kebutuhan timnya di awal musim lalu.
Situasinya pun diyakini menjadi lebih mudah untuk Stefano Cugurra. Jika dirasa membutuhkan pemain asing lain tinggal pilih antara Privat Mbarga atau Elias Dolah, jika tidak maka tinggal bagaimana Stefano Cugurra meracik dan memanfaatkan pemain yang ada guna mengangkat performa tim.
Yang jelas, tecatat saat ini Bali United berada di urutan enam klasemen sementara Liga 1 2023/24. Dengan meraih tujuh kali kemenangan, tiga hasil imbang dan lima kali kalah, Bali United telah mengumpulkan 24 poin.
Untuk ajang AFC Cup, mereka masih menjadi pemuncak klasemen sementara Grup G dengan raihan empat poin. Poin tersebut didapat dari hasil satu kali menang dan satu kali imbang.


