Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Sambangi GBK, Jay Idzes dan Thom Haye Tak Sabar Perkuat Timnas Indonesia
    Sepakbola Nasional

    Sambangi GBK, Jay Idzes dan Thom Haye Tak Sabar Perkuat Timnas Indonesia

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaDecember 29, 2023No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Setelah merampungkan proses naturalisasinya, Jay Idzes kemudian menyambangi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (29/12).

    Ditemani Thom Haye, mereka kagum melihat stadion kebanggan Indonesia tersebut. “Sangat besar, aku tidak sabar untuk bermain di sini,” ujar Jay Idzes.

    Hal serupa juga terlontar dari mulut Thom Haye. “Stadion yang bagus, sama seperti Jay, saya sudah tidak sabar tampil di sini bersama tim nasional Indonesia,” cetus Thom.

    Seperti diketahui, Jay sudah resmi menjadi Warga Negara Indonesia, setelah pengambilan sumpah janji setia terhadap Indonesia di Kemenkumham, Kamis (28/12).

    Untuk Thom, dia sedang menjalani proses naturalisasi. Jika semua berjalan dengan lancar, maka, baik Thom Haye dan Jay Idzes bisa bermain bersama-sama di timnas Indonesia dengan rekan-rekannya yang lain.

    Sebelum menyambangi GBK Thom Haye terlebih dahulu menjalani sesi medical check up di RS Mitra Keluarga Cibubur, Jawa Barat, pada pagi harinya.

    Selama kurang lebih 3 jam, dia menjalani serangkaian tes kesehatan untuk mengecek kondisi fisiknya saat ini. Pengecekan kondisi kesehatan menjadi salah satu agenda penting dalam proses naturalisasi.

    “Ya semua berjalan lancar, setelah sampai di Indonesia saya istirahat yang cukup untuk menjalani tes hari ini. Satu tahap sudah saya lewati.

    “Terima kasih Mitra Keluarga, mereka banyak membantu saya tadi dalam menjalani medical check up. Masih harus menjalani beberapa tahap lagi.

    “Namun saya sangat bersemangat untuk bisa menjadi bagian dari tim nasional Indonesia. Saya cinta Indonesia,” kata Thom.

    Selain pemeriksaan kesehatan juga dilakukan pemeriksaan fisik dan psikologi. Itu dilakukan untuk memastikan bahwa Thom sehat secara jasmani dan rohani.

    Selanjutnya, salah satu agenda yang tak kalah penting adalah kunjungan ke perwakilan kedutaan besar negara asalnya.

    Setelah melengkapi dokumen pendukung, dia diwajibkan datang ke Indonesia dan menjalani beberapa agenda yang sudah dijadwalkan.

    PROFIL JAY IDZES

    Jay Idzes merupakan pemain kelahiran Mierlo, Belanda pada 2 Juni 2000. Jay Idzes memiliki darah keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya.

    Jay Idzes sudah bermain sepak bola sejak usia 7 tahun. Awal karier sepak bola Jay dimulai ketika dia bergabung dengan salah satu klub amatir, SC Brabant, di Mierlo. Dia bermain selama 1,5 tahun di tim itu. Di usia 9 tahun, Jay dilirik oleh talent scouting dari PSV Eindhoven.

    Ia kemudian berlatih di akademi PSV selama lima tahun. Setelah itu, ia bergabung dengan Akademi VVV-Venlo & Helmodsports pada 2014. Bertahan 2 tahun di klub tersebut, ia bergabung dengan klub Eerste Divisie lain, FC Eindhoven, dan bermain di tim akademi junior.

    Setelah dua tahun menimba ilmu di tim junior, Jay Idzes mulai dibutuhkan oleh tim utama FC Eindhoven dengan mencatatkan 57 penampilan. Ia kemudian pindah ke Go Ahead Eagles hingga awal musim 2023. Pemain berusia 23 tahun itu kemudian pindah ke Liga Italia untuk bergabung dengan Venezia hingga 2027.

    PROFIL THOM HAYE

    Pemain bernama lengkap Thom Jan Marinus Haye ini lahir di Amsterdam pada 9 Februari 1995. Thom Haye memiliki darah Indonesia dari kakek pihak ibu yang berasal dari Sulawesi.

    Pemain berposisi sebagai gelandang itu memulai ilmu sepakbolanya di Amsterdamsche FC. Pada 2006 ia pindah akademi ke AZ Alkmaar.

    AZ Alkmaar juga menjadi klub profesional pertamanya yang dimulai pada 2012 lalu. Bermain selama empat tahun, Thom Haye mencatatkan 73 laga dengan dua gol dan lima assist.

    Pada musim 2016, Thom Haye berpindah klub dan bergabung dengan Willem II. Di sana ia tidak lama, bermain hanya dua musim saja.

    Thom Haye bermain 71 laga, beda dua laga saat ia berseragam AZ Alkmaar. Soal gol dan assist ia lebih baik dari sebelumnya. Kali ini ia mencetak lima gol dan empat assist.

    Pada 2018, ia mencoba peruntungannya di Italia bersama Lecce. Sayangnya di sana ia tidak sebaik ketika bermain di Belanda.

    Thom Haye bermain di 15 laga dengan satu assist. Setelah catatannya yang tidak secemerlang di Liga Belanda, akhirnya ia kembali ke tempat asalnya.

    Sekembalinya dari Italia, ia memilih terus berkarier di Belanda. ADO Den Haag dan NAC Breda merupakan klub yang diperkuatnya setelah berbaju Lecce.

    Thom Haye sendiri saat ini tengah memperkuat SC Heerenveen di Eredivisie, divisi teratas Liga Belanda. Ia sudah bermain di 66 laga di semua kompetisi.

    Untuk di level timnas, Thom Haye ternyata menjadi salah satu pemain andalan Belanda. Bagaimana tidak, sejak usia di bawah 15, Thom Haye selalu berbaju timnas Belanda.

    Sayangnya, setelah tahun 2015 ia belum pernah lagi berbaju timnas Belanda. Terakhir kali ia berbaju timnas Belanda saat memperkuat tim kelompok umur di bawah 21 tahun.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Jay Idzes Thom Haye timnas indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.