Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Kalah dari Maroko U-17, Bima Sakti Minta Maaf Meski Kesempatan Lolos ke Babak 16 Besar Masih Ada
    Sepakbola Nasional

    Kalah dari Maroko U-17, Bima Sakti Minta Maaf Meski Kesempatan Lolos ke Babak 16 Besar Masih Ada

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaNovember 16, 2023No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pemain timnas U-17 Indonesia, Riski Afrisal saat berusaha menguasai bola di pertandingan mengadapi Maroko U-17 di Piala Dunia U-17 2023. (Foto: LOC WCU17/NFL)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Timnas U-17 Indonesia harus menelan pil pahit setelah kalah di laga terakhir Grup A Piala Dunia U-17 2023. Timnas U-17 Indonesia takluk 1-3 kontra Maroko di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (16/11/2023) malam.

    Tiga gol Maroko dicetak oleh Anas Alaoui (29’-penalti), Abdelhamid Eit Boudlal (39’), dan Mohamed Hamony (64’). Sedangkan satu-satunya gol Timnas Indonesia U-17 lahir dari eksekusi tendangan bebas Nabil Asyura (42’).

    Sejak babak pertama timnas U-17 Indonesia sudah digempur oleh Maroko U-17. Beruntung para pemain belakang tim Garuda Muda bermain cukup disiplin.

    Kedisiplinan para pemain sedikit kendor setelah Maroko U-17 mencetak gol pertamanya di menit ke-29. Berawal dari Welber Jardim melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti sendiri, wasit tanpa segan menunjuk titik putih tanda Maroko U-17 mendapatkan penalti,

    Anas Aloui sukses mengeksekusi tendangannya. Skor pun berubah menjadi 1-0. 10 menit berselang timnas U-17 kembali harus tertinggal, kali ini Abdelhamid Eit Boudlal yang mencetak gol.

    Menjelang turun minum, timnas U-17 Indonesia sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol yang dicetak Nabil Asyura. Tendangan bebas dari jarak jauh beshasil ia konversikan menjadi gol. Skor pun menjadi 1-2.

    Memasuki babak kedua tidak banyak yang berubah, timnas U-17 Indonesia masih terus digempur. Meskipun beberapa kali serangan baliknya cukup menyulitkan pertahanan Maroko U-17. Akan tetapi, tidak ada gol yang terjadi.

    Berusaha menyamakan kedudukan, Tim Garuda Muda justru harus kembali kebobolan untuk ketiga kalinya. Mohamed Hamony yang menyusuri sisi kanan pertahanan timnas U-17 Indonesia berhasil melewati pemain Garuda Muda yang pada akhirnya ia tutup dengan tendangan mengarah ke gawang. Sampai akhirnya bola masuk dan skor berubah menjadi 1-3. Hingga pertandingan usai tidak ada lagi gol yang terjadi.Indonesia pun kalah untuk pertama kalinya di Piala Dunia U-17 2023.

    Pelatih Bima Sakti meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena timnya gagal mengamankan angka dalam laga ini. Kekalahan ini menyulitkan Timnas Indonesia untuk lolos ke babak 16 besar.

    “Pemain sudah bekerja keras, pemain sudah berusaha. Kami memang harus mengakui bahwasanya Maroko memang bermain lebih baik dari kami. Tidak ada pemain yang salah di sini, semua kesalahan memang dari saya,” ucapnya setelah pertandingan.

    Secara permainan, Timnas Indonesia U-17 kalah jauh dari Maroko yang tampil agresif. Maroko membukukan 26 tembakan dengan 10 di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Garuda Muda hanya menorehkan dua tembakan ke gawang.

    “Usaha yang sudah kami lakukan, yang pasti pemain kerja keras. Semoga momentum Piala Dunia ini ke depan nanti bisa lebih baik lagi. Masih banyak sekali yang harus kami perbaiki,” imbuh Bima Sakti.

    Di sisi lain, Maroko memastikan tempat di babak 16 besar. Mereka menduduki posisi teratas alias juara Grup A dengan enam poin dalam tiga pertandingan.

    Pelatih Maroko Said Cihba memandang bahwa Timnas Indonesia U-17 mampu menyulitkan timnya. Pertandingan sempat berjalan sengit hingga akhirnya Maroko mencetak gol ketiga yang menegaskan kemenangan mereka.

    “Ini pertandingan yang penting untuk kedua tim. Kami tidak bisa mengharap keberuntungan. Kami sempat kesulitan karena Indonesia memberi tekanan. Saya pikir, pertandingan ini cukup baik karena banyak peluang tercipta,” ujar Said Chiba.

    Tampilnya Maroko sebagai pemuncak klasemen seiring tertahannya Ekuador. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Panama dalam laga di Stadion Manahan, Solo. Hasil itu membuat Ekuador menduduki posisi runner-up dengan lima poin. Ekuador dan Maroko sama-sama sudah meraih tiket ke 16 besar.

    Sedangkan Timnas Indonesia U-17 menduduki posisi ketiga dengan mengemas dua poin. Untuk saat ini, Indonesia masih berpeluang menembus 16 besar. Sebab, Garuda Muda masuk empat tim posisi ketiga terbaik.

    Kans Indonesia masih ada. Syaratnya, Korea Selatan (0 poin) yang berada di Gruo E dan Meksiko (1 poin) Grup F tidak menang dalam laga terakhir. Dengan begitu, dua tim dari grup lain itu tidak bisa menggeser posisi Timnas Indonesia U-17 di klasemen tim peringkat ketiga.

    Korea Selatan bakal berjumpa dengan Burkina Faso, sementara Meksiko menghadapi Selandia Baru dalam laga terakhir grup.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Bima Sakti Maroko U-17 piala dunia U-17 2023 Timnas U-17 Indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.