Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » PSG 2-3 Barcelona: Mbappe Mati Kutu, Rapinha Paling Sibuk, dan Pertama Setelah Era Messi
    Liga Champion/Europa

    PSG 2-3 Barcelona: Mbappe Mati Kutu, Rapinha Paling Sibuk, dan Pertama Setelah Era Messi

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 11, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Kylian Mbappe, berhasil dimatikan lini pertahanan Barcelona. PSG takluk 2-3 kala menjamu Barca di leg pertama perempat final Liga Champions.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Laga perempat final Liga Champions antara Paris Saint-Germain versus Barcelona, Kamis (11/4), menyajikan drama kejar-kejaran lima gol. Tuan rumah takluk 2-3 dari sang tamu.

    Barcelona unggul lebih dulu berkat Rapinha (menit 37’). Keunggulan 1-0 Barca bertahan hingga turun minum.

    PSG bangkit lewat dua gol cepat di awal babak kedua. Skuat asuhan Luis Enrique cuma butuh tiga menit untuk membalikkan keadaan berkat gol Ousmane Dembele (48’) dan Vitinha (51’).

    Saat publik Parc de Princes mulai merasa di atas angin, Barca kembali mengheningkan mereka lewat gol kedua Rapinha (62’) dan gol penentu kemenangan Andreas Christensen (77’).

    Di sisa 13+ menit laga, PSG berupaya kembali mengejar dan momen paling mendebarkan adalah kala Vitinha dijatuhkan di kotak penalti (85’).

    Wasit Anthony Taylor sempat mengecek VAR. Akan tetapi, ia tetap dengan keputusan awalnya (play-on). Skor 3-2 untuk Barca bertahan hingga akhir laga.

    Bagi Barca, ini merupakan pertama kalinya mereka memenangi laga perempat final Liga Champions sejak terakhir kali menang atas Manchester United di April 2019.

    Ini juga menandai kemenangan pertama tim Catalan tersebut di fase perempat final Liga Champions sejak ditinggal Lionel Messi.

    Rapinha layak menjadi bintang kemenangan karena sukses menjaringkan dua gol. Torehan itu lahir berkat kerja kerasnya di lapangan.

    Dilansir Flashscore, striker asal Brasil itu memang tercatat sebagai pemain yang paling sibuk mengancam gawang PSG lewat catatan enam tembakan, 99 sentuhan, dan 34 kali umpan di 1/3 akhir lapangan.

    Rapinha juga menjadi pemain pertama Barca yang berhasil mencetak dua gol di fase knock-out Liga Champions setelah Messi di laga semifinal versus Liverpool (Mei 2019).

    Sosok lain yang mencuat di kubu Barca adalah Ilkay Gundogan lantaran assistnya berujung dengan gol kemenangan yang dicetak Christensen.

    Menurut data Squawka, gelandang asal Jerman itu kini tercatat sebagai pemain yang paling banyak mengkreasi peluang (24 kali) di Liga Champions musim ini.

    Sebaliknya, di kubu PSG, Kylian Mbappe justru mati kutu. Ia gagal melepaskan tembakan on-target di laga ini. Padahal, di 12 laga kandang Liga Champions sebelumnya, ia selalu mampu melepaskan tembakan on-target.

    barcelona hasil ilkay gundogan kylian mbappe Liga Champions menang 3-2 ousmane dembele paris saint germain perempat final psg rapinha vitinha
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.