Pemain bernama lengkap Jay Noah Idzes telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Hal itu setelah dirinya selesai melakukan pengambilan sumpah dan janji setia pewarganegaraan Republik Indonesia di Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Kamis (28/12).
Proses naturalisasi Idzes pun berlangsung singkat. Pada awal Desember ini Komisi III dan X DPR RI menyetujui pengajuan naturalisasi keduanya. Sehari berselang Paripurna DPR mengetuk palu persetujuan.
Seperti sumpah WNI yang sudah dijalani beberapa pemain keturunan lainnya, upacara pengambilan sumpah Jay Idzes diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kepala Kantor Wilayah (Kanwil), Ibnu Chuldun, membacakan surat Keputusan Presiden RI tentang pengangkatan WNI.
Setelah dibacakan surat tersebut, Ibnu Chuldun memandu Jay Idzes melakukan pembacaan sumpah WNI.
“Demi Tuhan yang Maha Esa, saya melepaskan melepaskan seluruh kesetiaan saya kepada kekuasaan asing, mengakui, tunduk dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan Undang Undang Dasar negara Republik Indonesia tahun 1945 dan akan membelanya dengan sungguh-sungguh serta akan menjalankan kewajiban yang dibebankan negara kepada saya sebagai Warga Negara Indonesia dengan tulus ikhlas. Kiranya Tuhan menolong saya,” kata Jay saat pengambilan sumpah WNI.
Sebelum Jay Idzes, PSSI telah merampungkan naturalisasi empat pemain keturunan Eropa lainnya, yakni Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, Rafael Struick dan yang terakhir adalah Justin Hubner. Mereka semua yang sudah menjadi WNI, kini sudah bersama tim nasional Indonesia yang sedang melakukan TC di Turki.
Jay Idzes merupakan pemain belakang yang lahir pada 2 Juni 2000 di Mierio, Belanda. Pria berpostur 191 cm ini memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya.
Setelah jadi WNI, Jay Idzes mengaku senang. Ia tampak antusias menjalani tahapan-tahapan proses menjadi WNI.
“Perasaan saya senang, tentu saja. Akhirnya saya bisa menyelesaikan prosesnya dengan baik dan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
“Ini adalah hari yang luar biasa dan saya dalam kondisi baik. Saya ingin berterima kasih kepada Ketum PSSI Bapak Erick Thohir juga pemerintah Indonesia.
“Saya siap memberikan segalanya untuk negara ini. Saya sudah tidak sabar ingin bergabung dengan tim dan bermain untuk Indonesia,” kata Idzes.
Jay Idzes juga merasa terhormat bisa membela negara kakek dan neneknya. Ia pun siap memberikan semua kemampuannya untuk Indonesia.
“Karena merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk mewakili negara dan keluarga saya,” kata Jay Idzes usai diambil sumpah.
“Karena kakek dan nenek saya berasal dari Indonesia dan mereka pergi ke Belanda, ke Belanda, dahulu kala. Jadi merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk mewakili keluarga saya dan Indonesia,” sambung Idzes.
Menjadi WNI merupakan hal yang ditunggunya selama ini. Setelah itu tercapai, ia menunggu waktu untuk membela timnas Indonesia.
“Sangat senang, sangat senang. Kami telah menyelesaikan semuanya,” ujar pemain berusia 23 tahun tersebut.
“Dan sekarang kami dapat menantikannya (untuk membela timnas Indonesia),” tutur Idzes.
Pada pengambilan sumpah tersebut, turut hadir juga Anggota Exco PSSI, Endri Erawan. Ia mengaku bersyukur pada akhirnya ada pemain keturunan baru yang akan membela timnas Indonesia.
“Alhamdulillah pada pagi hari ini kita sudah berhasil untuk mengambil sumpah Jay Idzes,” kata Endri Erawan usai mendampingi Idzes mengambil sumpah.
“Ini sudah kesekian kali kita mengambil naturalisasi dan ini kerja keras PSSI dan pak ketua umum dan juga wakil ketua umum dan rekan-rekan exco atas permintaan Shin Tae-yong,” lanjutnya.
Setelah menjalani pengambilan sumpah dan janji setia pewarganegaraan Republik Indonesia di Kanwil Kemenkumham, Jay Idzes langsung menuju kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta kantor Imigrasi untuk mengurus KTP dan paspor.
View this post on Instagram


