Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong didatangkan oleh PSSI pada bulan Desember 2019 lalu. Ia didapuk menjadi pelatih timnas Indonesia usai PSSI mengakhiri kerja samanya dengan Simon McMenemy.
Meksipun Shin Tae-yong didatangkan pada 2019 lalu, akan tetapi ia baru melakukan debutnya menjadi pelatih timnas Indonesia di bulan Mei 2021. Debutnya harus tertunda karena adanya COVID-19 yang menjangkit di hampir seluruh dunia.
Shin Tae-yong mempunyai tugas yang cukup berat di timnas Indonesia karena pada saat itu timnas Indonesia berada di ranking 173 FIFA. Tentu saja sebagai pelatih ia mempunyai tugas untuk bisa membawa naik peringkat timnas Indonesia di ranking FIFA.
Di laga debutnya itu timnas Indonesia menjalani laga persahabtan dengan Oman. Sayangnya, debut Shin Tae-yong harus tercoreng karena timnas Indonesia kalah dari Oman dengan skor 1-3.
Sejak saat itu, Shin Tae-yong sudah memimpin timnas Indonesia di 43 laga. Jumlah laga tersebut terjadi dalam kurun waktu Mei 2021 sampai Januari 2024.
Pastinya jumlah tersebut hanya untuk timnas Indonesia senior, tidak berlaku dengan timnas Indonesia di kelompok umur. Pasalnya dalam beberapa kesempatan Shin Tae-yong juga turut melatih timnas Indonesia U-19 sampai timnas Indoneia U-23.
Dikutip dari Transfermarkt, dalam 43 laga yang dijalaninya, Shin Tae-yong berhasil membawa timnas Indonesia menang sebanyak 21 kali. Lalu 12 kali mengalami kekalahan dan 10 kali berakhiri imbang.
Jika melihat hasil yang ada sebetulnya catatan Shin Tae-yong termasuk bagus. Meskipun selama melatih timnas Indonesia ia belum pernah mempersembahkan sebuah piala.
LOLOS KE 16 BESAR
Kendati belum mempersembahkan piala, Shin Tae-yong punya prestasi yang tidak kalah membanggakan. Ia menjadi salah satu pelatih yang mampu membawa timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2023 di Qatar.
Tidak hanya itu saja, Shin Tae-yong juga menjadi pelatih timnas Indonesia pertama yang membawa timnas Indonesia melaju sampai ke babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Asia. Walaupun pada akhirnya di babak 16 besar timnas Indonesia kalah oleh Australia dengan skor 4-0.
Luar biasanya, Shin Tae-yong memulai semua itu dengan segala kekurangan yang ada mulai dari peringkat kedua terendah di Piala Asia 2023, lalu dipandang sebelah mata oleh banyak pihak, menjadi tim termuda di Piala Asia 2023, dan masih banyak lagi. Namun pada akhirnya Shin Tae-yong mampu menjawabnya dengan sangat baik.
Sejak kesuksesan Shin tae-yong membawa timnas Indonesia ke 16 besar Piala Asia, timnas Indonesia dan dirinya langsung dielu-elukan banyak pihak baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Pelatih Australia saja mengakui kalau Shin Tae-yong sudah membawa timnas Indonesia semakin kuat dibandingkan sebelumnya.
“Saya rasa Anda harus memberikan pujian untuk Indonesia. Indonesia membuat pertandingan ini jadi sulit bagi kami. Secara fisik, mereka sangat besar dan kuat. Dan, benar, ini adalah pertandingan yang sulit,” kata Graham Arnold dikutip dari Socceroos
RANKING 142 FIFA
Setelah akhirnya dipastikan gugur dari Piala Asia 2023, ternyata timnas Indonesia mengalami peningkatan di ranking FIFA. Jika sebelumnya berada di angka 145, kini berada di 142 dunia.
Kenaikan tersebut tak lepas dari hasil pertandingan antara timnas Indonesia menghadapi Vietnam. Pada saat itu timnas Indonesia berhasi menang dengan skor 1-0.
Kemenangan itulah yang membuat timnas Indonesia mendulang 23,18 poin. Sebaliknya, Vietnam harus turun peringkat ke 105 setelah kehilangan 23,18 poin.
LOLOS KE PIALA ASIA U-20 DAN U-23
Shin Tae-yong tidak hanya membawa timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2023 setelah 17 tahun, tetapi juga membawa timnas Indonesia kelompok umur ke ajang yang sama. Ya, Shin Tae-yong membawa timnas U-20 Indonesia ke Piala Asia U-20 2023 dan timnas U-23 Indonesia ke Piala Asia 2024.
Dengan catatan itu, Shin Tae-yong menjadi satu-satunya pelatih timnas Indonesia yang mampu membawa timnya lolos ke Piala Asia di tiga tim berebda.
Pada ajang Piala Asia U-20 2023, Shin Tae-yong hanya bisa membawa timnas Indonesia sampai fase grup. Timnas Indonesia kala itu bertengger di peringkat tiga dengan satu kali kekalahan, satu kali imbang dan satu kali menang.
Timnas Indonesia kalah dari irak dengan skor 0-2, imbang lawan Uzbekistan 0-0 dan menang lawan Suriah 0-1.
Kini, kesempatan Shin Tae-yong untuk berprestasti masih ada. Terlebih pada bulan April nanti ia akan memimpin timnas U-23 Indonesia berlaga di Piala Asia U-23 Qatar.
Turnamen itu juga akan menjadi penimbang nasibnya di timnas Indonesia. Setelah target timnas Indonesia di Piala Asia Qatar lolos 16 besar terpenuhi, di Piala Asia U-23 Qatar, Shin Tae-yong ditargetkan masuk ke babak perempatfinal.
Jika nantinya targetnya kembali terpenuhi maka PSSI sudah memastikan akan memperpanjang kontrak Shin Tae-yong di timnas Indonesia.
View this post on Instagram


