Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Tiga Pelatih Sebelum Shin Tae-yong yang Bawa Timnas Indonesia ke Piala Asia
    Sepakbola Nasional

    Tiga Pelatih Sebelum Shin Tae-yong yang Bawa Timnas Indonesia ke Piala Asia

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJanuary 5, 2024Updated:January 5, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Seorang pelatih tentunya menjadi otak di balik bagaimana sebuah tim bermain. Pelatih juga menjadi bertanggung jawab penuh bagaimana dalam keberlangsungan sebuah tim.

    Jika sebuah tim bermain baik dan bisa mendatangkan sebuah prestasi, tentu sang pelatih akan diapresiasi sebesar-besarnya. Berbalik jika performa tidak baik, posisinya bisa digantikan oleh pelaih lainnya.

    Untuk itu seorang pelatih merupakan roda penting dalam jalannya sebuah tim. Tak terkecuali juga di timnas Indonesia.

    Dalam sejarahnya timnas Indonesia sudah dilatih oleh 45 lebih pelatih. Namun, dari jumlah yang ada, ternyata hanya ada empat pelatih yang bisa membawa timnas Indonesia ke Piala Asia.

    Terbaru adalah Shin Tae-yong yang membawa timnas Indonesia ke Piala Asia 2024. Sebelum pelatih asal Korea Selatan itu, ada tiga pelatih yang lebih dahulu membawa timnas Indonesia ke Piala Asia.

    Berikut tiga pelatih sebelum Shin Tae-yong yang berhasil membawa timnas Indonesia ke Piala Asia:

    3. Danurwindo

    Pelatih ini memang menjadi salah satu pelatih legenda di Indonesia. Ia menjabat sebagai pelatih pada tahun 1996 lalu.

    Meskipun Danurwindo menjabat sebagai pelatih cukup singkat, tetapi catatannya tidak main-main. Ia menjadi pelatih petama yang berhasil membawa timnas Indonesia lolos ke Piala Asia.

    Catatan Danurwindo di Piala Asia memang tidak begitu baik. Kala itu timnas Indonesia mengisi posisi dasar di Grup A Piala Asia 1996.

    Timnas Indonesia satu grup dengan UAE, Kuwait dan Korea Selatan. Dari tiga laga yang dijalani, timnas Indonesia imbang sekali dan kalah dua kali.

    Timnas Indonesia sebetulnya memulai Piala Asia dengan baik. Widodo C.Putro dan kawan-kawan berhasil menahan imbang Kuwait 2-2. Namun dua laga lainnya justru melempem. Timnas Indonesia kalah dari UAE 0-2 dan Korea Selatan 4-2.

    2. Nandar Iskandar

    Nandar Iskandar merupakan mantan pemain yang meneruskan kariernya menjadi pelatih. Ia ditunjuk menjadi pelatih pada 1999.

    Dalam masa kepelatihannya, timnas Indonesia cukup mengerikan. Terlebih lagi saat kualifikasi Piala Asia 2000.

    Dari empat laga yang dijalani di Kualifikasi Piala Asia 2000, timnas Indonesia mencetak 18 gol. Berkat catatan itu yang membuahkan kemenangan, timnas Indonesia mendapatkan tiket ke Piala Asia 2000.

    Meskipun demikian, ternyata timnas Indonesia kembali kesulitan di Piala Asia 2000. Sama seperti catatan sebelumnya, di edisi 2000 timnas Indonesia juga mencatatkan satu imbang dan dua kalah.

    Uniknya, lawan yang dihadapi hampir sama, namun bedanya tanpa ada UAE. Untuk kali ini lawan yang dihadapi adalah Tiongkok.

    Timnas Indonesia kembali bermain imbang melawan Kuwait, kali ini imbang 0-0. Menghadapi Tiongkok timnas Indonesia hancur dengan skor 4-0.

    Terakhir, kontra Korea Selatan timnas Indonesia kembali kalah. Kedudukannya berakhir dengan skor 3-0. Lee Dong-Gook menjadi mimpi buruk setelah mencatatkan hattrick di pertandingan tersebut.

    1. Ivan Kolev

    Jika Danurwindo menjadi pelatih pertama yang bawa timnas Indonesia ke Piala Asia, berbeda dengan Ivan Kolev. Pelatih asal Bulgaria itu menjadi pelatih pertama yang membawa timnas Indonesia tampil dua kali di Piala Asia.

    Ivan Kolev memimpin timnas Indonesia di Piala Asia 2004 dan Piala Asia 2007. Ia juga menjadi pelatih pertama timnas Indonesia yang mencatatakan kemenangan di Piala Asia.

    Kemenangan timnas Indonesia diraih saat melawan Qatar di Piala Asia 2004 lalu. Kemudian di Piala Asia 2007 kembali meraih kemenangan kontra Bahrain.

    Kedua pertandingan tersebut sama-sama berakhir dengan skor 2-1. Ivan Kolev sebetulnya hampir menjadi pelatih pertama timnas Indonesia yang bisa membawa lolos ke fase grup Piala Asia 2007.

    Sayangnya catatan tersebut hancur di beberapa detik pertandingan akan berakhir. Saat itu timnas Indonesia hanya butuh bermain imbang dengan Arab Saudi untuk lolos ke fase gugur.

    Timnas Indonesia sebetulnya sudah bermain 1-1 hingga menit 90. Namun, pemain yang baru saja masuk di menit akhir, Ismed Sofyan melakukan kesalahan dengan melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti timnas Indonesia.

    Tendangan bebas itulah yang berbuah gol dan membuat pertandingan berubah menjadi 2-1 untuk kemenangan Arab Saudi. Di laga terakhir, timnas Indonesia kembali kalah menghadapi Korea Selatan dengan skor 0-1.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Danurwindo Ivan Kolev Nandar Iskanda Piala Asia Piala Asia 1996 Piala Asia 2000 Piala Asia 2004 Piala Asia 2007 timnas indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.