Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Joan Laporta Tuding Real Madrid dan Kroninya sebagai Biang Kerok di Balik Tuduhan Suap terhadap Barcelona
    Liga Champion/Europa

    Joan Laporta Tuding Real Madrid dan Kroninya sebagai Biang Kerok di Balik Tuduhan Suap terhadap Barcelona

    Mau Camp Nou Jadi Penggelar Final Piala Dunia 2030
    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaOctober 19, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Joan Laporta, ingin mempertahankan Joao Cancelo dan Joao Felix. (foto: twitter fabrizioromano)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kabar tidak mengenakkan diterima Barcelona pada Rabu(18/10) petang. Presiden klub, Joan Laporta, bersama dua presiden sebelumnya, didakwa telah melakukan praktik suap kepada wasit.

    Laporta merupakan satu dari tujuh orang yang diperiksa terkait pembayaran 7,3 juta euro oleh Barcelona kepada eks wasit senior, Jose Maria Enriquez Negreira, pada 2018. Hakim Joaquin Aguirre Lopez juga memeriksa dua presiden Barca sebelum Laporta, Josep Maria Bartomeu dan Sandro Rosell.

    Negreira, wakil presiden komisi wasit pada 1994-2018, dan putranya, Javier Enriquez Romero, juga diperiksa. Dua orang lagi adalah dua mantan eksekutif klub Catalan itu, Oscar Grau dan Albert Soler.

    Pada Maret, UEFA telah menunjuk penyidik etis dan disipliner untuk menyelidiki kasus ini. Blaugrana diizinkan bermain di Liga Champion musim ini, tapi UEFA pada Juli menyatakan bahwa masih ada kemungkinan keputusan pelarangan.

    Kesemua tertuduh itu menyangkal telah melakukan kesalahan. Bayaran itu ditujukan sebagai biaya konsultasi termasuk laporan perwasitan. Pada Kamis (19/10), Laporta mengutarakan pandangannya yang menyinggung peran musuh bebuyutan di balik tuduhan itu.

    “Terdapat Madridismo sosiologis di pusat kekuasaan. Mereka memiliki kekuatan besar. Saya telah bersaing menghadapinya dan menang. Mereka takut apa yang terjadi dalam masa kepemimpinan pertama saya akan terulang. Kami memenangi banyak gelar dan itu membuat mereka sangat terpukul. Mereka sangat terluka,” ucap Laporta kepada Catalunya Radio seperti dikutip Football Espana.

    Keyakinan itu, menurut Laporta, hanya akan mempertebal niatnya mengungguli Madrid.

    “Saya membela kepentingan Barca. Semakin banyak kesulitan dan tantangan yang mereka berikan kepada saya, semakin saya mencintai Barcelona. Kami sudah terbiasa melawan. Madridismo ini ada dalam media, dalam olah raga. Kami harus menerimanya sebagai hal normal, tapi sebagai cules kita tahu harus melawannya,” lanjut Laporta.

    Selain meyakinkan para pendukung Barca bahwa kasus ini tidak akan berlanjut lebih jauh, Laporta mengungkapkan kegeramannya atas perlakuan terhadap Barcelona dalam penyelidikan. Laporta mengaku santai menyikapi kasus Negreira.

    “Kita lihat saja apakah sampai pengadilan. Saya seorang pengacara dan saya tenang karena hal ini tidak dapat dibuktikan. Kami memiliki tim hukum yang sangat bagus. Para fan Real Madrid mengambil keuntungan dari kasus Negreira untuk menjatuhkan nama dan sejarah Barca, menggoyang kita dan memegang kendali lagi,” tuturnya.

    Masih berkaitan erat dengan sentimen Barcelona menghadapi El Real, Laporta menyatakan ingin agar Camp Nou menjadi tempat gelaran final Piala Dunia 2030. FIFA telah menunjuk Spanyol sebagai tuan rumah perhelatan akbar empat tahunan itu.

     

    View this post on Instagram

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

     

    “Final? Saya rasa pusat kekuasaan akan ingin final di Bernabeu. Kami akan meminta karena Camp Nou layak. Namun, saya tak yakin akan dikabulkan. Semifinal sudah pasti. Bila tergantung kapasitas, kapasitas Camp Nou 105 ribu penonton,” ucapnya.

    Kapasitas tersebut, setelah renovasi yang tengah berjalan, kira-kira 24 ribu penonton lebih banyak daripada yang bisa ditampung Santiago Bernabeu milik Madrid. Sambil menanti kelanjutan kasus Negreira, perlu dinanti pula apakah Camp Nou bisa mengalahkan Bernabeu.

    Di luar kasus Negreira dan Camp Nou, Laporta menyebut kemungkinan transfer permanen dua pemain pinjaman yang bersinar bersama Barca saat ini. “Kalau Joao Cancelo dan Joao Felix terus bermain di level yang sama, kami akan berusaha mempertahankan mereka. Deco akan mengaturnya,” pungkasnya.

    barcelona bartomeu camp nou cancelo joan laporta Joao felix negreira piala dunia 2030 real madrid rosell UEFA
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2025 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.