Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Kalah Dramatis 2-4 dari Monza, AC Milan Dipecundangi Pemain Sendiri di Menit-Menit Akhir
    Sepakbola Nasional

    Kalah Dramatis 2-4 dari Monza, AC Milan Dipecundangi Pemain Sendiri di Menit-Menit Akhir

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaFebruary 19, 2024Updated:February 19, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Meski tampil sebagai pemain pengganti, Olivier Giroud sempat mengantar Milan memangkas ketertinggalan dua gol dari Monza, meski pada akhirnya Milan tetap kalah 2-4.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    AC Milan menelan kekalahan dramatis 2-4 kala bertandang ke Monza, Minggu (19/2). Disebut dramatis karena skuat asuhan Stefano Pioli itu sebenarnya sudah tampil habis-habisan lantaran cuma bermain dengan 10 orang.

    Monza mencetak dua gol di pengujung babak pertama berkat gol penalti Matteo Pessina (menit 45’) dan Dany Mota (45+6).

    Tertinggal dua gol, Pioli seakan menyadari kecerobohannya dalam menentukan starting-eleven. Sang pelatih langsung melakukan tiga penggantian pemain untuk mengawali babak kedua.

    Trio yang biasanya jadi starter, yakni Rafael Leao, Christian Pulisic, dan Tijani Reijnders, masuk menggantikan Noah Okafor, Samuel Chukwueze, dan Yacine Adli.

    Misi untuk mengejar ketertinggalan sempat bertambah berat karena Luka Jovic diganjar kartu merah (53’). Namun, Pioli pantang menyerah. Semenit kemudian, ia kembali memasukan langganan starter lainnya, Olivier Giroud, untuk menggantikan gelandang bertahan, Ismael Bennacer.

    Strategi menurunkan para pemain utama dan pendekatan ofensif itu sempat berbuah manis. Meski kalah jumlah pemain, Milan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Giroud (65’) dan Pulisic (88’).

    Alih-alih merasa puas karena berhasil mengejar ketertinggalan dua gol, pasukan Setan Merah malah terus memburu gol kemenangan. Hal itu berhasil dimanfaatkan Monza dan Milan kena batunya.

    Lewat serangan balik, tuan rumah akhirnya kembali unggul berkat gol Warren Bando (90’). Gol itu berawal dari assist pemain yang tengah dipinjamkan Milan ke Monza, Daniel Maldini, anak dari bek legendaris Paolo Maldini.

    Di lima menit tambahan waktu, Milan terus ngotot menyamakan skor dan strategi itu kembali harus dibayar mahal. Lagi-lagi lewat serangan balik, Monza malah memperbesar keunggulan menjadi 4-2 berkat aksi individu Lorenzo Colombo.

    Sama seperti Maldini, Colombo juga pemain yang tengah dipinjamkan Milan ke Monza. Striker muda berusia 21 tahun itu bahkan memilih untuk tak melakukan selebrasi demi menghormati Milan.

    Usai laga, media-media Italia sempat mempertanyakan keputusan Pioli dalam merotasi starting-eleven Milan. Hanya saja, sang pelatih menegaskan keputusan tersebut sudah melalui pertimbangan matang, khususnya dalam menjaga kebugaran pilar-pilar utamanya.

    “Pulisic mulai kelelahan karena tak pernah bermain sebanyak ini di beberapa musim terakhir. Jadi, ia harus diistirahatkan. Ia bahkan tak ikut sesi latihan H-1. Kondisi Leao juga sebenarnya tak cukup fit 100%. Awalnya, kami bahkan tak mau mengambil resiko itu (memainkan Leao),” ujar Pioli dilansir Football Italia.

    “Tampil dengan hanya 10 pemain juga membuat segalanya main sulit. Namun, kami sempat mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Pada momen itu, tim makin percaya diri dan sangat ingin memenangi laga. Namun, kami justru melakukan kesalahan sendiri,” lanjut Pioli.

    ===

    AC Milan Christian Pulisic daneile Maldini hasil liga italia kalah 24 lorenzo Callobo monza olivier gorioud
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.