Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Kalahkan Borneo FC, Madura United Tantang Persib Bandung di Final Championship Series Liga 1 2023/24
    Liga 1

    Kalahkan Borneo FC, Madura United Tantang Persib Bandung di Final Championship Series Liga 1 2023/24

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 20, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pemain Madura United, Malik Risaldi (kiri) dan Francisco Rivera (kanan) saat berselebrasi usai membobol gawang Borneo FC di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (19/5). (Foto: Madura United)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Madura United akan menantang Persib Bandung di babak final Championship Series Liga 1 2023/24. Kepastian tersebut didapat setelah Madura United berhasil mengalahkan Borneo FC di leg kedua babak semifinal Championship Series Liga 1 2023/24.

    Madura United berpesta ke gawang Borneo FC usai menang dengan skor 3-2. Stadion Batakan, Balikpapan, menjadi saksi kemenangan Madura United yang didapat, Minggu (19/5) malam WIB.

    Berkat kemenangan itu, Madura United menang dengan agregat 4-2 atas Borneo FC. Hasil itulah yang membuat Madura United akan menantang Persib Bandung di laga puncak.

    Pada laga menghadapi Borneo FC, Madura United justru lebih banyak mengendalikan permainan di awal permainan. Borneo FC yang menjadi tuan rumah dipaksa lebih banyak bermain bertahan.

    Meski demikian, Borneo FC sedikit demi sedikit mulai bisa meladeni permainan Madura United. Pemain Borneo FC Terens Puhiri hampir saja membuat gol jika tendangannya tidak lebar.

    Gawang Madura United kembali berada di bawah ancaman. Kali ini aktornya adalah Adam Alis yang melancarkan tendangan, tetapi masih bisa dengan mudah ditahan kiper Lucas Frigeri.

    Setelah beberapa kali menekan, Borneo FC akhirnya mendapatkan gol yang dinantikan. Papan skor berubah menjadi 1-0 di menit ke-12.

    Berawal dari Leo Guntara yang mengirim umpan silang dari sisi kiri, lalu disambut sundulan pemain muda Alfharezzi Buffon yang membobol gawang Madura. Bola sempat terkena tangan kiper Lucas, tetapi tetap masuk ke gawang tim tamu.

    Madura United justru berhasil bereaksi dengan cepat melalui gol yang tercipta di menit ke-19. Gelandang Madura Francisco Rivera mengirim umpan dari lini tengah, untuk disambut sundulan Dalberto Belo.

    Bola tidak menukik tajam, tetapi bergerak parabola melewati jangkauan kiper Angga Saputro. Skor imbang 1-1, sekaligus agregat 2-1 untuk keunggulan Madura.

    Selepas skor menjadi sama kuat, kedua tim langsung melancarkan beberapa serangan ke gawang lawan. Menjelang babak pertama usai, wasit VAR menilai terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh Cleberson terhadap Felipe Cadenazzi di kotak terlarang Madura.

    Tinjauan VAR kemudian dilakukan oleh wasit. Setelah melihat video rekaman kejadian, wasit memutuskan untuk memberikan hadiah penalti kepada Pesut Etam.

    Felipe Cadenazzi yang menjadi algojo berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik. Skor pun berubah menjadi 2-1, sekaligus skor agregat menjadi imbang 2-2.

    Pada babak kedua Malik Risaldi menjadi pahlawan bagi Madura. Gelandang Meksiko Rivera mengirim umpan terobosan yang dengan mudah diselesaikan Malik selepas bergerak cepat pada menit ke-58. Skor kini imbang 2-2, sedangkan Madura memiliki keunggulan agregat 3-2.

    Malik Risaldi menambah keunggulan Madura United pada menit ke-67 sekaligus mencetak brace di laga itu. Menerima umpan kiriman Hugo Gomes, Malik Risaldi mengontrol bola sebentar sebelum melepaskan sepakan akurat yang melesak masuk ke sisi kiri gawang Borneo.

    Skor kembali berubah 3-2 dengan Madura United memimpin unggul di laga itu. Hasil itu pun merubah agregat menjadi 4-2 untuk tim tamu.

    Borneo FC berusaha sekuat tenaga untuk dapat setidaknya memperkecil ketertinggalan. Akan tetapi tidak ada lagi gol yang terjadi, Madura United pun didapuk menjadi pemenang dan berhak melaju ke babak final Championship Series Liga 1 2023/24.

    Caretaker Madura United Rakhmat Basuki mengaku timnya sudah siap menghadapi Persib Bandung di final Championship Series Liga 1 2023/24. Selanjutnya ia akan mempelajari permainan Persib Bandung demi bisa meredam serangan mereka yang cukup mematikan.

    “Untuk di final melawan Bandung yang untuk saya di permainan terakhir sangat luar biasa permainannya. Tapi kami coba pelajari bagaimana nanti mencari cara untuk bisa mengalahkan Persib Bandung karena masih ada waktu mungkin 6 hari untuk melakukan persiapan.”

    “Setelah pulang dari sini mungkin kita libur di perjalanan setelah itu kita coba berbuat yang bisa yang terbaik di final,” terang Rahmat.

    Sementara itu pemain Madura United Francisco Rivera juga mengatakan kalau para pemain tidak gentar menghadapi Persib Bandung. Meskipun ia memahami kekuatan Persib Bandung, tetapi meraih kemenangan di Stadion si Jalak Harupat bukan hal yang mustahil.

    “Kita tahu Persib tim yang bagus mereka pemain besar seperti yang Anda katakan. Tetapi kita punya kesempatan untuk berjuang menjadi juara,” kata Rivera

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Borneo FC Championship Series Liga 1 2023/24 Madura United Malik risaldi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.