Dua pemain timnas Indonesia yang memperkuat SC Heerenveen di Eredivisie atau kasta tertinggi liga Belanda, Thom Haye dan Nathan Tjoe-A-On menjalani laga terakhirnya di kandang timnya. Keduanya menggelar perpisahan di sana.
Hal tersebut dilakukan karena Thom Haye memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya. Sedangkan Nathan Tjoe-A-On akan Kembali ke Swansea karena masa peminjamannya akan habis.
Sayangnya, perpisahan tersebut harus tercoreng karena SC Heerenveen mengalami kekalahan dari Vitesse. Laga yang berlangsung di Abe Lenstra Stadion, Heerenveen, Minggu (12/5) malam WIB berkesudahaan dengan skor 1-3.
Di laga tersebut Thom Haye bermain selama 68 menit sebelum digantikan oleh Simon Olsson. Berbeda dengan Nathan Tjoe-A-On yang justru tidak masuk ke dalam daftar susunan pemain.
Sebelum pertandingan dimulai, Thom Haye dan Nathan Tjoe-A-On diberikan bunga serta sebuah bingkai berisikan jersey SC Heerenveen. Tak heran jika dalam foto yang beredar, Nathan Tjoe-A-On justru tidak menggunakan perlengkapan pertandingan karena dirinya absen di laga tersebut.
Thom Haye sendiri mengaku sedih harus berpisah dengan SC Heerenveen. Meski demikian, ia tetap bahagia bisa menjadi bagian dari SC Heerenveen selama beberapa musim.
“Ini menjadi hari yang istimewa bagi saya,” ujar Thom Haye sebelum berhadapan dengan Vitesse dinukil dari media Belanda, Omrop Fryslan.
Thom Haye sendiri tercatat sudah berbaju SC Heerenveen sejak Januari 2021. Selama itu pula ia sudah mencatatkan 85 penampilan dengan perolehan tujuh gol, 12 assist, 17 kartu kuning, dan satu kartu merah.
Di musim ini, Thom Haye hampir tidak tergantikan. Ia telah bermain 31 kali dengan 29 di antaranya sebagai starter. Ia juga membawa SC Heerenveen menempati peringkat kesepuluh klasemen sementara lewat 37 poin dari 33 partai.
“Kami tidak menyelesaikan musim sesuai dengan yang kami inginkan. Jadi itu tetap menjadi penyesalan dan membuat kami tidak puas.
“Klub dan para penggemar telah mendukung kami sepanjang musim, dan kami ingin memberikan balasan atas dukungan itu, tentu situasi ini membuat kami kecewa,” ucap Thom Haye.
Berbeda dengan Nathan Tjoe-A-On yang justru kesulitan mendapatkan tempatnya di tim inti SC Heerenveen. Ia beberapa kali tersisih karena kalah bersaing dengan pemain lainnya.
Catatan bermainnya pun sangat minim. Ia mencatatkan 15 menit bermain dari total empat laga yang dijalaninya.
Ditambah lagi kalau Nathan Tjoe-A-On cukup lama membela timnas U-23 Indonesia di Piala Asia U-23 2024. Ia harus absen Bersama SC Heerenveen dari 15 April-9 Mei 2024.
RUMOR TRANSFER
Beredar kabar kalau Thom Haye memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya di SC Heerenveen karena tengah dikaitkan dengan tim asal Italia, Como FC. Tim yang baru promosi dari Serie B ke Serie A itu disebut-sebut tertarik untuk merekrut Thom Haye.
Ketertarikan Como FC kepada Thom Haye selain permainannya yang apik, tim tersebut juga dimiliki oleh orang Indonesia. Hartono Bersaudara merupakan pemilik dari Como FC.
Terlebih lagi,Thom Haye memang punya niatan untuk bermain di luar Belanda. “Saya memiliki ambisi untuk melangkah [bermain] ke luar negeri,” jelasnya.
Memang selama ini Thom Haye banyak menghabiskan kariernya di Belanda. Sejak 2012 sampai 2024, ia baru sekali bermain di luar Belanda.
Saat itu Thom Haye bermain untuk tim Italia Lecce yang berkompetisi di Serie B pada musim 2018/19. Namun ia tidak banyak bermain karena hanya diturunkan di 13 pertandingan saja.
Situasi tentunya akan berbeda dengan sekarang karena Thom Haye saat ini sudah bertranformasi menjadi pemain yang cukup matang. Terbukti dengan torehannya di SC Heerenveen yang menjadi pemain terbaik di beberapa pertandingan.
Tidak hanya itu, pada tahun 2023 Thom Haye masuk ke dalam 10 gelandang terbaik Eredivisie. Thom Haye menduduki peringkat kedelapan soal melakukan intersep. Selama tahun 2023, ia sudah melakukan 45 kali intersep di Eredivisie.
Thom Haye tertinggal 19 intersep dari sang pemuncak Siebe Horemans. Pemain Excelsior itu telag melakukan 64 kali intersep sepanjang tahun.
Berbeda lagi dalam hal membuat peluang. Kali ini Thom Haye berada di urutan yang lebih baik.
Pemain berusia 28 tahun itu berada di urutan keempat. Thom Haye sudah membuat 66 peluang di tahun 2023.
Di tempat ketiga ada pemain FC Twente, Carel Eiting. Pemain berusia 25 tahun itu membuat 70 peluang.
Lalu ada lagi salah satu bintang Ajax Amsterdam Dusan Tadic yang berada di posisi kedua dengan membuat 104 peluang. Terakhir sang pemuncak, Joey Veerman (PSV Eindhoven) yang membuat 147 peluang.
View this post on Instagram


