Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Persija Jakarta Telan Kekalahan Ketiga Secara Beruntun, Arema FC Keluar dari Zona Degradasi
    Liga 1

    Persija Jakarta Telan Kekalahan Ketiga Secara Beruntun, Arema FC Keluar dari Zona Degradasi

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaFebruary 26, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pemain Arema FC, Dedik Setiawan saat berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Senin (26/2). (Foto: Arema FC)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Persija Jakarta harus kembali menelan kekalahan, kali ini dari Arema FC. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (26/2) sore WIB, laga berakhir dengan skor 2-3.

    Persija Jakarta sebetulnya sempat unggul terlebih dahulu pada menit 13’ lewat gol tandukan Marko Simic. Umpan silang yang diberikan Dony Tri Pamungkas dari sisi kiri berhasil disundul ke dalam gawang Arema FC.

    Tidak bertahan lama, striker Arema, Dedik Setiawan berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit 19’. Skor menjadi 1-1 sama kuat.

    Tidak puas dengan hasil imbang, klub berjulukan Singo Edan menggandakan kedudukan lewat gol penalti Dedik. Babak pertama berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Arema.

    Pada babak kedua, Persija terus berusaha keras agar bisa menyamakan kedudukan. Alhasil pada menit 56’ Persija berhasil mencetak gol lewat sundulan Simic lagi.

    Kali ini penyerang asal Kroasia itu berhasil menanduk bola dari tendangan sudut Ryo Matsumura. Skor berubah menjadi 2-2.

    Maksud ingin membalikkan keadaan. Persija justru harus bermain dengan 10 orang setelah Muhammad Ferarri diganjar kartu merah pada menit 58’.

    Bermain dengan lebih banyak pemain langsung dimanfaatkan oleh Arema. Puncaknya, striker Singo Edan, Charles Lokolingoy yang terbebas dari penjagaan berhasil menceploskan gawang yang dikawal Andritany Ardhiyasa. Skor berubah menjadi 3-2.

    Hingga detik akhir, Persija terus berusaha menyamakan kedudukan. Namun sayang, skor tetap bertahan 2-3 hingga akhir pertandingan.

    Pelatih Persija, Thomas Doll mengucapkan kekecewaannya saat ditemui di konferensi pers pascalaga. Menurutnya kesalahan pemain berdampak dengan kepercayaan diri mereka sendiri.

    “Selamat untuk Arema yang bisa memenangkan laga ini. Saya sangat kecewa dengan hasil akhir. Memang awal kita main bagus tapi setelah itu terjadi kesalahan individual yang sering terjadi di musim ini. Setelah itu, kita tersusul dan Arema mengontrol pertandingan setelah kesalahan itu muncul,” kata Thomas Doll seusai laga.

    “Kesalahan individual membuat lawan bisa menyamakan kedudukan. Setelah itu kepercayaan diri pemain jadi runtuh perlahan. Sayang sekali kami menampilkan permainan seperti ini, saya tidak puas dengan hasil akhirnya,” katanya lagi.

    Ia juga tak menampik ketika skor sama kuat, pemainnya masih bisa bermain baik. Akan tetapi, semuanya berubah ketika kartu merah dikeluarkan oleh wasit untuk Muhammad Ferrari.

    “Sebenarnya ketika skor 2-2 kita bisa kembali lagi tapi setelah itu kita dapat kartu merah dan saya tidak puas dengan cara main bertahan,” ujar Thomas Doll.

    “Intinya saya tidak puas dengan permainan para pemain dan saya kecewa kenapa para pemain memberikan gol dengan mudah dan harusnya kita bisa mengontrol pertandingan hari ini, tidak tahu kenapa malah tidak bisa kontrol pertandingan,” pungkasnya.

    KELUAR DARI ZONA DEGRADASI

    Di sisi lain, Pelatih Arema FC Widodo C Putro sangat bersyukur timnya bisa menang atas Persija Jakarta. Terlebih lagi berkat kemenangan itu Arema FC bisa keluar dari zona degradasi.

    Ini juga untuk pertama kalinya Arema FC berada di luar zona degradasi. Terakhir kali mereka berada di luar zona degradasi adalah pada pekan kedua Liga 1 2023/24.

    “Alhamdulillah puji syukur kita bisa menjalani pertandingan tadi dan Arema FC bisa memenangkan pertandingan ini,” ujar Widodo Cahyono Putro kepada awak media, Senin (26/2/2024).

    “Terima kasih kepada pemain yang telah bekerja keras dan tentunya bagi saya suporter dari Aremania yang sudah support buat kita,” kata Widodo.

    Meskipun berhasil meraih hasil maksimal, Widodo C Putro enggan berlarut dalam bahagia. Ia justru meminta anak asuhnya untuk bisa tampil konsisten ke depannya.

    “Jadi saya berharap untuk ke depannya juga kita tetap semangat, pemain jaga kondisi tentunya. Intinya tim dokter, fisik, harus bekerja keras ya, karena jarak yang mepet jadi pemain harus tetap dijaga,” ungkapnya.

    Sementara itu, pemain Arema FC Dendi Santoso berterima kasih kepada rekan-rekannya karena telah bekerja keras hingga akhirnya bisa mengalahkan Persija. Dengan keberhasilan ini, Dendi pun berharap Singo Edan bisa lebih garang lagi ke depannya.

    “Terima kasih yang sebesar-besarnya tim pelatih, manajemen dan semuanya karena sore ini kita bisa memetik hasil kemenangan. Kita juga bermain dengan percaya diri, dan semua sudah bekerja keras. Semoga bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Arema FC Persija Jakarta Thomas Doll Widodo C Putro
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.